Menumbuhkan Kemampuan Sosial-Emosional melalui Pembelajaran: Penelitian dan Strategi Praktis

Dalam dunia yang kompleks dan saling terkait, keterampilan dan kompetensi yang baik sangat dibutuhkan oleh guru dan siswa. Dalam hal ini, penting untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlatih dan mempraktikkan keterampilan mindfulness, psikologi positif, dan pembelajaran sosial-emosional (SEL).

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa integrasi SEL dalam pembelajaran dapat meningkatkan kesejahteraan emosional, tekad, self-regulation, self-motivation, dan ketahanan bagi siswa dan guru. Dalam menerapkan strategi ini, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

A. Menciptakan lingkungan belajar yang menunjang komunitas belajar yang autentik, sadar, dan peduli.

B. Mengintegrasikan keterampilan afektif ke dalam pengalaman belajar dan mengajar untuk mengarah pada tindakan positif dan signifikan, serta memfasilitasi agency siswa.

C.Berlatih mindfulness dan psikologi positif untuk membantu mengatasi stres dan membangun resiliensi.

Lanjutkan membaca “Menumbuhkan Kemampuan Sosial-Emosional melalui Pembelajaran: Penelitian dan Strategi Praktis”

Persiapan untuk Interview dan Seleksi Jabatan Pimpinan Sekolah Swasta

Pemimpin yang ingin kenaikan jabatan dalam berkarya di bidang pendidikan, baik itu yang berpindah ke posisi pimpinan, koordinator, atau jabatan wakil/asisten kepala sekolah, memiliki tujuan yang sama, yaitu peningkatan mutu pembelajaran dan memastikan bahwa siswa di sekolahnya berkembang dan membuat perbedaan dalam dunia yang selalu berubah. Dalam tulisan ini, akan dibahas tips dan strategi untuk persiapan yang efektif untuk wawancara menjadi pimpinan sekolah, mengatasi kendala, dan mengembangkan filosofi pimpinan menggunakan kerangka kerja kepemimpinan sekolah yang efektif.

Lanjutkan membaca “Persiapan untuk Interview dan Seleksi Jabatan Pimpinan Sekolah Swasta”

Program Anti-Bullying untuk Lingkungan Sekolah yang Lebih Aman

Bullying adalah masalah yang serius bagi banyak anak dan remaja. Tindakan kekerasan dan diskriminasi dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan mental anak dan memiliki efek jangka panjang pada kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah untuk mengatasi masalah ini dan membangun lingkungan yang aman dan inklusif bagi semua anak.

Berikut beberapa program yang dapat diterapkan oleh sekolah untuk mengatasi bullying:

Lanjutkan membaca “Program Anti-Bullying untuk Lingkungan Sekolah yang Lebih Aman”

Menjadi Guru Baru yang Terbuka dan Percaya Diri Dalam Berkarya: 10 Nukilan dari Buku Show Your Work karya Austin Kleon

Menjadi guru baru bukanlah tugas yang mudah. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dan diterapkan untuk menjadi guru yang handal dan berpengaruh bagi siswa. Namun, salah satu hal yang sering terlupakan dalam dunia pendidikan adalah bagaimana seorang guru berkarya dan memperkenalkan hasil karyanya kepada dunia. Dalam buku Show Your Work karya Austin Kleon, terdapat banyak nukilan penting yang dapat menjadi panduan bagi guru baru untuk menjadi pribadi yang terbuka dan memperkenalkan hasil karyanya.

Lanjutkan membaca “Menjadi Guru Baru yang Terbuka dan Percaya Diri Dalam Berkarya: 10 Nukilan dari Buku Show Your Work karya Austin Kleon”

Menjelajahi Proses Belajar dan Menerima Pengetahuan Melalui Cerminan Buku The Brain, the Story of You

Belajar dan menerima pengetahuan merupakan hal yang penting bagi setiap individu, karena inilah yang akan membantu mereka memahami dunia sekitar dan mencapai tujuannya. Dalam buku “The Brain, the Story of You” karya David Eagleman, kita dapat menemukan bagaimana otak kita memproses dan menyimpan informasi baru. Melalui 10 cuplikan atau nukilan dalam buku ini, kita dapat mengetahui bagaimana otak bekerja dan bagaimana kita dapat memaksimalkan proses belajar dan menerima pengetahuan.

Berikut adalah 10 cuplikan atau nukilan tentang proses belajar dan menerima pengetahuan dari buku “The Brain, the story of you” oleh David Eagleman:

Lanjutkan membaca “Menjelajahi Proses Belajar dan Menerima Pengetahuan Melalui Cerminan Buku The Brain, the Story of You”

Memahami Sistem Berpikir Otak Manusia Menurut Buku Thinking, Fast and Slow oleh Daniel Kahneman.

