4 ide mengakhiri tahun ajaran dengan menyenangkan

quote-keep-calm-school-is-almost-over1

Satu tahun ajaran bukan waktu yang lama namun juga bukan waktu yang sebentar. Diperlukan nafas yang panjang dan kesadaran agar selamat sampai di akhir tahun ajaran. Sepanjang pengalaman saya sebagai guru kelas atau wali kelas ada beberapa momen yang pastinya memerlukan ketahanan diri dan emosi saat menjalani satu tahun ajaran, saat itu adalah:

  1. Tahun ajaran baru dimulai dan mulai menghitung, berapa anak yang perlu dukungan. Semua guru langsung membagi jadi siswa yang cepat, biasa dan yang lambat belajarnya.
  2. Memetakan jenis orang tua siswa yang ada di kelas kita. Hal yang pasti terjadi guru langsung membuat daftar tipe tipe orang tua siswa yang mesti dijaga karena kritis, atau yang perlu dilakukan pendekatan karena cuek terhadap perkembangan anaknya.
  3. Saat pembuatan raport. Guru terkadang baru sadar bahwa masih ada siswa yang belum memenuhi standar.
  4. Saat siswa perlu bepergian dalam rangka karya wisata atau ada acara rutin sekolah yang melibatkan penampilan, jika guru yang jadi pengelolanya dijamin konsentrasi mengajar mesti dibagi dengan pelaksanaan acara.
  5. Peristiwa peristiwa kecil dan besar selama satu tahun ajaran yang pasti menguras tenaga dan emosi.

Baca lebih lanjut

8 hal yang menjadi penentu perubahan di sekolah

IMG_0323

Sekolah mana yang tidak inginkan perubahan, semua sekolah akan mengatakan ingin, namun saat yang sama tidak semua sekolah siap berubah. Ada beberapa tipe sekolah atau tipe manajemen sekolah ketika berhadapan dengan kata perubahan.

1. Sekolah yang bersedia berubah dengan sukarela, gurunya siap, pengelolanya siap, uang dan sumber daya ada untuk mengongkosi perubahan secara efektif dan efisien serta sabar menjalani proses.
2. Sekolah yang kelihatannya saja siap berubah. Saat perubahan sudah masuk kedalam maka pengelola akan kelihatan tidak senang dikarenakan dapurnya merasa diacak-acak oleh orang lain. Segera setelah perasaan itu datang maka pengelola akan mengatakan bahwa ‘kita tidak perlu perubahan sedrastis itu, kita semua sebelumnya baik baik saja kok, perubahan kan tidak mesti mengacak tatanan yang ada’
3. Sekolah yang tiga perempat hati mau berubah, hal ini dikarenakan rasa setuju pengelolanya untuk perubahan namun langsung menagih secepat kilat hasil perubahan. Hal ini dikarenakan pengelola sekolah merasa sudah banyak keluarkan uang dan ingin segera kembali modal
Baca lebih lanjut

6 Perubahan yang mesti diantisipasi oleh sekolah sebagai institusi pendidikan

85579eea127470c30ae9f82990c93a55

Di luar dunia persekolahan ada banyak hal yang terjadi, kata perubahan sepertinya sudah jadi makanan sehari- hari dari para pelaku bisnis. Sedihnya sekolah masih melakukan praktek praktek yang sama tanpa sedikitpun terpapar atau masuk ke perubahan yang sekarang sedang menderu deru diluar sana. Semua bidang saat ini sedang melakukan usaha terbaiknya agar bisa bertahan. Dalam dunia persekolahan, dunia sedang memasuki apa yang disebut sebagai era  6 C, yaitu:

Baca lebih lanjut

Sekolah sebagai tempat menciptakan siswa yang ‘cinta belajar’

Chart_SmartBriefSurvey

Ada sebutan yang saat ini melekat pada institusi sekolah sebagai lembaga pendidikan, sebutan itu adalah sekolah sebagai organisasi pembelajar. Dikarenakan saat ini peran sekolah bukan lagi semata mata mengurusi proses belajar mengajar namun juga menambah fokus yang kuat pada siswa sebagai pembelajar.

