11 peran guru sebagai pendidik profesional dalam penerapan Kurikulum Merdeka

Guru adalah pelaksana dari semua rencana besar negara ini dalam meningkatkan mutu  pendidikan. Guru adalah orang yang ada di tengah siswa tiap harinya untuk mengajar dan mendidik. Untuk itu peran mereka harus didukung dan difasilitasi.

Dibawah ini adalah peran apa saja dari guru dalam bingkai kurikulum merdeka sebagai gambaran dukungan apa saja yang bisa diberikan oleh sekolah kepada guru-gurunya. 

  1. Guru punya keleluasaan memilih perangkat ajar, membuat sendiri, memilih dan memodifikasi modul ajar agar menyesuaikan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Guru punya otonomi sebagai seorang profesional dalam menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan karakter kompetensi dan aktivitas pembelajarannya.  
  2. Kurikulum tingkat sekolah mempengaruhi kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kecepatan peserta didik.
  3. Andalan guru adalah CP (Capaian belajar) dalam melakukan kegiatan belajar mengajar yang efektif di kelas.Guru menganalisa kompetensi per fase. Guru bekerja sama menyusun kompetensi berjenjang dari awal hingga akhir tahun. 
  4. Guru menurunkan kompetensi yang ada di CP melalui indikator capaian kompetensi yang bisa diukur oleh asesmen dalam berbagai macam formatnya.
  5. Guru mengkomunikasikan hasil capaian pembelajaran terkait hasil asesmen (diagnostik, formatif dan sumatif) secara intensif, transparan dan personal.   
  6. Guru bimbingan karir sangat diharapkan keaktifannya dalam melakukan diskusi dan bimbingan kesulitan belajar dan bimbingan penjurusan di SMA
  7. Guru SMK diharapkan terus belajar agar memiliki kemampuan yang sama dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. 
  8. Kolaborasi antara guru kelas dan guru mapel diharapkan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan proyek dengan cara merencanakan, memfasilitasi dan menjalankan asesmen. Guru juga diharapkan melakukan team teaching. 
  9. Guru diharapkan memiliki dan mempraktekkan nilai nilai yang ada didalam profil pelajar Pancasila. 
  10. Penting bagi guru melakukan asesmen formatif di awal untuk menentukan strategi pembelajaran yang tepat. peserta didik kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat capaian dan kemampuan. Guru memberikan intervensi dan aktivitas pembelajaran berdasarkan sesuai dengan level dan bukan hanya mengacu pada usia dan kelas anak tersebut. 
  11. Modul ajar sama dengan RPP. Guru bisa menggunakan modul ajar versi pemerintah atau mengembangkannya secara mandiri. 

Peran di atas adalah mutlak untuk dipenuhi dan difasilitasi sekolah. Jika semua peran di atas dipenuhi maka guru akan semakin bersemangat dalam menghasilkan kinerja terbaiknya bagi peserta didik.

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: