5 prinsip agar kepala sekolah mampu menjadi ‘marketer’ sekolah yang handal

pemasaran sekolah

Di sekolah swasta urusan penerimaan siswa baru adalah urusan kepala sekolah juga. Jika anda yang sedang membaca artikel ini adalah seorang kepala sekolah, maka artikel ini diharapkan akan sedikit banyak membantu bagaimana anda ‘berjualan’ mencari siswa baru.

Sebagai kepala sekolah anda mungkin diserahkan tanggung jawab untuk memimpin sekolah dikarenakan faktor berikut ini

  1. anda punya hubungan keluarga dengan pemilik sekolah
  2. anda adalah guru paling senior, kata senior erat kaitannya dengan mumpuni, karena itulah anda terpilih
  3. anda dipandang tidak punya kubu, maklum di sekolah swasta biasa sekali adanya kubu kubuan (walaupun tidak sehat dan tidak dianjurkan)
  4. anda dipandang muda, segar dan berpendidikan lebih baik dari semua guru yang ada.
  5. anda dekat dengan kepala sekolah sebelumnya, jadilah dengan mudah anda terpilih.
  6. anda terkenal baik administrasinya dan punya cara kerja yang bagus, sesuai dead line.

Ada banyak lagi alasan kenapa seseorang terpilih, apapun alasannya inti dari tulisan ini adalah sebagai kepala sekolah anda harus bisa ‘jualan’!

Berbeda dengan jualan produk, seorang kepala sekolah dalam menjual sekolahnya agar siswa dan orang tua siswa mau mendaftar perlu menggunakan prinsip sebagai berikut:

  1. Punya karakter profesional, tidak malu mengakui kekurangan sekolahnya namun punya banyak cara mengemukakan kelebihan sekolahnya dibanding sekolah lain. Punya semangat belajar terhadap hal yang baru di area tugasnya. Bagus dalam berkomunikasi, sopan dan rapih dalam berpakaian serta punya kemampuan untuk mendengar. Punya kemampuan persuasi agar bisa meyakinkan calon orang tua siswa bahwa sekolah anda adalah sekolah yang tepat bagi pendidikan putra dan putri orang tua siswa yang datang.
  2. Bersikap optimis pada tugas yang diemban. Sebagai kepala sekolah anda bisa saja membawahi dua unit kerja, misalnya SD dan SMP atau TK dan SD dan lain sebagainya, mohon berlaku seperti anda tahu semuanya di hadapan calon orang tua siswa. Mengatakan anda tidak tahu mengenai satu unit yang lain, misalnya anda berasal dari unit TK namun diminta mengepalai juga unit SD, di depan orang tua siswa anda mengatakan tidak begitu mengerti mengenai unit TK. Maka akan sangat berbahaya sekali, dikarenakan orang tua siswa akan runtuh kepercayaannya.
  3. Bersedia ‘mendengar’ orang tua siswa. Senang mengerti bahwa setiap orang tua siswa punya alasan sendiri sendiri dalam memilih sekolah anda. Bisa karena jaraknya dekat, bisa karena sekolah punya kurikulum yang bagus sampai yang paling sederhana dikarenakan adik atau kakaknya si calon murid sudah ada di tempat itu. Sebagai kepala sekolah berusahalah untuk mendengar terlebih dahulu apa yang menjadi ketertarikan mereka terhadap sekolah anda. Syukur jika anda punya kemampuan konseling bagi orang tua siswa dalam waktu yang sangat singkat.
  4. Mengerti seluk beluk semua program yang terjadi di sekolah anda. Dari A sampai Z, jika anda kurang menguasai, latihlah guru guru yang berkaitan dengan hal ini agar punya kemampuan komunikasi yang baik agar bisa membantu kepala sekolah menjelaskan.
  5. Mengerti betul urusan administrasi pembayaran dan lain sebagainya. Mungkin ini di sekolah anda jadi urusan bagian lain, namun siaplah untuk bisa menjelaskan. Sambil bersiap untuk dirayu oleh orang tua siswa agar diberi diskon.

Menjadi kepala sekolah swasta adalah sebuah jalan untuk berikan kontribusi anda pada dunia pendidikan. Jika anda sukses maka terbentang jalan bagi anda untuk berkiprah membentuk generasi bangsa. Jadi selamat mempengaruhi orang tua siswa.

Iklan

Penulis: agusampurno

Mitra menuju sekolah efektif dan guru profesional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s