​5 kesalahan yang biasa sekolah lakukan saat lakukan rapat di awal tahun ajaran baru.

Sekolah sebagai sebuah komunitas pembelajar perlu memulai awal tahun ajaran baru dengan tepat. Jika tidak maka sekolah akan kehilangan momentum awali tahun ajaran baru dengan pijakan yang kuat untuk menjalani setahun penuh tahun ajaran.

Di saat yang sama sekolah banyak lakukan kekeliruan saat mengawali tahun ajaran antara lain:

1. Memulai tahun ajaran baru tidak dengan paparan kepala sekolah mengenai kondisi terkini sekolah. Dari sisi jumlah siswa sampai apa saja hal yang sudah atau belum tercapai dalam rangka pemenuhan visi misi sekolah. Kepala sekolah mesti bicara semua aspek penyelenggaraan sekolah. Kepsek boleh saja ajak kepala TU saat ada bahasan soal keuangan serta pejabat terkait lain sesuai bidang.

2. Memulai tahun ajaran baru langsung kerjakan administrasi pengajaran untuk satu tahun ke depan. Padahal administrasi pengajaran adalah sebuah dokumen kerja yang perlu dilakukan sepanjang satu tahun ajaran. Lebih baik sekolah minta guru untuk membuat perencanaan untuk satu atau dua minggu pertama di tahun ajaran.

3.  Mengundang motivator pendidikan dan bukan seorang fasilitator pelatihan guru.  Lalu apa yang salah dengan undang motivator? Seorang motivator hanya menyemangati dan bukan menunjukkan caranya. Lebih baik undang motivator saat acara outbound guru guru. Guru perlu ditunjukkan caranya dan bukan sekedar diberi semangat habis habisan untuk kemudian padam segera setelah acara.

4. Menghadirkan pengawas atau pejabat dinas pendidikan saat rapat di awal tahun ajaran baru. Sebuah langkah yang kurang tepat untuk menghadirkan pejabat diatas dikarenakan jika diberi kesempatan hal yang terjadi adalah ceramah panjang lebar. Dalam konteks sekolah swasta meminta ketua yayasan berbicara di forum adalah juga langkah yang kurang tepat. Dikarenakan suasana jadi cenderung intimidatif, dengan guru sebagai topik bahasan (biasanya) dari sisi hal yang jadi kekurangan. Lebih baik berikan panggung pada kepala sekolah untuk tampil di depan anak buahnya langsung. Terlalu panjang jenjang nya bila ketua yayasan atau pejabat dinas pendidikan diminta berbicara langsung di depan guru. Kecuali dalam acara resmi atau perayaan.

5. Menyelenggarakan awal tahun ajaran baru dengan waktu yang singkat hanya satu hari misalnya. 3 hari adalah waktu yang pas untuk adakan rapat dengan komposisi agenda acara: paparan kepsek, pelatihan, games, rapat perencanaan sampai persiapan fisik kelas untuk sambut siswa di hari  pertama masuk sekolah.

Rapat awal tahun ajaran perlu diawali dengan agenda yang bermutu dan mencerahkan. Guru akan pasif dan ogah ogahan jika agendanya hanya diisi ceramah dan hal yang jauh dari praktek di kelas.

Selamat memulai tahun ajaran baru!

Iklan

2 thoughts on “​5 kesalahan yang biasa sekolah lakukan saat lakukan rapat di awal tahun ajaran baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s