5 Jenis pernyataan warga sekolah yang menolak untuk ikut arus perubahan

Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan punya karakter yang unik. Didalamnya ada warga yang terdiri dari berbagai macam latar belakang kepentingan serta keinginan. Ada pimpinan, guru serta orang tua siswa dan masyarakat. Harusnya nama lain dari sekolah adalah organisasi pembelajar, sebuah label yang malah banyak diadopsi oleh organisasi bisnis.

Sebagai organisasi pembelajar mestinya sekolah menjadi organisasi yang lincah dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan. Namun tidak semua setuju akan hal ini. Menjadi sebuah kewajaran dikarenakan ada banyak tipe individu yang ada di sekolah. Semuanya punya sikap tersendiri dalam memandang perubahan. Salah satu cara untuk menilai apakah ia setuju atau tidak dengan perubahan adalah dengan mencermati pendapatnya . Ada beberapa tipe pendapat yang bisa saya bahas

  1. Pernyataannya: “Saya ingin melihat dulu datanya”. Artinya: Perlu data yang cukup hingga orang ini mau ikut arus perubahan. Itulah sebabnya semua perubahan perlu didokumentasikan dan disiapkan rasional atau alasan kuat dibaliknya.
  2. Pernyataan: “Bukan cara itu yang biasa dilakukan disini”. Artinya: Perlu dijelaskan bahwa perubahan tidak sekedar mengganti cara lama namun justru memperkuat sesuai dengan tantangan jaman.
  3. Pernyataan: “Sudah biasa seperti ini”. Artinya: Perlu dijelaskan lagi tantangan kedepan seperti apa dan apa konsekuensi sebuah organisasi jika memilih untuk melakukan praktek yang lama.
  4. Pernyataan: “Saya sebenarnya mendukung, tapi saya ingin melihat dari jauh saja”. Artinya: Ia adalah tipe wait and see. Pastikan selama ia ada di luar sistem ia tetap netral dan tidak menjadi bagian dari masalah.
  5. Pernyataan: “Saya kok masih belum mengerti”. Artinya masalah bukan pada anda sebagai pemimpin tapi ada mental block yang menghalangi ia untuk bisa mendalami dan mengerti lebih jauh. Sepanjang anda sudah cukup menjelaskan dan memastikan support yang cukup bagi semua orang maka anda tidak perlu khawatir dengan orang jenis ini.

Sikap dan perkataan diatas adalah sebuah hal yang dipilih oleh individu saat berhadapan dengan perubahan. Sudah menjadi kewajiban bagi kepala sekolah untuk kuatkan dasar alasan perubahan termasuk visi misi kemana perubahan akan dibawa. Jika semua sudah dikuatkan maka semua jenis dan tipe kepribadian akan melihat fondasi untuk kemudian mereka akan memilih juga akan mulai darimana untuk ikut dalam laju perubahan. Atau jika mereka memilih untuk diam di tempat asalkan tidak mengganggu bukan lah menjadi masalah bagi organisasi.

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s