Kiat sukses hadapi semester baru

Learning is more important than teaching. Teaching is lesson-long, learning is life-long

http://media.viva.co.id/thumbs2/2010/03/07/86223_sd_negeri_01_menteng_663_382.jpg

Guru dan murid memerlukan persiapan yang cukup dalam menghadapi sebuah hal di sekolah sebuah hal yang saya maksud adalah event besar di sekolah. Mengawali semester yang baru juga sebuah hal yang besar di sekolah. Semester yang baru biasanya mengakhiri masa liburan di sekolah dan dalam hal ini suasana hati guru dan siswa ada dalam suasana hati masih liburan saat masuk ke sekolah. Dengan demikian diperlukan pemanasan yang cukup demi suksesnya 6 bulan ke depan. Jangankan guru baru semua guru deg an memulai semester, maunya lanjutkan libur, alias libur terus hehe.

Semester baru adalah kesempatan kedua untuk seorang guru membenahi strategi dan cara pada murid yang sama  Semester yang baru menjadi kesempatan emas untuk teguhkan prosedur dan kuatkan kesepakatan antar guru dan murid  yuk jadikan semester   menjadi ajang guru melepas murid ke tingkat berikutnya dengan senyum

Dalam bidang pengajaran saatnya lakukan

  • Pengajaran yang baik di kelas, direncanakan juga per semester , sambil di update terus setiap harinya, sebelum dan sesudah mengajar  bagi guru baru di semester
  • demam panggung mestinya sudah berkurang  di semester   tugas guru tinggal meneguhkan budaya positif di kelas, dijamin 6 bulan ke depan enjoy .
  •  di semester ini guru juga masih punya waktu, komitmen pada diri sendiri untuk jadi pendengar yang aktif .
  • tantangan semester ini, bicara lemah lembut pada siswa yang senang bikin ribut di kelas .
  • hari  pertama di semester   , ajak anak untuk buat catatan kebiasaan baik apa yang ingin dipertahankan di semester ini .
  • ajarkan siswa membuat daftar kebiasaan yang baik karena kebiasaan yang baik akan jadi karakter .
  • Sejak detik pertama kelas dimulai di semester baru, katakan pada semua murid; ‘semua saya anggap sama!’
  • mulai semester ini ajak siswa kita belajar apa yang ia sukai, sambil belajar menyukai semua hal yang ia pelajari .
  • mulai semester ini lakukan kegiatan refleksi, dari refleksi akan lahir pengajaran yang lebih efektif

Dalam bidang administrasi pengajaran

  • semester baru ini, saatnya guru komitmen untuk mencicil pekerjaan administrasi, tidak tunggu sampai se gunung.
  • jadilah guru yang tertib administrasi rencanakan kegiatan dengan google calendar dijamin tidak ada yang ter lewat .

Dalam hal memotivasi siswa

  • minggu  pertama saatnya memotivasi siswa lewat tayangan clip yang memotivasi atau buat ‘target saya semester ini’.
  • Ramuan guru efektif di kelas adalah harapan yang tinggi pada siswa nya dan pengertian dan kesabaran .
  • Biarkan murid  kita akhiri semester ini dengan rasa bangga karena merasa dirinya dimengerti dan dihargai bukan karena sekedar ranking .

Dalam hal budaya di sekolah

  • Sekolah efektif adalah sekolah yang memberi ucapan selamat datang yang hangat pada guru nya lewat pelatihan awal semester .
  • 6 bulan ke depan saatnya guru bentuk komunitas yang sehat di kelas, saling menghormati dan bekerja sama dalam hal yang baik .

Dalam hal mengelola orang tua

  • selalu berprasangka baik dan jangan pernah berasumsi,   modal utama sukses komunikasi dengan orang tua semester ini.
  • Semester baru memang menantang, guru akan berhasil dengan cara lakukan terus kebiasaan  yang baik . saatnya pikirkan lagi pertemanan dengan sesama guru, dengan siapa anda berteman menentukan karier dan cara pandang terhadap dunia pendidikan  .
Iklan

Jika guru alami kebosanan dalam bekerja dan berkarier (Teacher Burnout)

Gambar

Teacher Burnout bisa diartikan sebagai kelelahan dari seorang guru dalam menjalani profesinya. Guru yang malas-malasan berbeda dengan guru yang lelah dan stress akibat beban pekerjaan yang menggunung. Teacher burnout jika dibiarkan akan membuorang guru kehilangan minat mengajar dan dunia pendidikan. Seorang guru yang terkena Teacher Burnout biasanya akan meninggalkan profesi mengajar ditahun ketiganya.

Cara terbaik untuk guru agar terhindar dari Teacher Burnout adalah dengan punya lingkaran pertemanan yang profesional di sekolah. Jika sebagai guru anda merasa senang mengajar namun merasa tidak punya harapan dan semangat, itulah ciri-ciri dari guru yang mengidap Teacher Burnout.

Pihak sekolah mesti cepat menyikapi guru yang terkena Teacher Burnout karena akan berpengaruh pada alitas mengajarnya. Guru baru atau muda pada saat mulai mengajar, segera cari mentor supaya ada yang memberi pengarahan dan petunjuk. Banyak guru yang segan berkata tidak, jadinya kebanyan pekerjaan jadi stress sendiri. Banyak guru yang sebenarnya terkena Teacher Burnout namun ia tidak sadar, jadinya siswa yang menjadi korban.

Guru yang terjebak rutinitas rawan terkena Teacher Burnout, maka ia harus mempunyai lingkungan lain selain disekolah. Guru yang senang pasang target tinggi-tinggi rentan terkena Teacher Burnout sebab ia merasa tidak berarti ketika gagal. Jauhi ruang guru yang isinya guru-guru yang jika bicara nyinyir, nyelekit, dan gemar mengeluh ini dan itu. Hidup hanya sekali, carilah teman sesama guru yang berpikir dan bersikap positif dalam kesehariannya baik dalam berkata maupun tindakannya.

Sosial media bisa berperan banyak dalam membuat guru terhindar dari Teacher Burnout dengan melakukan kegiatan blogging misalnya. Sosial media membantu guru merasa kehidupan yang sebenarnya ada diluar sana, sehingga ia menjadi tidak mudah stress dengan masalah disekolah. Sosial media membantu guru memperluas wawasan dengan cara diskusi dan mengikuti perbincangan dengan topik tertentu. Sosial media membantu guru belajar kembali tentang apa yang ia suka dan keluar sejenak dari rutinitas mengajar. Menjadi guru yang bahagia tidak hanya dibutuhkan rasa ikhlas, namun juga diperlukan sikap pandai membagi waktu dan mencicil pekerjaan.

Guru yang bahagia ukurannya salah satunya tentu kesejahteraan dan bertambah profesional ketika ia tersertifikasi. Banyak guru yang senang membawa pekerjaan ke rumah, namun dirumah tidak disentuh, dan besok paginya dibawa lagi kesekolah. Maka saat memilih menjadi guru, seseorang akan bahagia jika seimbang dalam menjalani kehidupan sosial dan profesional.

 http://wrogz.wordpress.com/2012/12/01/teacher-burnout/

Aritkel ini dikutip dari kumpulan tweet @gurukreatif