4 cara mudah menumbuhkan budaya tertib administrasi bagi para guru

Bicara mengenai budaya di sekolah ada beberapa macam budaya yang biasa ada dan terdapat di sekolah ada beberapa macam;

1. Budaya tepat waktu

2. Budaya tertib administrasi RPP dan lain sebagainya

3. Budaya senyum sapa dan salam

4. Budaya berprestasi

5. Budaya bersih

6. Dan lain lain

Dari sebuah perbincangan dengan sahabat, ada perkataan menarik yang saya kutip untuk anda.

Pak agus ada pribahasa mengatakan ” BISA KRN BIASA ” bagi saya pribadi yg sulit itu membiasakan diri. Dulu waktu saya mengajar di bogor itu setiap hri buat RPP sebelum masuk kekelas ditandatangani dulu dg kepala sekolah itu biasa aja nyantai, sekarang terasa berat krn tdk biasa n terbawa arus….

Bagaimana caranya agar saya bisa terbiasa lg dg kebiasaan yg baikk?

Nah menarik ya, kutipan diatas sudah bisa dicirikan bahwa sahabat saya berbicara mengenai budaya tertib administrasi di sekolah dia saat ini. Pembandingnya adalah sekolahnya yang sebelumnya.

Tulisan ini akan mengambil contoh perihal budaya tertib administrasi di sekolah.

Tips bagaimana agar sebuah hal yang baik bisa menjadi budaya di sekolah, dengan mengambil  budaya menulis RPP sebagai contoh 

1. Ada peran kepala sekolah. Kepala sekolah terlibat penuh dalam upaya membuat guru sadar dan menyadari. Tugasnya bukan sebagai penegak disiplin layaknya satpol PP namun lebih kepada mitra dalam memberikan pertanyaan kepada guru guru yang menjadi binaannya mengenai hal apa yang sudah berhasil dilakukan dan hal apa yang belum. Kepala sekolah bukan menjadi sosok yang suka mengkritik namun ia kerap bertanya apa hal yang belum berjalan. Ia melakukan pendekatan sebagai coach. 

2. Ia juga orang yang selalu membawa perihal RPP ini dalam meeting , sambil terus bertanya hal apa yang bisa ia bantu sebagai pemimpin agar guru gurunya mau membuat RPP tanpa dipaksa. Guru yang dinilai berhasil dalam menjadi sosok yang tertib administrasi diminta berbagi didepan forum mengenai resepnya. Dengan demikian sesama guru saling belajar.

3. Melekatkan point mengenai tertib administrasi dalam penilaian kinerja guru tahunan. Seorang guru adalah orang dewasa yang sebenarnya tak perlu dipaksa. Namun bagi guru yang memilih untuk tidak mematuhi atau bandel maka pilihannya ia mesti dipaksa dengan gajinya dipengaruhi oleh kinerjanya, yang salah satu ukurannya adalah tertib administrasi.

4. Guru diberikan pelatihan dan terus diingatkan bahwa semua akar dari perubahan ini agar sekolah bisa lebih baik dalam melayani siswanya. Guru juga diberikan pengetahuan terkini mengenai RPP, bukan mengenai formatnya namun lebih pada bagaimana cara mengisinya agar efektif dan bernilai.

Tertib administrasi hanya akan bisa jadi budaya jika semua pihak di sekolah menganggapnya bukan sebagai beban namun lebih kepada perjalanan agar bisa menjadi guru yang professional.

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s