6 cara mengelola siswa yang lambat dalam belajar

Saya seorang mahasiswa PGSD yg mengabdi di Sekolah swasta.saya di percaya oleh beberapa wali murid untuk memberikan les tambahan (bimbel), kebetula sy mengajar salah satu anak Kls 6 tetapi kemampuan berpikirnya sangat rendah, sy perlu mencoba beberapa tips & trik agar anak mengalami kemajuan dlm belajar. Bagaimana menurut bpk trik untuk anak yg kemampuan berpikir rendah dlm berpikir?Terimakasih

Kutipan diatas saya cuplik dari kolom komentar di blog ini.

Sebagai seorang guru memang akan jadi tantangan saat ada siswa yang lambat cara belajarnya. Dalam kutipan diatas si guru menyebut siswa masih dalam tahapan kemampuan berpikir tingkat rendah.

Beberapa hal yang bisa guru lakukan adalah:

1. Saat mengajarkan materi kepada siswa jenis ini, hindari untuk langsung ajarkan begitu saja pengetahuan yang anda berikan. Mulai dengan hal yang simple dan sederhana terlebih dahulu. Potong sedikit demi sedikit porsi materi yang ingin anda berikan. Tidak mengapa jika memakan waktu agak lama. Biarkan ia punya perasaan bahwa ia berhasil dan punya kemampuan. Hal yang sedang anda lakukan adalah sedang membangun pondasi. 

2. Dalam ilmu mendidik ada yang namanya prinsip ‘scaffolding’ yang intinya guru sibuk meneguhkan  pondasi terlebih dahulu baru sibuk melangkah ke jenjang penanaman materi berikutnya. Baik sekali jika guru menggunakan teknik ini. Siswa dengan bertahap akan mengerti dan menguasai materi. 

3. Lakukan tes formatif secara harian, dan per bulan. Hal ini penting untuk mengetahui dimana posisi siswa anda sekarang, guru akan tambah semangat jika tahu bahwa ada perubahan dalam diri siswa walau sedikit. Tes formatif adalah sebuah tes yang mengandalkan pada kecepatan untuk bisa segera mengetahui hasilnya.

4. Pasangkan ia dengan rekan sebaya, siswa akan lebih cepat belajar dari rekannya. Tentunya tidak untuk setiap saat. 

5. Guru sering lakukan demo atau peragaan yang menggunakan alat dan media pembelajaran. Mengajar siswa yang lambat akan lebih mudah jika siswa langsung melihat sambil melibatkan mereka dalam kegiatan.

6. Hindari bertanya dengan kata kata, “ada pertanyaan?”, dikarenakan siswa memang perlu dicek pemahamannya namun dengan cara  yang beragam dan menggunakan kata tanya yang beragam (questioning skills).

Mempunyai siswa yang berkinerja lambat adalah merupakan anugerah bagi seorang guru. Dikarenakan guru akan punya kesempatan melakukan uji coba dengan banyak metode yang kesemuanya demi siswa yang punya kepercayaan diri bahwa dirinya mampu

8 cara mudah membuat kelas anda menjadi ‘hidup’.

Display yang bagus untuk dipajang di kelas anda. AIH singkatan dari (academic intervention hours)

Sebuah kelas di sebuah sekolah adalah sebuah kumpulan dari siswa (dengan tingkatan usia tertentu) diajar oleh seorang dewasa dengan perannya sebagai seorang guru, pendidik, pengajar dan saat ini adalah seorang fasilitator. Merupakan sebuah keinginan dari semua guru untuk menjadikan kelasnya menjadi kelas yang ideal, menyenangkan dan anak-anak senang belajar di dalamnya. Dalam prakteknya guru dimana saja masih berjuang untuk bisa mencapai hal diatas. Seorang rekan saya di facebook memberi istilah kelas yang ‘hidup’ untuk kelas dengan gambaran diatas.

