5 tanda anda guru yang efektif mengajar online dengan efektif

Berbeda dengan mengajar tatap muka, saat mengajar online guru punya banyak kesempatan untuk membuat siswa makin kritis cara berpikirnya. Ada 3 kesempatan emas bagi guru untuk membuat siswa paham dan enjoy dalam belajar

Sebelum pertemuan pembelajaran: Guru sudah memberikan materi lewat kelas onlinenya atau simple dikirimkan ke grup whatsapp kelas dan minta murid menonton atau membaca.

Selama pertemuan pembelajaran: guru meminta siswa mengelaborasi pengetahuan yang ia dapatkan lewat membaca/memperlajari materi sebelum pembelajaran. Guru memberikan kuis sederhana dan singkat. Guru melakukan tanya jawab santai dan bermakna. Guru memberikan penguatan baik secara moril dan materi pembelajaran lewat penugasan yang bisa dikerjakan siswa saat itu juga (bukan PR).

Setelah pembelajaran: guru meminta siswa mengerjakan hyperdocs dan meminta siswa membuat digital portofolio dengan waktu yang terukur dan tidak terlalu lama atau terlalu singkat. Aktivitas ini membuat siswa asyik merenungi kembali pembelajaran dan bahkan bertanya kepada guru yang sudah siap dengan jam jam konsultasi yang disepakati bersama.

Ada 5 tanda bagi anda jika anda sudah mengajar siswa anda dengan efektif secara online

Perencanan Pembelajaran. Guru merencanakan pembelajaran lewat RPP atau mind map. Ada ringkasan materi yang bisa diakses oleh orang tua dan siswa. Guru mempunyai instruksi yang jelas (teks atau video) agar siswa paham. Guru merencanakan penilaian formatif dan sumatif.

Kurikulum. Guru melakukan pemetaan kurikulum dan memilih aspek mana saja yang mesti dikuasi siswa. Guru mempunyai pertanyaan kunci yang berhubungan dengan indikator pembelajaran yang akan dipelajari, ada ekspektasi yang jelas apa/mengapa/bagaimana yang siswa akan pelajari.

Komunikasi. Ada empati yang guru tunjukkan dalam berkomunikasi efektif secara online/offline. Deadline penugasan yang wajar. Guru melakukan survey kepada siswa mengenai cara pembelajarannya. Ada sesi breakout room agar siswa berdiskusi sesamanya. Guru mempunyai waktu dan materi tambahan untuk siswa berkonsultasi bagi siswa yang kesulitan.

Diferensiasi. Guru mempunyai strategi dalam pemberian tugas (papan pilihan, Hyperdocs, Pembelajaran berbasis project). Guru membuka pilihan untuk siswa melakukan dalam cara yang berbeda dan menghasilkan produk pembelajaran yang berbeda untuk satu tujuan pembelajaran yang sama.

Penilaian otentik dan umpan balik. Ada penilaian formatif dan sumatif yang seimbang. Penilaian formatif dilakukan dengan sering dan beragam dengan menggunakan tools (quizizz, kahoot, mentimeter dll). Penilaian Sumatif guru menilai lewat digital protofolio anak. Guru memberikan umpan balik dalam waktu yang tidak terlalu lama terhadap hasil pekerjaan siswa. Guru menilai aspek HOTS dan LOTS.

Silakan mengunduh rubrik pembelajaran online yang efektif.

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s