Membuat portfolio elektronik

dd76m5s2_412cmbmpbg4_b

 

Sekolah anda sudah ada jaringan internetnya? sayang sekali jika cara menampilkan pembelajaran masih di dominasi lewat kertas dan kertas.

Kertas yang banyak berpotensi pada ketiadaan kecintaan pada lingkungan. Sebagai guru masa kini saatnya kita mencoba yang namanya portofolio elektronik.

Sebuah portfolio bisa berisi dokumentasi perjalanan proses siswa dalam membuat karya atau sebuah dokumen yang berisi hasil akhir dari hal yang siswa pelajari dalam waktu tertentu.

Portfolio eletronik bukanlah
– karya murid yang kemudian di scan dipindahkan ke komputer
– dibuat oleh guru, kecuali kelas 3 SD ke bawah

Portfolio ada dua jenis;
– mengacu pada software (piranti lunak yang digunakan). Dalam hal ini guru bisa menggunakan powerpoint sampai membeli program khusus yang banyak terdapat di pasaran.
– mengacu pada penempatannya. Ditempatkan di internet. Misalnya blog. Murid menempatkan dokumen, foto, video di internet melalui blog yang dibuatnya.

Hal yang ‘mahal dan berharga’ dari sebuah portfolio adalah

-prosesnya. Akan lebih baik jika siswa yang memilih sendiri karya mana yang akan ia masukkan ke portfolio
– siswa diajak berpikir dan merasakan bahwa karya yang akan ia masukkan ke dalam portfolio bisa ia bisa dilihat terus sampai kapanpun.
– guru jadi fasilitator, ia tanamkan teknologi untuk keperluan yang positif
– guru jadi belajar lagi bersama siswanya. Bagaimana mengunggah ini dan itu, bagaimana membuat tampilan agar menarik dll

Ayo tunggu apa lagi mari membuat portfolio elektronik.

Iklan