Ada banyak kerugian ketika sekolah hanya berkutat di proses pembelajaran. Jika itu terjadi berarti sekolah dengan semua elemennya hanya persiapkan siswanya untuk ujian dan tes demi tes. Proses belajar di kelas pun menjadi terkendala dikarenakan nilai menjadi tujuan, padahal sekolah mesti bisa menyiapkan warganya untuk bisa sukses di kehidupan sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Beberapa hal yang pasti terjadi jika sekolah hanya berfokus pada mengurusi proses belajar tanpa fokus pada bagaimana cara belajar.

1. Proses yang PAIKEM malah tidak akan terjadi dikarenakan semua guru sibuk menghabiskan target kurikulum dan mencapai KKM. Proses PAIKEM di kelas perlu guru yang rileks dan percaya diri bukan guru yang dibawah tekanan.

2. Kepala sekolah dan segenap wakanya akan sibuk dari rutinias ke rutinitas lainnya, dengan harapan dari sekian banyak muridnya syukur syukur ada siswa yang sukses saat sudah lulus. Tanpa pernah ada usaha yang serius dan terencana menyiapkan siswa sebagai individu dengan segala kelebihan, kekurangan dan potensi yang dimiliki.

Cara terbaik dalam menghindari agar sekolah tidak hanya mempersiapkan siswanya dari tes ke tes lainnya adalah dengan:

  1. Adakan eskul yang berkualitas. Sebaik-baiknya eskul adalah yang diisi sendiri oleh guru guru yang masing masing pasti punya sesuatu untuk dibagi pada siswanya
  2. lakukan pelatihan internal untuk guru. Buat acara berbagi ilmu antar guru dalam satu mata pelajaran atau pelatihan yang menguatkan guru guru sebagai guru profesional. Sebaik-baiknya pelatihan adalah mengenai ‘belajar cara belajar’ atau learning how to learn.
  3. minta guru untuk membuat program yang menarik bagi siswanya. Diluar jam pelajaran yang bentuknya bisa lomba serta kegiatan lain yang bisa mengasah kecintaan siswa pada kegiatan belajar dan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh gurunya.

Pasti ada jalan agar sekolah jadi tempat yang bisa diingat oleh siswa sebagai individu. Seorang siswa hanya akan mengingat sedikit sekali hal yang diajar oleh guru-gurunya namun akan selalu ingat peristiwa peristiwa yang menarik sepanjang karirnya sebagai pembelajar.

8 sinyal sebuah sekolah perlu perubahan

CFPe1A2WMAAOp4U

Saat ini hampir semua sekolah sudah terdapat keinginan untuk lakukan perubahan, hanya saja masing masing sekolah punya tantangan sendiri-sendiri. Ada cara mudah untuk mengenali apakah sebuah sekolah mengalami kemandekan dan apakah perlu mereka untuk lakukan perubahan.

