9 kesalahan guru saat menilai siswa dan solusinya

Desirable Characterisitics of authentic assessment

Menilai berarti memberikan umpan balik. Jika guru ingin penilaiannya kepada siswa menjadi bermakna, penting kiranya untuk mengetahui hal apa saja yang biasa terjadi dalam proses penilaian terhadap siswa.

  1. Siswa jarang dinilai usahanya
  2. Jika siswa dinilai usahanya biasanya dikarenakan nilai akademisnya tidak memenuhi standar dan baru kemudian guru menilai usaha atau karakter siswa
  3. Karakter atau cara siswa bekerja hanya menjadi pelengkap
  4. Siswa jarang mendapatkan umpan balik yang positif.
  5. Guru merasa hanya harus berperan sebagaui hakim dan bukan sebagai ‘pelatih’ yang memulai semuanya dari hal yang siswa mampu dan bisa
  6. Penilaian bersifat tertutup dan hanya menjadi kewenangan guru saja
  7. Guru jarang merujuk pada apa sebenarnya yang ingin dinilai dari pembelajaran ini (indikator) dan cenderung merujuk pada bentuk dari penugasan itu sendiri (laporan, presentasi dll)
  8. Penilaian dan penugasan cenderung dari itu ke itu saja (macamnya hanya pilihan ganda atau essay) alasan guru biar gampang memeriksanya
  9. Guru jarang melibatkan siswa dalam menilai, ia sendirian menilai semua karya siswanya, sehingga waktunya banyak habis untuk mengoreksi

Berikut ini adalah solusi yang nisa dilakukan oleh seorang guru untuk meminimalisir kesalahan diatas Lanjutkan membaca “9 kesalahan guru saat menilai siswa dan solusinya”

Iklan