3 tipe rekan anda di ruang guru

Ruang guru sebagai sebuah sarana bertemu akan menjadi gambaran cerminan komunitas yang ada di sekolah kita. Individu yang mengisi ruang guru bisa macam macam sifatnya. Sebagai guru yang ingin maju anda hanya punya sedikit pilihan anda ingin berteman dengan siapa. Pilihlah sesama guru yang positif tentunya. Asal positif saja? Tentu tidak, tulisan ini akan membahas tipe rekan kerja yang positif. Bagaimana dengan rekan kerja yang negatif, biarlah mereka dengan kenegatifan nya, tugas kita sebagai teman hanya mencontohkan yang baik dan mendoakan mereka.

Tipe Pemimpi.

Enaknya jika punya rekan seperti ini adalah ia adalah tipe yang berpikiran positif all the time. Bahkan di setiap waktu. Ada cerita begini:
Ada seorang teman, Pak Bagus namanya.
Keunikannya adalah bahwa ia selalu berkata, “Bagus itu!” untuk segala hal. Di matanya segalanya adalah karunia.
Hujan? “Bagus itu, banyak berkah, saatnya berdoa”
Sakit? “Bagus itu, saatnya untuk beristirahat”
Tidak naik kelas? “Bagus itu, jadi kamu bisa belajar lebih dalam”
Dipecat? “Bagus itu, saatnya belajar sungguh-sungguh menjadi pengusaha”
“Bagus itu.” tak pernah ketinggalan.
Semua “bagus” dan bisa dibantu untuk “lebih bagus lagi.”
Cerita diatas tentu hanya lelucon.
Punya rekan seperti ini semua jawaban seperti sudah bisa ditebak. Itulah sebabnya ia disebut tipe pemimpi karena semua dianggap positif dan semua diibaratkan sebagai cara untuk untuk peningkatan diri. Berteman dengan tipe ini tidak semua orang suka dikarenakan jika dimintakan pendapat hampir pasti jawabannya positif.

Namun jika ingin semangat dan merasa yakin dan optimis pada sebuah masalah dan situasi kepadanyalah anda harus datang. Masalahnya orang ini sering lupa pernah mengatakan apa pada siapa saking seringnya ia memotivasi semua orang. Terbukti jika kita berterima kasih padanya karena ia pernah memotivasi kita saat sedang lemah terpuruk maka ia akan mengatakan, “memang saya pernah ngomong seperti itu ya?”.

Tipe realistis.

Sepintas ia adalah teman yang menyebalkan. Cirinya adalah tidak mudah percaya dan cenderung menghalangi ide kita dengan pertanyaan yang realistis. Maklum saja saat seseorang bermimpi dan ditanya dengan pertanyaan yang realistis menjadi tidak enak rasanya. Seperti ditarik dengan paksa untuk membumi dengan semua impian yang kita punya. Anda beruntung jika punya rekan seperti ini. Ia bukan tipe yang negative.

Ia adalah tipe yang sering mengatakan jalani saja semua. Ia hanya hidup untuk hari ini. Semboyan orang ini adalah ‘Carpe Diem” adalah sebuah frasa dalam bahasa Latin yang artinya adalah: “Petiklah hari.” (Horatius) Kalimat lengkapnya adalah: “carpe diem, quam minimum credula postero” yang berarti: “petiklah hari dan percayalah sedikit mungkin akan hari esok.

Jika anda adalah tipe guru yang suka mengonsep sesuatu dan punya rencana besar. Pertama tama pergi dan yakinkan orang ini dahulu atau uji ide ide anda dengan pertanyaan yang biasa ia ajukan. Dijamin ide ide inovasi anda jadi membumi, simple dan mudah diikuti dan dilaksanakan. Jika anda masih tergolong pribadi yang sensi sebaiknya batas pergaulan dengan orang ini, karena walaupun yang ia katakan adalah benar jika anda tidak kuat hati rasanya seperti serangan pada pribadi anda.

Tipe pekerja keras.

Ia adalah seseorang yang menghindari drama dalam kehidupannya. Ia bukan tipe yang sensi dan pundung (ngambek). Jika ada pekerjaan di depannya ia akan kerjakan dan selesaikan sampai bersih. Kepadanya kita bisa mencontoh kinerjanya. Ia senang melakukan pekerjaanya bahkan Ketika ia mesti menjalani peran ganda sebagai ibu misalnya. Tidak pernah ia jadikan anak sebagai alasan. Bagi Sebagian orang mutu pekerjaannya kelihatan asal jadi. Apalagi bagi tipe yang perfeksionis. Contoh lah cara ia bekerja ia selalu focus pada satu hal baru berganti pada pekerjaan yang lain jika satu sudah selesai. Jika anda adalah tipe guru yang suka menunda dengan alasan ingin yang terbaik.

Perhatikan cara orang ini bekerja, hanya dengan focus sebentar pekerjaanya selesai. Bagi Sebagin orang yang buruk sangka tipe seperti ini adalah tipe yang mencari muka kepada atasan. Padahal ia hanya focus saja pada pekerjaannya dan menjadikan atasannya tertarik dengan cara ia menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan benar. Benar tidak harus sempurna, jika ada ide baru maka atasan akan memberikan koreksinya.

Ketiga jenis orang yang sikapnya positif seperti dijelaskan diatas adalah orang orang terbaik yang kita bisa tiru sesuai kebutuhan. Jika ingin pekerjaan kita lekas selesai tirulah si pekerja keras. Jika merasa diri terpuruk minta saran dari si pemimpi. Sementara jika ingin berhasil dengan semua rencana anda, tantang diri anda untuk menempatkan diri di posisi si Realistis. Sangatlah penting seseorang punya orang orang yang positif di sekitar kita. Tanda bahwa kita telah tepat memilih pergaulan dan interaksi sosial. Tetap semangat guru kreatif

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s