Berbagi sudut pandang di sekolah, sebagai pengelola, guru dan orang tua siswa

8035424219_8fa6e1766e_b

Banyak yang menyangka mengelola sekolah sama dengan mengelola perusahaan, kantor dan tempat kerja lainnya. Prinsipnya memang sama seperti tempat kerja lainnya, ada produk barang dan jasa. Di sekolah produk berarti mutu lulusan yang dihasilkan, jasa berarti bagaimana pelanggan dalam hal ini orang tua murid merasa didengar dan diakomodir. Tentunya sesuai dengan kemampuan sekolah dan guru, baik dari segi keahlian, biaya tenaga dan waktu. Sebuah sekolah adalah sebuah komunitas dengan pengelola sekolah, kepala sekolah, guru, admin dan orang tua siswa menjadi elemennya. Semuanya berbagi tugas tanggung jawab agar siswa bisa merasakan hasil dan manfaatnya. Ujung-ujungnya akan tercipta sekolah sehat yang jadi kepercayaan masyarakat.

Sebagai elemen di sekolah tentu semua punya sudut pandang dan soal bagaimana menyatukan sudut pandang tersebut mari kita bahas satu persatu.

Sebagai pengelola sekolah/yayasan punya pandangan atau punya keinginan;

  • guru-guru yang menjadi pelaksana di lapangan bekerja profesional dan tepat waktu
  • guru tahu tugas dan kewajiban
  • guru mengajar anak didik dengan kasih sayang
  • admin bekerja dengan baik mengelola keuangan serta berkomunikasi yang sehat dengan orang tua siswa sebagai marketing
  • orang tua siswa mau mengerti kesulitan serta kerumitan dalam mengatur sekolah
  • guru yang sadar bahwa dirinya adalah pendidik

Sebagai guru

  • ingin di upah dengan layak dan sesuai sebagai seorang yang profesional
  • ingin merasa dipercaya
  • ingin sekolah mencukupi kebutuhan mengajarnya(kertas dll)  dan semuanya dipenuhi tanpa waktu yang lama
  • ingin di berikan iklim bekerja yang sehat tanpa paksaan dan semua berdasarkan kesadaran yang diawasi oleh sistem
  • ingin dibiarkan belajar terus supaya cara mengajarnya menjadi makin baik dari hari ke hari
  • ingin melihat sekolahnya terus berkembang
  • ingin merasa bahwa sekolah menghargai dirinya sebagai individu yang mempunyai tugas mendidik manusia yang menjadi generasi masa depan
  • ingin menjadikan admin di sekolah sebagai mitra atau partner dalam mendidik siswa dan bukan sebagai orang yang mengawasi guru
  • ingin menjadikan orang tua siswa sebagai mitra dalam mendidik anaknya

sebagai orang tua siswa

  • ingin melihat guru anaknya nyaman mengajar, karena mereka yakin kalau guru nyaman maka mengajarnya juga makin bagus kepada anaknya
  • ingin melihat sekolah anaknya terus berkembang
  • ingin didengar keinginannya oleh sekolah
  • ingin komunikasi yang jernih antar sekolah dan orang tua
  • ingin melihat sekolah punya program yang bagus dan tidak hanya menarik bayaran namun dengan program yang itu-itu saja
  • ingin anaknya dihargai semua potensinya, karena hidup dan kehidupan tidak cuma soal nilai
  • ingin melihat sekolah menggunakan uang yang sudah dibayarkannya dengan cara yang maksimal
  • ingin anaknya memandang sekolah sebagai tempat yang menyenangkan

Kata orang bijak tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dengan kerja sama yang baik dan komunikasi yang efektif apapun jadi mungkin. Sekolah yang bagus sekarang bukan karena guru-gurunya saja yang bagus dan jempolan atau fasilitasnya yang memadai, sekolah yang bagus ada karena kerja sama.

berikut adalah hal yang bisa sekolah lakukan sebagai sebuah komunitas pembelajar

  • Sekolah mesti mengaktifkan organisasi POMG serta komite sekolah dengan demikian sekolah punya relasi yang positif dengan orang tua siswa
  • guru mesti sering dilatih sehingga ia merasa profesional
  • guru di percaya dan dihargai, hindari menerapkan disiplin ala pabrik oada guru, misalnya dengan memotong gaji jika tidak masuk atau jika melanggar terhadap suatu peraturan
  • jika guru melanggar, kepala sekolah yang mesti bertindak dan mengingatkan
  • sekolah mesti mencari sosok kepala sekolah yang bisa mengayomi semua elemen. Ia adalah sosok yang sayang pada guru, menghargai pemilik sekolah dan ingin berbuat yang terbaik bagi orang tua siswa
  • pengupahan dan penggajian dilakukan dengan struktur dan bukan sekedar dengan lama kerja atau senioritas, dengan demikian semua guru ditantang untuk jadi kreatif
  • sekolah mesti ubah format rapor yang hanya mengandalkan angka, selipkan juga karakter
  • Sekolah mesti sering lakukan kegiatan yang membuat anak senang bersekolah karena kegiatannya bukan hanya belajar dengan buku teks dan mendengarkan ceramah guru

 

One thought on “Berbagi sudut pandang di sekolah, sebagai pengelola, guru dan orang tua siswa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s