7 resep mengelola grup wa sebagai sarana komunikasi guru dengan orang tua siswa

whatsapp-messenger-download-watsab-for-android-D8AAD8ADD985D98AD984-D988D8A7D8AAD8B3-D8A7D8A8-D985D8A7D8B3D986D8ACD8B1

Media sosial seperti Whatsup telah menjadi sarana yang cukup baik dalam menjalin komunikasi. Di sekolah media seperti whatssup atau biasa disebut sebagai WA biasa dipakai sebagai sarana komunikasi orang tua siswa di kelas. Jika anda adalah wali kelas atau guru kelas maka diskusi mengenai media seperti WA ini akan sangat berguna. anda mungkin bukan tipe orang yang senang berkomunikasi selepas mengajar, namun di masa sekarang anda mesti siap jika orang tua siswa di kelas anda tiba tiba tanpa permisi menggabungkan nomor telp anda ke grup kelas yang mereka bentuk .

Mari jadikan sarana grup WA ini sebagai sarana yang efektif dalam mengelola orang tua siswa di kelas dimana anda menjadi wali kelasnya. Caranya adalah;

  1. Gunakan bahasa yang resmi saat menjawab pertanyaan orang tua siswa di grup WA. Jika ada orang yang bertanya pertanyaan yang sama padahal sudah anda jawab, jangan ragu untuk lakukan kopas. Meminta si penanya untuk scroll ke atas hanya akan sia sia.
  2. Hindari menjadi admin, biarkan salah satu orang tua siswa yang menjadi admin. Minta admin untuk punya peraturan standar sebuah grup. Misalnya dilarang menyinggung SARA dan menaruh berita atau lelucon yang diluar konteks
  3. Punya jadwal khusus untuk menjawab pertanyaan dan tanggapan dari orang tua siswa. Biarkan orang tua siswa tahu kapan jadwal anda berkomunikasi di grup. Hidup anda bukan hanya untuk terlibat secara mendalam di grup WA, walaupun isi nya adalah orang tua siswa di kelas anda. Lakukan saat anda ada di waktu luang.
  4. Upayakan setiap minggu selalu memasukkan artikel pendidikan. Silakan kopas dari blog ini jika dirasa ada yang cocok. Jika ada orang tua siswa yang bermasalah dengan anaknya atau sebaliknya. Anda bisa memasukkan artikel pendidikan sebagai sarana untuk pengetahuan sebagai upaya penyelesaian masalah. Tanpa maksud untuk menyindir pihak yang bermasalah.
  5. Jadikan grup WA sebagai sarana pengumuman. Jika ada diskusi setelahnya upayakan untuk hanya menjawab 30 menit setelah pengumuman.
  6. Tugaskan salah satu orang tua siswa untuk menjadi reporter dadakan di sekolah dengan memposting foto saat ada acara sekolah. Hal ini akan menolong orang tua siswa yang sibuk.
  7. Ucapkan selalu kata kata sejenis maaf dan terima kasih saat membalas pesan, dikarenakan banyak orang tua siswa yang masih perlu contoh etika dalam berkomunikasi online

Sebagai guru saat ini mesti siap dalam berkomunikasi menggunakan berbagai medium. Jika anda menolak atau ogah ogahan saat diajak masuk ke grup WA yang telah dibentuk maka akan mencitrakan kurang baik bagi kerja sama guru dan orang tua siswa.

Iklan

2 tanggapan untuk “7 resep mengelola grup wa sebagai sarana komunikasi guru dengan orang tua siswa

  1. Sy sih klo punya grup yg anggotanya ortu siswa, blm ada sih. Krn slain ortunya yg gak smua punya WA, skolah kmi jg di desa, jdi akses trhdap sinyal agak sulit.

    Tp saran Anda ini ckup mnarik, krn memang skrg jamannya dunia digital, jd mesti gak boleh ktingglan jg.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s