Dalam buku Thinking, Fast and Slow, Daniel Kahneman menyoroti bagaimana cara kerja otak manusia dalam memproses informasi. Ia menjelaskan bahwa otak manusia memiliki dua sistem: sistem satu yang cepat, intuitif, dan emosional; dan sistem dua yang lambat, terperinci, dan mempertimbangkan.

Lanjutkan membaca “Memahami Sistem Berpikir Otak Manusia Menurut Buku Thinking, Fast and Slow oleh Daniel Kahneman.”

Membangun Budaya Inovasi di Sekolah: Kunci Keberhasilan

Dunia terus berubah, dan pendidikan harus mengikuti irama agar siswa siap untuk masa depan. Oleh karena itu, membangun budaya inovasi di sekolah sangat penting. Sebuah sekolah yang membudayakan inovasi adalah tempat di mana ide-ide baru terus diciptakan, diuji, dan diterapkan. Dengan membudayakan lingkungan yang memfasilitasi inovasi, sekolah dapat membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil dalam dunia yang berubah dengan cepat.

Inovasi adalah proses menciptakan sesuatu yang baru atau memperbaiki yang sudah ada. Dalam konteks sekolah, inovasi berarti memperkenalkan metode baru atau metode yang lebih efektif untuk mencapai tujuan pendidikan. Inovasi dapat berupa perubahan dalam teknologi, proses belajar mengajar, dan lain-lain yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan memenuhi kebutuhan siswa.

Lanjutkan membaca “Membangun Budaya Inovasi di Sekolah: Kunci Keberhasilan”

Meningkatkan Efektivitas Pendelegasian Tugas di Lingkungan Sekolah

Dalam sebuah lingkungan sekolah, pendelegasian tugas dari atasan kepada bawahan merupakan hal yang sangat penting agar tugas dapat terselesaikan dengan baik dan efisien. Namun, kendala dan tantangan dalam pendelegasian tugas seringkali muncul dan membuat proses pendelegasian menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, pemahaman dan aplikasi tips dan trik yang tepat dalam pendelegasian tugas sangat diperlukan bagi para pemimpin di lingkungan sekolah.

Lanjutkan membaca “Meningkatkan Efektivitas Pendelegasian Tugas di Lingkungan Sekolah”

Memahami dan Mengatasi Pemimpin Micromanagement di Sekolah: Dampak dan Solusi

Dalam dunia pendidikan, pemimpin sekolah memegang peran yang sangat penting dalam mengelola sekolah. Namun, ada beberapa tipe pemimpin yang seringkali menimbulkan masalah bagi guru dan siswa, salah satunya adalah tipe pemimpin yang bertipe micromanagement saat meeting di sekolah.

Pemimpin sekolah yang bertipe micromanagement cenderung tidak percaya pada kemampuan anggotanya dan selalu ingin mengontrol setiap aspek kerja yang dilakukan oleh anggotanya. Hal ini terlihat jelas saat mereka mengadakan meeting di sekolah. Pemimpin micromanagement cenderung menyatakan ide dan pendapatnya sendiri dan tidak memperhatikan opini atau masukan dari anggotanya. Selain itu, pemimpin micromanagement juga cenderung mengambil alih peran anggotanya dan tidak memberikan ruang untuk anggotanya untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kemampuan mereka.

Lanjutkan membaca “Memahami dan Mengatasi Pemimpin Micromanagement di Sekolah: Dampak dan Solusi”

Membuat Meeting Efektif di Sekolah: Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Meeting adalah salah satu cara penting untuk menyampaikan informasi, mengkoordinasikan aktivitas, dan mencapai tujuan dalam organisasi. Terutama di sekolah, meeting dapat digunakan untuk mengkoordinasikan aktivitas antar guru dan staf, serta menyampaikan informasi penting kepada siswa dan orang tua. Namun, tidak semua meeting dapat dianggap efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara membuat meeting efektif di sekolah dan menjadikannya produktif.

Untuk membuat meeting efektif di sekolah, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:

  1. Buat agenda meeting yang jelas dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
  2. Pastikan hanya orang-orang yang perlu saja yang diundang ke meeting.
  3. Sediakan waktu yang cukup untuk setiap agenda dan jangan terlalu banyak mengundang orang.
  4. Buat catatan dari setiap meeting dan pastikan semua orang yang hadir mengetahui tugas dan tanggung jawab yang ditentukan.
  5. Pastikan setiap orang dapat berbicara dan berpartisipasi dalam meeting.
Lanjutkan membaca “Membuat Meeting Efektif di Sekolah: Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan”
%d blogger menyukai ini: