Saatnya sekolah memberi ‘nilai lebih’ saat proses akreditasi di sekolah

DSC_0462_1478664252
Suasana saat akreditasi. (sumber: http://sma2-jkt.tarakanita.or.id/)

Mempersiapkan akreditasi sekolah bukanlah kemudian membuat sekolah dalam suasana ‘perang’ dan membuat sekolah tidak nyaman. Akreditasi adalah sarana sekolah lakukan refleksi diri. Secara singkat refleksi bisa berarti sekolah membuka diri ditelaah oleh pihak ketiga dalam hal ini dinas pendidikan setempat. Saat ditelaah sekolah mesti ada bukti. Sebuah bukti yang baik bukan berisi print kertas yang berlembar lembar namun juga bisa lewat yang namanya website sampai bukti komunikasi internal di sekolah lewat email dll.

Lewat artikel ini saya akan mengulas hal yang bisa menjadi nilai lebih saat sekolah diakreditasi lewat ukuran 8 Standar Nasional Pendidikan. Tentunya ulasan saya melengkapi instrumen dari dinas pendidikan

Lanjutkan membaca “Saatnya sekolah memberi ‘nilai lebih’ saat proses akreditasi di sekolah”

Iklan

Cara sukses hadapi akreditasi sekolah

Akreditasi SDS Islam Ananda ?????????????????????? ?????????????????????? ?????????????????????? ?????????????????????? Foto-foto yang diambil saat akreditasi Sekolah Dasar Islam Ananda. 
Thanks to @Toni_amrizal

Bagi setiap guru kata ‘akreditasi’ membuat kening berkerut dan hati berdebar-debar. Tidak heran karena kata akreditasi mengacu pada pekerjaan administrasi yang bertumpuk dan penyiapannya sedari jauh hari. Padahal sejatinya akreditasi dengan segala prosesnya hadir untuk membuat sekolah makin maju kearena akreditasi sekolah punya serangkaian criteria dan syarat yang mesti dipenuhi

Dari blog bapak Akhmad Sudrajat saya mendapatkan pengertian dan tahap akreditasi sebagai berikut..

Akreditasi sekolah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang. untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan., berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sebagai bentuk akuntabilitas publik  yang dilakukan dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan

Bagi sekolah yang akan diakreditasi ada bagusnya juga untuk jauh-jauh hari bersiap dan mengumpulkan semua bahan yang kemudian akan diteliti dan dilihat oleh tim asesor. Berikut ini adalah daftar hal apa saja yang mesti disiapkan

Persiapan akreditasi

Dari sisi waktu

  • Mesti siap dengan panggilan atau pemberitahuan dari dinas atau jadwal yang berubah
  • Lembur bagi guru yang akan mengerjakan
  • Meluangkan waktu supaya guru rapat dan mengerjakan tugas pengumpulan data

Dari sisi tenaga guru dan kepala sekolah yang menyiapkan

  • Dibagi dalam focus grup, satu grup satu standar penilaian
  • Disamakan dulu pengertiannya mengenai KTSP berdasarkan standar kurikulum nasional
  •  Info terbaru mesti terus digali oleh kepala sekolah dengan cara melakukan kontak yang intensif dengan pengawas
  •  Administrasi kepala sekolah

Dari sisi sekolah

  •  Membuat banner visi misi yang terlihat
  • Printer yang ada di sekolah mesti juga disiapkan yang baik agar maksimal dalam membantu guru mencetak bukti dokumen.
  • Serta alat tulis kantor untuk keperluan penjilidan dan penulisan
  • Ada kalanya dalam persiapannya guru mesti lembur saatnya sekolah menunjukkan dukungan dengan menyediakan keperluan makan dan minum untuk keperluan lembur.
  • Mempersiapkan SK bagi tenaga kepustakaan
  • Menyiapkan papan data guru/kegiatan inventaris/grafik perkembangan dll
  • Foto presiden dan wakilnya serta lambang Negara
  • Bendera merah putih

Dari sisi persiapan pada orang tua siswa

  •  Lakukan sosialisasi visi misi
  •   Libatkan komite dalam persiapan akreditasi
  • Daftar hadir orang tua siswa ketika menghadiri rapat
  • Dokumen apa saja yang perlu disiapkan (di scan jika diperlukan)
  • Buku induk
  •  Buku klapper
  • Buku pembinaan kurikulum
  • Notulen rapat
  •  Daftar hadir rapat yang ada tanda tangan peserta rapat
  • SK guru dan karyawan
  • Kegiatan ekstra kurikuler
  • RPP prota dan prosem yang sudah ditanda tangani oleh kepala sekolah
  • Penilaian
  • Data supervisi kepala sekolah
  • Catatan surat masuk dan keluar
  • Buku tamu dinas
  • Berita acara setiap kegiatan
  • Surat tugas untuk setiap kegiatan misalnya mengirim guru untuk seminar workshop dll
  • Surat dari dinas setempat bahwa sekolah telah melaksanakan kurikulum KTSP
  • Notulen rapat penentuan KKM
  • MOU kerja sama dengan lembaga lain
  •  EDS (evaluasi diri sekolah)
  • Ijasah semua guru (foto kopi)
  • SK pembentukan komisi akreditasi
  • Kelengkapan data siswa
  • Prestasi guru
  • Data dan  foto Extra kurikuler yang dilengkapi dengan foto dan narasi kegiatan
  • Portfolio siswa (online dan offline) digital atau berupa bukti fisik
  • Karya siswa yang perlu didokumentasikan
  • Mempersiapkan foto
  • Kegiatan akademis dan non akademis
  • Setiap arsip foto diberikan nama dan kegiatan yang jelas, minimal pada folder
  • Sarana dan prasarana

Koordinasi sangatlah penting dari pihak kepala sekolah mengenai arsip apa saja yang diperlukan dalam akreditasi. Misalnya foto dipusatkan kedalam satu folder khusus di server jika sekolah anda sudah mempunyai atau ada seseorang yang ditunjuk untuk urusan foto selama satu tahun ajaran. Dengan demikian gampang mencarinya.

Sebenarnya akreditasi ini adalah ukuran sejauh mana setiap guru merasa punya loyalitas pada sekolah tempat ia mengajar. Karena dalam prosesnya gurulah yang mempersiapkan segalanya. Karena mustahil kepala sekolah mempersiapkannya sendiri. Tentunya rasa loyalitas ini hadir karena pembinaan yang baik juga dari sekolah sebagai pengayom para guru. Akreditasi yang sukses dalam prosesnya tentu akan berdampak yang baik pada hasilnya.