10 tanda bahwa sekolah anda belum ‘berkarakter’

 

Sekolah adalah sebuah organisasi sekaligus lingkungan dimana setiap harinya ada interaksi dan aktivitas. Jika sebuah sekolah lalai dalam pengelolaan karakter hal yang terjadi adalah sekolah akan bernuansa negatif. Ada interaksi namun tidak mendidik, ada kegiatan namun sekedar rutinitas.

Apa ciri sekolah yang bernuansa negatif dan cenderung menjelma bukan membesarkan potensi namun menjadi lembaga yang gagal menelurkan lulusan yang siap hidup di masyarakat.

1. Sekolah tidak pernah punya standar mengenai perilaku apa yang diinginkan ada dalam keseharian di sekolah dari guru siswa dan komunitas di sekolah.

2. Keseharian aktivitas di kelas adalah catat buku sampai habis alias konvensional. Guru merasa sudah laksanakan kewajiban jika sudah berceramah di depan siswanya.

3. Kelas tidak punya kesepakatan kelas dan siswa tak pernah diajak berembuk dalam membuat kelasnya menjadi kelas yang kondusif. Setiap kejadian di kelas diselesaikan secara insidentil saja sesuai mood dari guru di hari itu.

4. Komunikasi bukan dianggap hal yang serius di sekolah. Semua punya gaya berkomunikasinya sendiri sendiri. Guru galak akan tetap galak karena ia pikir beginilah semestinya seorang guru dan sebaliknya guru baik akan ingin dianggap baik bahkan jadi bisa dibuat ‘mainan’ oleh siswanya.

5. Sekolah menganggap tempatnya belajar hanya di kelas. Padahal saat jam istirahat di lapangan olah raga, di kantin dan di setiap sudut kegiatan siswa tetap ada proses penyerapan nilai nilai dari anak satu kepada anak lainnya. Sayangnya anak lebih cepat belajar hal yang negatif dibanding hal yang positif.

6. Suasana sekolah muram, tidak banyak hiasan, tempelan sampai toiletnya dibiarkan tak terawat. Lingkungan sekolah hadir tidak menarik dan tidak membuat penghuninya betah.

7. Visi misi sekolah hanya sekedar tempelan kosong tanpa isi. Visi misi belum hadir sebagai ruh dari sekolah dan tidak tersosialisasikan dengan baik kepada semua komponen di sekolah. Setiap kegiatan sekolah cenderung terlepas dari visi misi.

8. Kegiatan sekolah hanya terbatas pada jam belajar saja. Ekstra kurikuler belum tersedia. Siswa belum tersalurkan minat dan bakatnya

9. Guru Bimbingan Konseling tampil sebagai polisi sekolah. Ia belum diposisikan sebagai orang yang ahli dalam penanganan dan pencegahan permasalahan perilaku siswa.

10. Kepala sekolah hanya sibuk administrasi saja, ia belum anggap guru guru yang menjadi tanggung jawabnya sebagai team.

Saya sengaja menggunakan kata belum pada judul tulisan ini dikarenakan semua yang terjadi di sekolah adalah sebuah proses untuk menjadi baik. Jika sekolah punya mind set bertumbuh dan berkembang maka situasi terkini akan dianggap sebagai awal mula perubahan. Sekaligus semua pihak akan dianggap sebagai sosok penting dalam perubahan sekolah menuju arah yang lebih positif.

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

One thought on “10 tanda bahwa sekolah anda belum ‘berkarakter’”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s