5 kiat sukses manajemen pembelajaran di era pembelajaran campuran #blendedlearning

Status PPKM di beberapa daerah perlahan sudah turun. Saatnya sekolah untuk percaya diri menggunakan pembelajaran campuran #blendedlearning sebagai bagian dari pembelajaran dengan tatap muka terbatas.

Apa pengertian pembelajaran campuran? pembelajaran yang mengkombinasikan sedemikian rupa strategi pembelajaran sinkron dan asinkron dalam rangka menciptakan pengalaman belajar untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditentukan secara optimal.

Ada pembagian menarik dari proses belajar dengan tatap muka terbatas ini. 30:70 ada prosentasi yang bisa dijadikan acuan dalam jenis pembelajaran campuran.

Berikut ini adalah detail pembagiannya30% sinkron (pembelajaran tatap muka terbatas).Waktunya seperti yang digariskan oleh Kementrian pendidikan yaitu 2 jam.

Apa saja yang bisa guru lakukan saat separuh muridnya hadir di kelas untuk tatap muka dalam satu jam pelajaran.

Berikut ini adalah gambaran skenarionya.

  1. Guru memberikan pengajaran singkat 10 menit
  2. Guru meminta anak memberikan 3 penugasan yang berbeda. (siswa berganti tugas atau melakukan rotasi tiap 10 menit) Siswa bergerak dengan lancar melalui rotasi (station) dan bekerja dengan kecepatan mereka
  3. Penutup dan guru meminta anak mengerjakan kuis singkat (penilaian formatif)

Di sekolah guru dan siswa bekerja sama dalam mengelaborasi pengetahuan yang sudah siswa baca melalui penugasan via LMS atau penugasan online lewat pengalaman belajar yang bermakna. Dengan demikian saat tatap muka guru menggunakan banyak cara agar siswa bisa bekerja dalam kelompok mengelola pengetahuan yang ia miliki.

70% asinkron. Siswa belajar melalui penugasan lewat LMS (google classroom, edmodo dll)

Kegiatan yang bisa siswa lakukan adalah

  1. membaca buku dan membuat catatan
  2. Melihat video yang dibuat oleh guru atau dipilihkan guru
  3. Mendengarkan podcast
  4. Mengeksplorasi tugas yang sudah dirancang oleh guru lewat #hyperdocs
  5. Diskusi online dengan teman
  6. Mengerjakan tugas latihan
  7. Melakukan riset sederhana
  8. Berefleksi mengenai pembelajaran

Komposisi 30:70 dalam pembelajaran campuran memerlukan manajemen kelas dan manajemen pembelajaran online/offline yang direncanakan.

Walaupun hanya 30 persen kehadiran siswa di sekolah mesti dioptimalkan dengan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dengan cara

  1. Memastikan motivasi siswa. Guru secara rutim menggunakan penilaian diagnostik di awal mulai pembelajaran sampai menggunakan penilaian formatif untuk memastikan arah belajar siswa dan pengajaran guru sudah sesuai dengan perencanaan.
  2. Guru sebagai fasilitator. Guru mendukung siswa untuk mengajukan pertanyaan mendalam dan menemukan jawaban yang kompleks saat melakukan pembelajaran. Siswa mempunyai pilihan aplikasi yang beragam dalam mengerjakan tugas dan berkomunikasi dengan gurunya. Diskusi yang aktif oleh siswa terlihat jelas dikarenakan peran guru yang memfasilitasi dan sebagai pembuat skenario pembelajaran.
  3. Pengelompokkan siswa di kelas dan saat online melalui breakout room. Grup berubah sesuai kebutuhan (harian, mingguan, dll.). Guru memiliki berbagai cara dalam melakukan pengelompokan (berpasangan, seluruh kelas, kelompok kecil, mandiri, online, dll.)
  4. Aplikasi yang beragam dan sesuai kebutuhan. Siswa mengetahui aplikasi apa saja yang tersedia, cara menggunakannya dan dapat serta memiliki kemandirian dalam menggunakannya . Sekolah dan guru secara terstruktur dan bertahap memperkenalkan aplikasi yang diperlukan oleh siswanya.
  5. Melibatkan orang tua siswa. Pembelajaran campuran adalah kesempatan bagi guru untuk lebih melibatkan orang tua siswa lewat target yang dibicarakan serta konten pembelajaran yang disampaikan perminggu kepada orang tua agar maksimal dalam membantu anaknya.

Pembelajaran campuran bukan sekedar penggunakan alat atau teknologi. Dalam pembelajaran campuran ini selain guru berperan sebagai fasilitator, mentor, coach, guru juga seorang ‘desainer’ atau perancang pengalaman belajar siswa.

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s