Lantas bagaimana caranya untuk membuat kelas yang ‘hidup’

  1. guru mesti berperan sebagai orang dewasa yang matang dan menyesuaikan peran dan cara pendidikan dan pengajaran sesuai dengan tingkatan usia siswa yang diajarnya. Untuk itu jika anda guru TK -SD cantumkan di RPP, kisaran umur atau usia murid anda. Atur sikap kapan berperan sebagai orang tua bagi mereka, kapan bersikap sebagai rekan yang kritis atau guru yang mengayomi keingin tahuan mereka.
  2. Atur kata-kata anda selama di kelas saat berinteraksi dengan siswa. Caranya simpel saja, selalu gunakan kata positif, titik beratkan pada perbuatan yang anda ingin siswa anda lakukan dan bukan perbuatan yang anda larang siswa anda untuk lakukan.
  3. lakukan scanning pada siswa anda. Lakukan penggolongan pada anak yang bertipe introvert dan ekstrovert. Lakukan juga pengamatan mana siswa yang belajar dengan cara visual, kinestetik (tactile), auditori, dan logis. Jika semua siswa sudah terdeteksi anda makin punya urat sabar yang panjang terhadap siswa anda.
  4. manfaatkan 6 minggu pertama anda sebagai saat untuk melakukan pembiasaan pada prosedur dan tingkah laku. Buat kesepakatan dan saat yang sama buat konsekuensi. Minta siswa membubuhkan tanda tangan dan tempel di kelas kesepakatan. Lakukan pembuatan konsekuensi dan kesepakatan bersama-sama dengan seluruh murid di hari pertama anda mengajar di tahun ajaran baru. Terapkan tanpa pandang bulu, toh ini konsekuensi dan bukan hukuman, jauh lebih gampang terapkan konsekuensi daripada hukuman. Beri pujian jika siswa sudah lakukan hal yang menjadi kesepakatan.
  5. guru mengerti kapan mesti mengelompokkan siswa, kapan mesti membuat siswa belajar secara individu. Lakukan kedua hal tersebut dengan melihat situasi di kelas.
  6. lakukan perencanaan sekeras dan sedetil mungkin yang anda bisa. semakin anda bisa kejam kepada diri sendiri sebagai guru di kelas dalam melakukan perencanaan, peluang sukses anda sebagai guru yang kreatif semakin besar.
  7. Atur interaksi anda dengan murid di kelas. Hindari berusaha akrab dan menjadi teman mereka. Bersikap standar dan profesional saja pada siswa. Saat yang sama habiskan energi anda dalam perencanaan dan penilaian pembelajaran. Siswa akan langsung dekat dan cinta pada tipe guru seperti ini. Saat yang sama tinggalkan sikap standar dan segeralah berubah menjadi guru yang penuh perhatian, jika ada siswa yang perlu dukungan, perlu support karena hal-hal ada hal buruk yang  terjadi diluar dirinya (kondisi di rumah, kondisi orang tua dll).
  8. Terapkan pendekatan saintifik dikelas dalam konteks pembelajaran walaupun hanya 45 menit, apalagi jika bisa diterapkan dalam 4 sampai 6 minggu. kelas akan hidup dan hiruk pikuk oleh keaktifan siswa.
Penjelasan pendekatan saintifik

Jadi tunggu apalagi terapkan hal diatas dan saya yakin kelas anda akan ‘hidup’, atau punya tips lain sepanjang karir anda sebagai pendidik. Silahkan berbagi di kolom komentar.

7 cara menjadi guru bimbingan belajar yang sukses. (Refleksi workshop bagi guru di i-brain Optima Kebayoran Baru)

Pada tanggal 31 Juli 2010  saya mendapat kesempatan langka untuk berbagi dengan para guru bimbingan belajar. Di mata saya merekalah para mitra sejati para guru disekolah formal dalam membelajarkan siswa di kelas. Banyak orang tua yang terbantu atas peran mereka dalam membelajarkan kembali siswa dirumah. Seperti kita ketahui banyak orang tua yang mempercayakan putra putrinya kepada guru bimbingan belajar dalam membantu pendalaman belajar di rumah.

Lembaga I Brain OPTIMA sebagai lembaga binmbingan belajar yang terletak di Kebayoran Baru mengundang saya untuk berbagi kepada para guru yang baru akan bergabung dengan lembaga tersebut.

Rasa salut saya yang tinggi kepada pengelola, dikarenakan sedari awal mereka sudah menyadari betapa pembinaan kompetensi guru sangatlah vital. Bersama 25 guru yang hadir  saya berbagi mengenai prinsip yang bisa dilakukan agar bisa menjadi guru bimbingan belajar yang berhasil dan disukai oleh siswa. Lanjutkan membaca “7 cara menjadi guru bimbingan belajar yang sukses. (Refleksi workshop bagi guru di i-brain Optima Kebayoran Baru)”