Pentingnya dewan sekolah (School Board) di sekolah swasta

SchoolBoard2

Ciri-ciri sekolah swasta yang makin dipercaya oleh masyarakat adalah minat masyarakat terhadap sekolah yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah siswa dan guru yang terus meningkat.

Pastinya pertumbuhan yang cepat tersebut memerlukan ekspansi proporsional alat bantu pengajaran dan fasilitas, program akademik yang mendukung visi dan misi sekolah , peningkatan jumlah guru yang berkualitas, profesional dan perencanaan manajemen sekolah partisipatif yang melibatkan seluruh stake holder sekolah (Yayasan, pimpinan sekolah, guru, orang tua siswa dan masyarakat)

Sebuah sekolah swasta bisa tetap bertumbuh jika ada kerjasama yang baik antara Yayasan sebagai pendiri dan pemilik sekolah, para petinggi, guru dan staf, orang tua sebagai mitra dalam mendidik, ahli pendidikan dan nara sumber lainnya. Kesemuanya memberikan pondasi yang kuat bagi sekolah dalam terus berkembang.
Kenapa Dewan Sekolah itu penting?
• Untuk memberikan lingkungan yang baik dalam perkembangan sekolah sebagai institusi
• mendapatkan alternatif sudut pandang yang berbeda
• merekam kesan dan harapan orang tua siswa melalui pertemuan yang dinaungi oleh suatu kelembagaan.
• Agar perasaan kekeluargaan, rasa memiliki, komitmen untuk sama-sama membesarkan sekolah terus menerus dipupuk dan dibina dalam nuansa saling percaya
• Memberikan motivasi bagi orang tua siswa melalu perwakilannya untuk berpartisipasi dan bekerja sama dalam menemukan solusi terbaik untuk masalah sekarang dan dengan fokus pada kelangsungan hidup dilandasi visi dan misi sekolah.
Berdasarkan pada kebutuhan di atas akan sangat baik jika sekolah berinisiatif untuk mendirikan sebuah Dewan Sekolah atau School Board (SB) sebagai badan yang akan meningkatkan kerjasama dan partisipasi aktif dari semua pihak (stake holder).
SB terdiri dari wakil-wakil dari orang tua sekolah, guru, dan Yayasan dengan detail sebagai berikut: 2 perwakilan yayasan, 5 orang perwakilan orang tua siswa, 2 kepala sekolah, 1 orang Admin dan 1 orang guru senior. Peran mereka berfokus terutama pada hal-hal makro, strategis atau yang bersifat sensitif. School Board (SB) berbeda dengan PErsatuan Orang tua Murid dan Guru (POMG) yang nantinya setelah lembaga School Board ada akan aktif dibantu dan bekerja sama erat dalam hal-hal teknis dan operasional.

Pada intinya pendirian SB dikarenakan sekolah menyadari konsep dasar di mana Yayasan pemilik dan pengelola sekolah percaya bahwa keberhasilan dalam pendidikan adalah tanggung jawab bersama dan usaha antara Yayasan, manajemen Sekolah , orang tua siswa dan masyarakat.

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s