Jadikan sekolah anda berwawasan dan berstandar internasional

Tulisan ini saya buat saat berita RSBI sedang hangatnya karena di putus MK tidak sesuai dengan amanat pendidikan di Indonesia.
Guru dan banyak sekolah tentu sedikit bertanya-tanya mengenai hal tersebut, apalagi bagi yang belum terbiasa dengan situasi sekarang dimana semua keputusan pemerintah bisa didebat dan digugat.
Jika anda guru atau pengelola sekolah sebenarnya ada banyak cara untuk menjadikan sekolah anda berwawasan dan berstandar internasional. Saya termasuk yang tidak setuju ukuran sekolah hanya pada fasilitas. Cara mengajar gurunya jauh lebih penting dari segalanya. Fasilitas penting namun lebih penting kemampuan guru mencari solusi. Inti dari sekolah yang berstandar internasional adalah cara sekolah dikelola, bagaimana guru mengajar baru fasilitas yang memungkinkan siswa belajar.

Bagaimana sekolah dikelola, sekolah internasional itu ….

  • ada transparasi, semua dikelola dengan baik dan dilaporkan lewat dewan sekolah (school board)
  • selalu mau meningkatkan diri, jika meminta sumbangan rasional dan peruntukannya jelas.
  • tidak memanfaatkan ketidak tahuan orang tua tentang manajemen pendidikan untuk keuntungan sekolah dengan cara meminta sumbangan yang mengada-ada
  • pimpinan sekolahnya terbuka komunikatif dan jujur
  • guru-gurunya diberikan kesempatan berkembang dan dipersiapkan untuk berubah ke arah lebih baik dengan cara pelatihan-pelatihan
  • guru-gurunya dilatih secara berkala
  • menggunakan gurunya dulu sebagai sumber belajar di kelas baru buku teks
  • guru dinilai secara berkala
  • pembelian fasilitasnya berdasarkan prioritas dan dipelihara dengan baik ketika sudah ada
  • menomorsatukan kebersihan dalam segala hal, kelas bersih, toilet bersih dan lapangan sekolah juga bersih

Di sekolah internasional itu, guru mengajar dengan …

  • merencanakan pembelajaran dengan cara bekerja sama
  • setiap minggu merencanakan pengajarannya
  • 10 menit sudah ada di kelas ketika kelas akan dimulai
  • menomor satukan siswa, tidak mudah melabel siswa dengan cap yang jelek
  • cara komunikatif pada siswanya dan komunikatif juga saat berkomunikasi dengan orang tua siswa
  • mengajar dengan hati, fokus kepada murid dan pada saat yang sama guru punya waktu untuk diri sendiri
  • menggunakan teknologi semampu yang sekolah punya atau yang ia punya
  • berkomunikasi pada siswanya dengan tough love atau tegas tapi ramah
  • menggunakan berbagi sumber yang ia punya dan bisa digunakan

Menjadi sekolah internasional lebih pada cara komunitas di sekolah itu berpikir dan bertindak hadapi perubahan jaman. Salah satu yang mesti dikuasai memang bahasa mengingat kaitan kemampuan siswa untuk bisa berkomunikasi lintas bahasa dan kebudayaan. Untuk itu guru-gurunya dibina juga kemampuan bahasa Inggrisnya dengan memberikan guru keleluasan untuk belajar lagi di tengah waktunya untuk mengajar.

Jadi semua sekolah bisa menjadi internasional dengan cara dan kemampuannya sendiri. Cap penting namun yang lebih penting adalah isi.

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s