IEP sebagai alat guru dalam mendokumentasikan usaha mengubah siswa.

IEP

Guru sering merasa usahanya sia -sia dalam mengubah siswa, baik perilaku maupun akademisnya. Parahnya lagi siswa yang belum berhasil diubah kemudian diwariskan kepada guru lainnya di tingkat yang lebih tinggi saat anak itu naik kelas. Guru yang terwariskan anak yang bermasalah sering memulai usahanya dari awal. Dikarenakan tidak adanya alat dokumentasi yang bisa merekam jejak usaha guru sebelumnya. Gunakan prinsip SMART dalam penyusunannya spesifik, terukur, tercapai, relevan dan dibatasi waktu.

Apa itu IEP?

Sebagian guru menyebutnya kontrak belajar. Sebuah hal yang mirip namun IEP mempersyaratkan dukungan orang tua siswa yang penuh agar siswa bisa berhasil. Silakan dilihat format pada tulisan ini.

Fungsi IEP apa saja?

1. Alat perencanaan dan sebagai alat untuk mereview langkah yang telah dilakukan
2. Sebagai cara positif mendukung siswa yang memerlukan dukungan support akademis dan perilaku di sekolah
3. Digunakan oleh guru dalam mendokumentasi langkah apa yang ia lakukan pada siswanya.

Hal penting apa yang mesti tertera di IEP?

1. APA saja support yang diberikan
2. CARA pemberian support kepada siswa
3. SEBERAPA sering support akan diberikan
4. 3 target yang disepakati
5. Siapa yang akan memberikan support selain guru (bisa kepala sekolah, orang tua siswa atau guru BK)

Siapa yang harus memiliki IEP?

1. Anak-anak yang dianggap ‘bermasalah’ (bisa perilaku atau akademis) dalam kelas dan membutuhkan dukungan ekstra
2. Anak-anak yang memiliki masalah tertentu dalam proses belajar mereka

Siapa yang menulis IEP?

1. Guru di kelas paralel menulis IEP bersama-sama, atau guru dengan koordinator kelas paralelnya.
2. Harus ditulis bersama DENGAN SISWA untuk itu penting menggunakan bahasa yang siswa mengerti. Tanyakan kepada mereka apa yang mereka anggap sulit / ingin didukung. Diskusikan target bersama. Berikan kepemilikan anak pada IEP mereka
3. Guru lakukan terus konsultasi dengan ORANG TUA siswa

IEP harus mengandung:

1. KRITERIA SUKSES, hal apa yang membuat guru yakin bahwa siswa sudah bisa dikatakan mengalami perubahan.
2. Bagaimana cara melakukan EVALUASI, hal- hal apakah yang perlu guru lakukan untuk melakukan evaluasi apakah siswa sudah lakukan perubahan atau belum
3. Apa targetnya?

Hal apa saja dari siswa yang bisa guru angkat sebagai IEP

1. Cara siswa lakukan komunikasi
2. Kemampuan calistung siswa
3. Pembelajaran Bahasa Inggris
4. Kemampuan Matematika
5. Perilaku / keterampilan sosial

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s