Strategi Penggalangan Sumber Daya Sekolah yang Efektif

unique-fundraising-ideas-1030x674

Peran komite sekolah dalam mengiringi perubahan di sekolah sangat penting. Jika sekolah lalai melibatkan maka sekolah akan kurang demokratis dalam prakteknya dan peran komite sekolah hanya layaknya stempel. Pintu perubahan bagi revitalisasi peran komite sekolah sudah sangat terbuka. Terbukti dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, komite mengemban tugas untuk menggalang dana dan sumber daya pendidikan dari masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif.

Saat yang sama belum semua Komite Sekolah memiliki kapasitas yang cukup dalam menggalang sumber daya yang kreatif khususnya dari pihak eksternal sekolah. Sementara dukungan anggaran dari pemerintah baik melalui APBN maupun APBD melalui berbagai skema seperti BOS, DAK, KIP dan lain-lain belum mampu mengakomodir kebutuhan sekolah dalam meningkatkan mutu layanannya diatas standar pelayanan minimal (SPM).

Sementara itu, Satgas Saber Pungli Kota Surakarta Ipda Supanto menjelaskan, pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, sekolah memang sama sekali tidak boleh melakukan pungutan pada murid dan wali murid. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 10, Pasal 11 dan Pasal 12.Namun dalam Pasal 10, disebutkan bahwa Komite Sekolah boleh melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya. (link berita)

Dengan demikian sekolah mesti canggih dalam menggalang dana, caranya antara lain:

  1. melalui pertunjukan, sekolah mendapat dana melalui tiket masuk dan kegiatan lainnya yang membuat peserta diharapkan membayar dan menyumbang untuk sekolah.
  2. menjual karya siswanya (bisa karya seni atau makanan), dibeli oleh undangan yang hadir atau lewat online.
  3. menggunakan situs kita bisa https://kitabisa.com/   Situs donasi yang menggalang dana (fundraising) untuk inisiatif, campaign dan program sosial

Saat yang sama, jika sekolah anda sudah melakukan pengumpulan dana lewat online, sekolah mesti siap juga untuk didatangi. Dalam kaitan itu beberapa hal yang penting dalam mengumpulkan dana dari masyarakat adalah

  1. sekolah mesti menugaskan satu orang guru untuk menjadi ketua tim promosi kegiatan sekolah. Ketua tim pengumpulan dana sudah pasti adalah orang yang ditunjuk kepala sekolah. Namun untuk mendokumentasi kegiatan sekolah mesti ada orang yang khusus ditunjuk. Diutamakan punya kemampuan media sosial dan desain grafis. Dikarenakan orang ini juga mesti bisa membuat proposal dan school profile yang menarik.
  2. kegiatan di kelas mesti terus diperbaharui. Siswa belajar aktif, kelas ada pajangannya sehingga akan layak untuk difoto kemudian disebar luaskan. Saat sekolah anda perlu bantuan bukan berarti kegiatan di kelas anda muram dan pasif.
  3. kondisikan guru agar kelasnya siap didatangi kapan saja oleh calon donor. Kondisikan juga agar siswa menjadi percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini sangat penting mengingat orang luar sangat senang bisa menerima informasi langsung dari siswa penerima manfaat.

Saat sekolah bekerja sama dengan komite dalam melakukan pengumpulan dana seperti yang sudah diamanatkan dalam peraturan menteri terbaru, sekolah menjadi punya jalan untuk membiayai penambahan sarana dan prasarana sekolah secara mandiri.

 

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s