6 resep membuat display bersama dengan siswa SMP/SMA/SMK

http://www.themiddleschoolcounselor.com/2013/02/what-you-do-matters-at-mix-it-up-day.html

Kondisi ruang kelas SMP/SMA/SMK masih perlu didekorasi sedemikian rupa agar bisa membuat siswa senang dan semangat belajar. Pada saat yang sama guru SMP/SMA/SMK merasa masih harus mengejar materi/kurikulum dalam pembelajaran. Namun kelas yang baik haruslah kelas yang memotivasi dan kelas yang membuat siswa semangat.

Untuk itu hal yang bisa dilakukan guru dalam mendekor kelas bersama dengan siswa SMP/SMA/SMK adalah;

  • Menjadikannya sebagai PR atau pekerjaan rumah dengan jangka waktu dan peran masing-masing siswa dalam kelompok yang sudah diketahui oleh guru. Dengan demikian guru tetap bisa mengontrol hal apa saja dan kemana mereka akan melakukan kerja kelompok.
  • Memberi contoh hal apa saja (informasi) yang mesti masuk kedalam display

Lanjutkan membaca “6 resep membuat display bersama dengan siswa SMP/SMA/SMK”

3 peran strategis taksonomi bloom di kelas

BLOOM3.20 3 2Taksonomi bloom sangat membantu guru untuk menjadi kreatif. Sebuah kelas yang  kreatif bisa dirasakan lewat pembelajarannya yang hidup, siswa aktif dan guru menjadi fasilitator sekaligus role model sikap/karakter yang baik di kelas. Banyak guru yang terjebak untuk hanya gunakan taksonomi bloom dari segi kognitif saja atau pengetahuan semata. Atau guru hanya tahu A singkatan dari Afektif, P singkatan Psikomotorik dan K itu Kognitif. Padahal taksonomi bloom sangat ideal dan cocok untuk digunakan dalam:

1.Membelajarkan karakter

Aspek A4 sampai A5 adalah cara untuk membuat siswa dan guru sadar seperti apakah seseorang yang sudah mempunyai karakter baik. Orang yang sudah baik akhlaknya tidak hanya tahu tapi juga mengamalkan . Apakah siswa anda hanya tahu saja tapi tidak menerapkan? Nah dalam pembelajaran karakter guru dipaksa naik kelas, tidak hanya mengisi otak siswa dengan pengetahuan mana yang baik dan buruk namun pada saat yang sama diminta untuk menjadi contoh orang yang sudah mengaplikasikan dan menerapkan.

Lanjutkan membaca “3 peran strategis taksonomi bloom di kelas”

Resep sukses penerapan pembelajaran dengan bekerjasama (cooperative learning)

imagecoopgif
http://www.worksheetlibrary.com/teachingtips/imagecoopgif.gif

Guru yang berusaha menjadi kreatif pasti ingin sekali mencoba untuk lakukan pembelajaran dengan bekerja sama atau kooperatif. Jika guru mau mencoba pasti ada jalan, asal niatkan untuk menjadikan siswa di kelas sebagai subyek dan selalu berniat untuk membuat kelas menjadi hidup.

Berikut adalah prasyarat untuk guru bisa sukses lakukan pembelajaran dalam kelompok

  • Guru selalu mau belajar mengelola kelas. Tidak perlu mahir dahulu dalam mengelola kelas, yang penting mau mencoba dan selalu mau belajar. Kelas yang baik bukan kelas yang sepi, kelas yang baik justru bersifat turun naik atau seperti lebah, yang bersuara namun produktif. Guru mesti punya kesepakatan dengan siswanya.
    Kuasai cara membagi kelompok. Hindari membuat kelompok yang awet atau berlaku sepanjang semester.  Fatal sekali jika guru lakukan itu. Rotasi kelompok setiap anda masuk dan mengajar. Bisa dua kali satu pertemuan siswa berganti kelompok akan lebih bagus
    Kuasai cara mendiamkan siswa dengan cepat. Siswa punya hak untuk bersuara sepanjang sesuai kesepakatan. Kerja kelompok jika berlangsung dengan baik akan menjadi sangat ramai suasana kelas. Tugas guru untuk mampu mendiamkan dengan cepat tanpa menambah kegaduhan.

Lanjutkan membaca “Resep sukses penerapan pembelajaran dengan bekerjasama (cooperative learning)”

Tips mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum

Institusi sekolah erat kaitannya dengan disiplin. Bahkan di jaman tahun 80 an sekolah-sekolah yang dianggap baik terkenal karena peraturan yang ketat dan disiplin yang tinggi.  “Sekolah itu bagus karena disiplin nya kuat sekali, buktinya tiap ada anak yang melanggar peraturan dihukum dengan hukuman yang berat.” Komentar para orang tua siswa di jaman itu.  Demikian lah di jaman itu sekolah yang pandai menghukum siswa nya dengan hukuman berat malah diburu para calon orang tua siswa.

Lanjutkan membaca “Tips mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum”

%d blogger menyukai ini: