Tips bagi kepala sekolah yang baru menjabat

Sebuah pesan dari pembaca yang baru menempati posisi di tingkat manajemen sekolah, pertanyannya lumayan kritis dan pastinya berguna bagi semua yang membaca.

Salam Pak Agus, saya .. dari …. Saya sudah mengikuti blog guru kreatif sejak 2012 saat saya masih aktif jadi guru. Saat ini saya dimjnta untuk mengelola SMK yang baru berdiri sekitar 5 tahun. Kira-kira apa yang sebaiknya saya lakukan pertama kali untuk menjadikan ini sekolah unggul?

Berikut ini adalah jawaban dari saya:

Mencari keunikan sekolah lalu kerahkan segenap biaya dan sdm untuk membesarkannya. Misalnya cari eskul yang unik dan jarang untuk dibesarkan sebagai branding.

Pinggirkan guru guru senior (guru yang menolak berubah) . Caranya adalah buat pekerjaan, program atau project yang hanya anak muda atau guru muda bisa melakukannya. Bisa dimulai dengan penggunaan TIK, penggunaan bahasa Inggris atau pekerjaan lain dimana guru guru senior akan tunduk pada anak muda.

Fokuskan energi dan perkuat kebijakan pada: kedisiplinan guru dan siswa, waktu untuk guru merencanakan pembelajaran dalam grup atau berkelompok lakukan penguatan middle management (wakil kepala sekolah atau koordinator MGMP) dan penyelenggaraan rapat yang efektif.

Segera bentuk komisi 1-8 mengacu pada delapan standard nasional pendidikan. Hal yang dilakukan adalah: melengkapi dokumen terkait komisinya (misalnya komisi 1 standar tenaga pendidik dll). Komisi ini berlaku selama satu tahun ajaran untuk membuat sekolah selalu siap akreditasi

Minta tiap komisi membuat satu program inovasi. Saat yang sama buat komisi audit independen yang mengaudit tiap program. Mengaudit berarti menelaah pelaksanaan dan tantangan program inovasi di lapangan.

Lakukan penataan pada sistem penggajian guru, dengan prinsip sebagai berikut:
1. Tiap tahun selalu ada kenaikan menyesuaikan inflasi
2. Bagi golongan guru (berdasar hasil appraisal tahunan per 6 bulan) dengan penggolongan sebagai berikut: Golongan 1 (kenaikan paling tinggi), golongan 2. 3 dan golongan 4 (yang paling sedikit kenaikannya, hanya menyesuaikan inflasi)
3. Tiap bulan guru dinilai kinerjanya dengan sekolah memberikan pertanyaan kepada semua siswa : a. apakah kamu senang dengan pelajaran yang diajarkan oleh bpk/ibu….b. apakah kamu senang belajar dengan bpk/ibu….c. apakah pelajaran yang beliau berikan membuat mu ingin mempelajari lebih lanjut?
4. Sekolah meminta murid mencatat kehadiran guru guru di kelas untuk membudayakan prinsip ON TIME dan FULL TIME. Siswa hanya diminta mencatat kehadiran gurunya apakah on time atau tidak, jika tidak on time kenapa sebabnya. Dengan demikian guru dimonitor juga oleh siswa . Sebelumnya sekolah umumkan terlebih dahulu sistem ini agar guru tidak menjadi sensi.
5.Komponen gaji terdiri dari: nilai TOEIC/TOEFL guru, appraisal kepala sekolah dan hasil survey kepada siswa


Iklan