Rasa percaya dan kepercayaan diri, adalah dua modal menjadi guru profesional

 

IMG_1170

Salah satu modal menjadi guru yang kreatif dan profesional adalah rasa percaya dan sikap percaya diri. Keduanya mungkin bukan hal yang mudah, namun sangat ampuh bagi guru guru yang baru terjun atau bahkan guru yang sudah makan asam garam di dunia pendidikan. Jika seorang guru senang dengan dunia pendidikan yang ia geluti maka seperti bidang lainnya akan ada tantangan untuk diselesaikan. Biasanya tantangan yang ada adalah:

  • sikap sesama rekan guru yang kurang mendukung
  • sikap kepala sekolah yang belum bisa berperan sebagai pemimpin
  • sikap orang tua siswa atau masyarakat yang menyerahkan semua pendidikan anaknya ke sekolah dan guru.
  • fasilitas sekolah yang kurang memadai
  • cara belajar siswa yang lambat
  • sikap siswa yang tidak semangat dalam belajar
  • kompetensi guru yang kurang.

 

Lanjutkan membaca “Rasa percaya dan kepercayaan diri, adalah dua modal menjadi guru profesional”

7 cara menyeleksi guru baru lewat media sosialnya

Penekanan agar guru selalu mengangkat semangat plurasime,kesetaraan, demokrasi dsb dalam proses pembelajaran ternyatadalam keseharian di medsos tidak seperti itu. guru takut membicarakan perbedaan yang berkaitan dengan SARA. Khawatir menyebabkan salah satu pihak ada yang merasa tersinggung apabila membicarakan sesuatu yang berbau SARA.

Bukannya menyalahkan sikap seperti ini, namun sebagai pribadi yang dewasa dengan profesi yang sama dan tahu batas-batas etika diskusi, mestinya justru lebih enak dalam menyampaikan opini secara terbuka, mendiskusikannya bahkan berdebat beradu pendapat dan argumentasi serta opini.

Dari beberapa contoh kontra produktif di atas, yang paling saya herankan dan saya sayangkan serta sangat disesalkan adalah masih banyaknya teman guru yang melakukan copas artikel, istilah, gambar, konten milik orang lain (dengan penuh kebanggaan), bahkan ada juga yang gemar menyebar HOAX dan tanpa tahu bahwa itu adalah HOAX serta apaitu HOAX (Karena baru beberapa bulan pegang android yang akun WA-nya dibuatkan oleh pelayan konter).

#Mohon maaf yang sebesar-besarnya nih teman-teman guru, saya buka sedikit dapur kita

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/maarif_setyo_nugroho/guru-medsos-dan-sikap-politik_5915e033c222bd9b538300b8

images (1)

Cuplikan artikel diatas saya sarikan dari diskusi mengenai penggunaan medsos atau media sosial untuk guru. Ingatan saya langsung terbayang saat saya meminta guru di sekolah yang pernah saya pimpin untuk ‘membereskan’ media sosial nya. Itu terjadi sekitar 3 tahun lalu dari sekarang. Jauh dari situasi dimana media sosial dianggap telah terjerumus jadi ajang fitnah. Saya minta guru untuk menampilkan jati dirinya sebagai guru. Cara yang sama juga saya terapkan saat akan menyeleksi guru.

Lanjutkan membaca “7 cara menyeleksi guru baru lewat media sosialnya”

7 resep mengelola grup wa sebagai sarana komunikasi guru dengan orang tua siswa

whatsapp-messenger-download-watsab-for-android-D8AAD8ADD985D98AD984-D988D8A7D8AAD8B3-D8A7D8A8-D985D8A7D8B3D986D8ACD8B1

Media sosial seperti Whatsup telah menjadi sarana yang cukup baik dalam menjalin komunikasi. Di sekolah media seperti whatssup atau biasa disebut sebagai WA biasa dipakai sebagai sarana komunikasi orang tua siswa di kelas. Jika anda adalah wali kelas atau guru kelas maka diskusi mengenai media seperti WA ini akan sangat berguna. anda mungkin bukan tipe orang yang senang berkomunikasi selepas mengajar, namun di masa sekarang anda mesti siap jika orang tua siswa di kelas anda tiba tiba tanpa permisi menggabungkan nomor telp anda ke grup kelas yang mereka bentuk .

