Tiga sosok yang ada di dunia persekolahan

Listen, Learn, Lead

Tiga sosok yang ada di tulisan ini adalah sosok yang ada di dunia persekolahan kita. Silahkan berkomentar jika ternyata ada di sekolah anda.

Guru

Sibuknya hanya mengajar dan menghabiskan buku teks. Hidupnya tenang dan bahagia ketika buku teks mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya selesai diajarkan dan selesai penuh halamannya dikerjakan oleh siswa nya. Pembelajaran kreatif? Itu sih baguus, buat orang lain dan bukan untuk saya, karena bikin capek dan belum tentu sebanding dengan gaji yang diterima. Di ruang guru sibuk bercanda, bicara mengenai hal yang tidak perlu dan mengeluh soa gaji dan kesejahteraan. Paling senewen lihat guru lain berkembang apalagi dapat tanggung jawab yang baru. Jika ada masalah senangnya cari dukungan dan bukan cari penyelesaian. Memandang orang lain karena lama atau sebentarnya masa kerja, ukuran hormat cuma pada senior dan meminta hormat dari junior. Paling senang membanding-bandingkan kesejahteraan yang didapatnya dengan orang lain dan selalu membandingkan sekolahnya sendiri dengan sekolah lain yang menurutnya lebih enak dan sejahtera serta ringan kerjanya.

Murid

Kehidupannya cuma dari tes satu ke tes yang lainnya. Tasnya berat dengan buku teks, lebih berat dari anak kuliahan bahkan. Pelajaran yang diterima selalu soal hapalan dan jangan harap ada pembelajaran kreatif karena gurunya lebih suka kelas yang diam dan muridnya mendengarkan saja sepanjang hari. Setelah pulang sekolah ada lagi les demi les yang mesti dijalani.

Bukan les hobby namun les mata pelajaran yang sama di sekolah karena pulang sekolah gurunya senang memberikan PR yang ia mesti kerjakan, kebanyakan pelajaran yang baru dipelajari dan belum sempat ia mengerti. Gurunya sengaja memberikan tipe PR seperti itu karena guru tahu muridnya punya guru les atau malah berharap murid les dengannya. Acara yang menyenangkan dan kegembiraan untuk tampil naik ke panggung hanya di hari besar saja atau di akhir tahun saat perayaan kelulusan kakak kelas. Jarang sekali senang-senang di kelas karena game atau permainan dalam pembelajaran itu hanya untuk murid yang malas. Murid yang ‘pintar’ sebaiknya duduk diam mendengarkan dan catat sampai habis.

Orang tua siswa

Selalu deg-degan dengan nilai anaknya dan sebaliknya gampang mengeluh dengan sekolah anaknya. Keluhannya berkisar dari pelayanan, administrasi cara guru mengajar sampai toilet sekolah yang tidak beres. Selalu menantikan saat-saat rapat atau pengambilan rapor karena itu saat yang tepat untuk menumpahkan kekesalan yang terpendam selama berbulan-bulan terhadap sekolah anaknya. Gemarnya menghitung apakah sekolah tempat anaknya bersekolah mengambil ‘untung’ yang terlalu banyak dari uang yang ia bayarkan. Jika ada kesempatan selalu ia minta sekolah membuat perincian dari program pembelajaran yang sekolah lakukan. Senangnya menuntut ini dan itu karena merasa kurang terus atas apa yang diberikan sekolah untuk anaknya. Membela guru yang baik pada anaknya dan sebaliknya menuntut guru yang jelek untuk dikeluarkan kalau tidak ia yang akan mengeluarkan anaknya dari sekolah.

Apakah sosok itu yang ada di sekolah anda? Segeralah lakukan perubahan, karena masa depan adalah sekarang

2 thoughts on “Tiga sosok yang ada di dunia persekolahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s