7 Pertanyaan penting bagi seorang guru baru

Menjadi guru baru adalah hal yang pasti sulit pada awalnya. Sementara pelatihan yang diberikan sekolah bisa jadi kurang dikarenakan guru baru belum tentu tahu apa yang ia tidak tahu. Dengan demikian seorang guru baru perlu punya sistem di dalam dirinya agar dirinya lancar menjadi orang yang baru terjun ke profesi yang mulia ini. Apa saja pertanyaan penting yang mesti diajukan oleh seorang guru baru kepada dirinya sendiri sebagai cara untuk berefleksi dan maju terus apapun situasi dan masalahnya.

  1. Bagaimana saya dapat meningkatkan diri? pertanyaan ini penting untuk diajukan jika seorang guru baru merasa dirinya masih kurang dan belum tahu mengenai perkembangan terkini dalam dunia pendidikan. Saat ini ada istilah ‘universitas Youtube’ sebuah istilah yang mengacu pada banyak content berguna di youtube yang bisa guru pelajari agar tetap bisa sukses mendidik dengan cara kekinian.

2. Kepada siapa saya bisa belajar? punya rekan kerja yang bisa diminta ilmunya tentu sebuah berkah. Namun tidak semua guru baru punya keberkahan ini. Hal yang paling bisa dilakukan adalah bergabung dengan komunitas guru yang banyak bertebaran di facebook. Pilih yang diskusinya perihal tantangan keseharian sebagai pendidik dan bisa dipelajari dan diterapkan dalam keseharian anda sebagai guru.

3. Di media sosial lewat akun apa saya bisa tambah bersemangat? di media sosial cari dan ikuti akun yang membuat anda bersemangat sebagai guru dan bukan sekedar melihat hal hal yang unik dan viral.

4. Bagaimana saya melihat hambatan dan tantangan dalam karier saya? jika anda mendapatkan masalah di tempat kerja dan langsung memutuskan pindah serta alih profesi maka silahkan saja. Itu berarti anda menjadi guru hanya sebagai batu loncatan. Namun jika anda mau ada banyak berkah dan keseruan jika memilih untuk terus bertahan. Pindah atau alih profesi lah jika ada peluang yang pasti dan lebih baik tentunya bagi kehidupan pribadi dan keluarga. Lihatlah hambatan dan tantangan sebagai cara anda diuji untuk menjadi guru yang lebih baik dari segala segi.

5. Apa yang bisa saya pelajari dari ini? Jika menemui sebuah masalah, hindari untuk mencari siapa yang salah dan benar. Langsung saja terima bahwa situasi ini harus dihadapi. Tetap fokus pada solusi dan tetap relaks. Hal ini akan memudahkan anda untuk meminta maaf jika diperlukan dan tidak defensif atau menyalahkan pihak mana pun.

6. Kepada siapa saya bisa meminta bantuan? Jika anda mengalami masalah dalam urusan belajar mengajar carilah bantuan. Meminta bantuan tidak harus pada guru senior atau kepala sekolah. Namun beryukurlah jika punya rekan di sekolah yang suportif. Dalam beberapa situasi banyak guru senior yang insecure pada guru baru. Alih alih membantu seringnya mereka malah mencurigai atau memberikan penilaian yang salah paham terhadap rekan barunya. Ada banyak guru di media sosial yang bersedia berbagi. Mintalah saran walau tidak kenal atau hanya kenal di medsos. Yakinlah bahwa bantuan itu pasti ada.

7. Apa yang bisa saya coba selanjutnya? jika gagal dalam mencoba sesuatu anda hanya harus mencoba dengan cara lain. Terus lakukan sampai menemui perubahan dan menemukan solusi. Ringankan lah perasaan diri anda dan hindari menyalahkan diri sendiri saat gagal. Jadikan diri anda sosok yang senang mencoba dan hindari menjadi sosok yang sempurna. Done is better than perfect. “Selesai lebih baik dari sempurna” adalah pepatah bagi orang yang cenderung ingin baik dan bagus namun berujung tidak pernah menyelesaikannya karena ingin kesempurnaan.

Semua pertanyaan diatas sangat penting bagi seorang guru baru yang baru saja menapaki karier. Sikap mental diri sendiri jauh lebih penting daripada menunggu keadaaan diluar diri kita menjadi sempurna.

Jika sikap mental yang dimiliki sudah benar maka seorang guru akan siap belajar dari siapapun dan bangkit dari kegagalan yang besar sekalipun. Saya sangat terkesan ketika mendengar seorang guru berkata, “Setiap siswa memiliki sesuatu untuk diajarkan kepada saya, alias saya bersedia belajar dari siapapun bahkan dari siswa saya.” Hal ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa bahkan siswa anda pun dapat membantu anda menjadi guru yang lebih baik.