Mari jadikan sarana grup WA ini sebagai sarana yang efektif dalam mengelola orang tua siswa di kelas dimana anda menjadi wali kelasnya. Caranya adalah;

Lanjutkan membaca “7 resep mengelola grup wa sebagai sarana komunikasi guru dengan orang tua siswa”

Makna ‘Nilai’ akademis bagi orang tua siswa

​Saya tanya, sikap apa yang akan kalian ambil…..Jika kamu tau ada diantara teman2mu membicarakan dengan nyinyir dan membandingkan (dibelakangmu) anakmu yang notabene memiliki nilai akademik dibawah rata2 ….Sementara kamu menerima & sangat memahami karakter anak2mu sendiri dan jujur tidak malu menyembunyikan, mengakui segala kelebihan & kekurangan mereka sebab setiap anak memiliki talenta yg berbeda sekalipun saudara sekandung, dan karena pemahaman tersebut kamu juga tidak ingin membicarakan kekurangan anak2 orang lain….. #cumananya

Di Facebook ada banyak status yang menarik, yang saya copas disini adalah jeritan hati ibu yang tidak terima atas perlakuan orang tua anak lainnya. Buat saya hal diatas terjadi karena ada beban yang ada di pundak orang tua siswa disebabkan masalah nilai akademis anaknya. Setiap pengambilan rapor guru akan menghindari berdebat dengan orang tua siswa yang kritis perihal nilai. 

Di banyak sekolah ukuran kasta’ seorang siswa diukur dari nilai akademis. Sebuah hal yang sangat membuat miris. Gejala itu diperparah dengan sikap guru yang mau terima beres saja. Inginnya kalau bisa semua siswa dikelasnya lancar dan cepat menguasai pembelajaran yang diberikan. Coba lihat siswa TK saat mereka tiba di sekolah, mereka begitu rileks dikarenakan di usia emas itu yang mereka pikirkan hanyalah berkarya dan bersenang senang di sekolah tanpa khawatir berapa nilai yang akan ia dapatkan.

Apa yang bisa sekolah lakukan agar orang tua siswa bisa seimbang dalam memandang nilai atau pencapaian putra putrinya. 

1. Sekolah menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan dengan cara lakukan hal sebagai berikut:

• Buat pertemuan awal tahun ajaran yang dilakukan per kelas.

• Buat buletin sekolah

• Adakan acara seminar orang tua sekali per tiga bulan. Undang orang yang berkenan berbagi dan bukan seleb atau motivator yang dibayar mahal.

2. Guru diberikan pelatihan dan pembekalan cara untuk:

• Berkomunikasi efektif dengan orang tua siswa.

• Penilaian autentik ala kurikulum 2013

• Melakukan penilaian dengan banyak variasi.

3. Kepala sekolah 

• Membuat kebijakan penilaian yang autentik yang mesti dipatuhi oleh guru dan diketahui oleh orang tua siswa

• Membuat format raport yang bentuknya campuran antara nilai angka dan narasi.

• Berbicara dalam setiap rapat yang dihadiri oleh orang tua bahwa nilai adalah gabungan antara usaha siswa dan sejauh mana guru berusaha membuat siswanya paham

• Membuat sistem pengambilan rapor yang efektif, sehingga semua orang tua mendapatkan gambaran yang menyeluruh mengenai anaknya.

• Mengharuskan guru fokus pada penggunaan teknik penilaian formatif.

