Menciptakan Siswa Yang berpikir Kritis dan Kreatif « Arief Al Hakim

Menciptakan Siswa Yang berpikir Kritis dan Kreatif

Generasi yang kritis dan kreatif merupakan sebuah keharusan untuk para siswa saat ini. Cara sekolah bisa lahirkan siswa yang kritis dan kreatif sebenarnya tidaklah sulit, asalkan sekolah senang mendengarkan aspirasi dan tidak alergi kritik. Generasi kritis dan kreatif lahir dari guru kreatif yang senang belajar dan haus akan perubahan. Jika guru senang akan perubahan, ia akan surprise, bahkan murid-muridnya jadi mau membantu dan kooperatif. Guru kreatif adalah guru yang berhasil memadukan cara mengajar yang menyenangkan dan target kurikulum yang tercapai.

Tapi ingat, kurikulum adalah peta dan bukan kitab suci, ia bisa dimodifikasi asal tujuan akhirnya sama. Kurikulum terbuka untuk ditafsirkan dan dipetakan, dan kini saatnya jadikan buku teks sebagai salah satu mitra dan rujukan. Buku teks bukan kurikulum, namun berisi penafsiran pembuatnya terhadap kurikulum. Guru juga bisa membuat indikator pembelajaran yang bervariasi dan beragam. Guru kreatif memiliki perencanaan pembelajaran yang baik, manajemen kelas yang mengutamakan komunikasi yang sehat dan rasa hormat.

Guru yang emosional sulit lahirkan siswa yang kritis dan kreatif, maklum murid akan lebih senang cari aman daripada jadi sasaran. Generasi yang kritis dan kreatif adalah generasi yang pandai berkomunikasi (offline dan online), sopan saat menyampaikan pendapat, mampu berpendapat dengan jernih, senang jika gurunya tampil kreatif di kelas, dan mengeluh jika selama pembelajaran cuma diminta mengerjakan buku teks oleh gurunya.

Berikut beberapa tips agar guru bisa membuat siswanya menjadi kritis dan kreatif : •

Gurunya menguasai ketrampilan dalam bertanyadan senang membuat anak berpikir.

•    Saat mengajar, guru harus mengubah pola pikir dari fokus pada mengajar menjadi fokus pada belajar.

•    Guru gemar menjadikan kelasnya sebagai arena perdebatan pemikiran, disini guru berperan sebagai pengatur lalu lintas pemikiran dan komunikasi dikelasnya.

•    Guru harus open minded.
•    Guru meminta murid berpikir terlebih dahulu untuk mengatur redaksi kata saat bertanya.

Artikel ini dikutip dari kumpulan tweet @gurukreatif

2 thoughts on “Menciptakan Siswa Yang berpikir Kritis dan Kreatif « Arief Al Hakim

  1. mksh pak Agus sudah dibagi ilmu , bener pak Agus kini sudah saatnya kita merubah diri untuk cara mengajar kita , harus banyak memberi kesempatan kepada murid untuk bertanya , dan kita harus lebih rajin belajar lagi , karena ternyata banyak ilmu yang belum kita ketahui , slm pendidikan !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s