  1. Cek proses pembelajarannya di kelas, jika masih satu arah dan pembelajarannya tidak menarik (misalnya masih berpusat pada guru) pertanda sekolah sedang alami kemandekan.
  2. Perpustakaan, lab serta ruang pendukung kelimuan lain jarang digunakan, koleksinya ada namunn terkunci atau tidak tersentuh. Hal ini dikarenakan gurunya tidak mengerti bagaimana menggunakan dan memakainya.
  3. Rapat jarang diadakan atau hanya ada pada saat penentuan kenaikan kelas saja. Rapat menjadi hal yang jarang dilakukan, karena kepala sekolah hanya melakukan instruksi langsung kepada yang berkepentingan dan tidak melakukan rapat sebagai sarana menyatukan langkah dan melakukan update kemajuan
  4. Suara siswa jarang didengar. Suara siswa yang dimaksud adalah pendapat mereka melalui forum osis, akan sangat menarik jika secara rutin sekolah mendengarkan suara siswanya. Dipastikan semua aturan dan kebijakan akan tepat sasaran.
  5. Tidak ada keterlibatan dari orang tua siswa. Orang tua siswa dibiarkan tak terjamah dan dengan cepat diberi cap tidak peduli pada anaknya. Padahal orang tua perlu dididik juga lewat beragam acara dan kesempatan agar bisa tunjukkan support positif nya bagi sekolah.
  6. Displin kelas dan disiplin sekolah sama sama tidak mempunyai arah dan tujuan. Kelas alami jam kosong secara rutin dikarenakan komitmen kehadiran guru yang rendah. Disiplin di kelas juga tidak bernuansa positif dikarenakan kelas dipimpin oleh guru yang tidak mempunyai skill dalam mendisiplinkan siswa secara positf
  7. Sekolah punya aturan yang berlaku umum untuk semua siswa  namun hanya segelintir guru yang menegakkan. Guru akhirnya menjelma jadi sosok sosok yang punya gaya disiplinnya sendiri sendiri. Hal ini sangat berbahaya dikarenakan tidak adanya standar kedisplinan yang sama diantara guru.
  8. Sekolah berjalan tanpa adanya ekskul. Energi siswa tidak disalurkan dalam bentuk kegiatan setelah pulang sekolah yang bermakna dan memberikan dampak yang maksimal pada siswa saat belajar di kelas .

Baca lebih lanjut

4 tips strategis mikro teaching guru TIK

Mengajar matpel TIK memang sangat menantang. Di satu sisi siswa kita sekarang sangat terampil menggunakan TIK, di sisi lain siswa tetap perlu mendapatkan pembelajaran dari guru yang pandai menstimulasi dan membuat pembelajaran TIK menjadi bekal siswa dalam menjalani kariernya sebagai pembelajar.

Tulisan ini berguna jika anda mengajar TIK atau akan melakukan micro teaching TIK di sekolah yang anda lamar.

  1. Buat RPP sedetail mungkin, RPP bisa juga menyertakan mind map atau peta pikiran mengenai bagaimana tahap anda akan mengajar. Orang lain akan membayangkan bagaimana anda akan mengajar dengan membaca pemaparan anda di RPP. Buat RPP anda sendiri, menggunakan RPP orang lain hanya akan membuat anda tidak fasih dalam laksanakan proses pembelajaran.
  2. Selalu masukkan aspek pembelajaran kooperatif saat anda mengajar, apapun metode/strategi/ model yang digunakan selalu lakukan tahap ini

model-pembelajaran-kooperatif-11-638.jpg

3. Dalam pembelajaran TIK guru tidak bisa lagi andalkan dirinya sebagai satu satunya sumber. Ia mesti utamakan faktor eksplorasi. Untuk itu guru mesti gunakan cara seperti di bawah ini untuk lebih membuat siswa mengerti ada di tahap pengetahuan yang mana ia berada saat gurunya bertanya. Dengan seringnya guru mengecek pemahaman siswa maka siswa akan mudah dilacak sejauh mana siswa tahu bahwa ia ‘tidak tahu’.

376b57e6485c49e506c0292363014b01

4. Saat mengajar TIK penting bagi guru untuk mempunyai team ahli yang bisa membantu guru dalam memberikan masukan pada rekannya. Pilih siswa yang punya kemampuan lebih, caranya berikan kuis singkat dan pilih siswa yang bisa menjawab. Dengan mempunyai siswa yang bisa membantu, kelas akan menjelma jadi tempat dimana antar siswa terjadi transfer pengetahuan, tidak hanya dari guru ke siswa tapi juga siswa ke siswa.

13 perubahan yang layak dilakukan di sekolah

cpyk3t4usaqlnfs

cc8uv3rw8aesrpb

Perubahan di sekolah termasuk hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Kebanyakan orang ingin ada di dunia pendidikan dikarenakan jam kerja yang fleksibel dan beban pekerjaan yang dipandang ringan. Padahal dengan tantangan pendidikan saat ini, hal tadi justru akan membuat dunia pendidikan jalan di tempat.

Perubahan yang dipandang menantang untuk dilakukan di sekolah adalah perubahan menuju kepada:

Baca lebih lanjut