Diharapkan dengan langkah diatas akan tercipta komunitas di sekolah yang menghargai usaha dan tidak semata berorientasi nilai. Saat yang sama menganggap nilai yang baik adalah konsekuensi kerja keras dan antusiasme siswa dalam mempelajari sebuah pengetahuan. 

​5 kesalahan yang biasa sekolah lakukan saat lakukan rapat di awal tahun ajaran baru.

Sekolah sebagai sebuah komunitas pembelajar perlu memulai awal tahun ajaran baru dengan tepat. Jika tidak maka sekolah akan kehilangan momentum awali tahun ajaran baru dengan pijakan yang kuat untuk menjalani setahun penuh tahun ajaran.

Di saat yang sama sekolah banyak lakukan kekeliruan saat mengawali tahun ajaran antara lain:

1. Memulai tahun ajaran baru tidak dengan paparan kepala sekolah mengenai kondisi terkini sekolah. Dari sisi jumlah siswa sampai apa saja hal yang sudah atau belum tercapai dalam rangka pemenuhan visi misi sekolah. Kepala sekolah mesti bicara semua aspek penyelenggaraan sekolah. Kepsek boleh saja ajak kepala TU saat ada bahasan soal keuangan serta pejabat terkait lain sesuai bidang.

2. Memulai tahun ajaran baru langsung kerjakan administrasi pengajaran untuk satu tahun ke depan. Padahal administrasi pengajaran adalah sebuah dokumen kerja yang perlu dilakukan sepanjang satu tahun ajaran. Lebih baik sekolah minta guru untuk membuat perencanaan untuk satu atau dua minggu pertama di tahun ajaran.

Lanjutkan membaca “​5 kesalahan yang biasa sekolah lakukan saat lakukan rapat di awal tahun ajaran baru.”

6 sebab sebuah sekolah swasta selalu diminati oleh calon orang tua siswa

Cara terbaik bagi sebuah sekolah swasta agar bisa diminati masyarakat adalah dengan melakukan perang harga dengan sekolah lain yang sejenis. Namun percayalah dunia sekolah tidak seperti itu apalagi jika sekolah anda punya keunikan.

Sayangnya tidak semua sekolah sadar bahwa unik itu penting. Ada beberapa alasan orang tua siswa seakan tak peduli masalah berapa uang sekolah yang mesti ia bayar di sekolah anaknya.

Lanjutkan membaca “6 sebab sebuah sekolah swasta selalu diminati oleh calon orang tua siswa”

​4 alasan mengapa ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​guru BK adalah ‘jantungnya’ sebuah sekolah yang efektif

Sebuah sekolah adalah hasil dari kerja sama semua pihak. Sayangnya yang sibuk bekerja kebanyakan hanya kepala sekolah dan wakilnya. Padahal ada satu sosok yang bisa dilibatkan yaitu guru BK.

Mengapa saat ini guru BK dipandang makin strategis dalam membuat sekolah jadi efektif?

1. Guru BK punya kemampuan mendengar, ia cocok jika berperan sebagai negoisator atau mediator jika sekolah sedang ada konflik dengan orang tua siswa, atau bahkan dengan sesama guru.

2. Guru BK punya kemampuan untuk berikan dukungan pada siswa yang bermasalah, tanpa mesti terburu lakukan hukuman.

3. Guru BK punya kemampuan menyambungkan sekolah dengan lembaga lain diluar sekolah. Dengan alumni sekolah juga dengan mudah bisa terkoneksi. 

4. Guru BK punya kemampuan untuk luncurkan program yang sifatnya pencegahan, ia bisa dengan mudah bekerja sama dengan lembaga yang terkait misal BNN  dalam soal narkoba.

Jika anda merasa 4 hal diatas adalah hal yang baru, berarti peran guru BK di sekolah anda baru sebatas hanya sebagai pemadam kebakaran atau polisi sekolah. Belum bersifat proaktif karena belum diberikan peran dan tanggung jawab setara kepala sekolah.