Agus Sampurno di Majalah Ayahbunda

1.    Saat ini, menurut Anda, Anda adalah ayah yang bagaimana di mata anak? Jelaskan!

Menurut saya dimata anak, saya adalah profil ayah yang pengertian dan berusaha selalu mau mendengar apapun cerita mereka mengenai hari-hari yang mereka lalui. Dari komentar mereka saya pernah mendengar bahwa saya adalah ayah yang lucu dan senang tertawa bersama mereka.

2.    Parenting style Anda dalam 3 kata dan jelaskan alasannya!

Love, respect and understand. Kata –kata tersebut adalah cara saya untuk berusaha selalu memposisikan diri sebagai orang tua yang senang jika ada hal pencapaian (sekecil apapun) dari mereka. Karena saya mempunyai 3 orang anak, yang hampir berdekatan usianya, saya banyak menjelaskan ari kata dicintai dan mencintai sambil membuktikan bahwa bagi saya semua anak spesial dimata saya.

3.    Apa yang Anda lakukan bila sedang berdua saja/hanya bersama anak?

Jelaskan! Biasanya saya bercerita mengenai masa kecil atau hal-hal yang saya lakukan dalam keseharian pekerjaan saya. Saya juga banyak memberitahukan mimpi-mimpi saya kepada mereka. Saat menjelaskan mimpi saya katakan jika seseorang berusaha sambil terus fokus maka impiannya akan tercapai.

4.    Kalau tidak sempat bertemu dengan anak dan keluarga karena sibuk, apa yang biasa dilakukan untuk mengobati rasa kangen? Jelaskan!

Jika terlalu sibuk saya akan menelepon segera setelah saya mendapatkan waktu untuk berbicara dengan mereka, menanyakan kabar sekaligus bertanya hal apa yang dilakukan hari ini. Hal yang saya sering saya tanyakan juga adalah ‘bagaimana perasaan mereka hari ini’. Jika berencana pergi agak panjang untuk urusan pekerjaan, jauh-jau hari saya sudah katakan apa yang saya lakukan di luar rumah sambil jelaskan apa kontribusi saya pada masyarakat dengan kegiatan yang saya lakukan.

5.    Apakah Anda ingin anak mengikuti jejak Anda dalam urusan pekerjaan/karir? Jelaskan!

Saya bebaskan mereka untuk memilih dalam menekuni karier, tugas saya hanya menjelaskan jenis-jenis pekerjaan yang ada saat ini. Saat saya menjelaskan jenis pekerjaan, saya juga banyak memberikan gambaran bahwa ukuran kesuksesan seseorang bukan berapa banyak penghasilan yang ia dapat lewat pekerjaannya semata, namun juga seberapa besar sumbangan bagi kemanusiaan/masyarakat.

6.    Hal terberat apa menjadi seorang ayah? Jelaskan!

Bertanggung jawab pada anak-anak saya dunia dan akhirat. Buat saya menjadi seorang ayah adalah latihan memimpin, latihan menahan perasaan dan melihat semua kejadian dengan mata hati.

7.    Hal apa yang paling membahagiakan menjadi seorang ayah? Jelaskan!

Hal yang paling membahagiakan buat saya ketika saya berhasil membuat anak memilih dengan baik tindakan yang mereka lakukan. Artinya mereka mulai menggunakan pertimbangan (walaupun sederhana) dalam bersikap dan melakukan sesuatu. Misalnya saat mereka memilih jajanan atau tontonan yang sehat. Keberadaan orang tua yang tidak selalu ada di samping mereka membuat keterampilan hidup untuk menentukan pilihan merupakan hal yang paling penting untuk dikuasai.

Hal yang paling saya senang juga ketika didepan orang lain anak saya menjadi orang yang sopan, tidak canggung dan bersikap hormat pada orang lain, karena saya yakin karakter yang baik akan menghantarkan seseorang kepada semua pencapaian yang ia bisa dan mau.

8.    Apa harapan Anda pada anak? Jelaskan!

Harapan saya pada anak saya adalah ia bisa nyaman pada dirinya sendiri, bersikap hormat pada orang lain, mau mendengar, cepat beradaptasi dan menyesuaikan diri dalam setiap kesempatan dan cepat mengikuti perubahan tanpa mesti melupakan hal-hal yang pokok seperti ; kejujuran, kerja keras dan percaya diri.

9.    Anda ingin dikenang anak sebagai ayah yang bagaimana? Jelaskan!

Saya juga selalu berpikir apa yang ada dibenak anak-anak saya saat mereka dewasa dan mengingat sosok saya sebagai ayahnya. Untuk itu dengan usaha sebaik dan sekeras-kerasnya saya berusaha dari hari kehari, agar supaya saat mereka dewasa nanti, buat mereka saya adalah sosok yang supportif, halus dalam tutur kata serta orang yang senang berbagi dan belajar ilmu baru.

10.  Berikan tips untuk ayah yang super sibuk!

Ayah yang sibuk pertanda ia masih mendapat kelimpahan rejeki lewat pekerjaan yang digelutinya. Ada perasaan kangen yang hebat memang jika terlalu lama sibuk di luar rumah. Jika itu terjadi tentu saja saya gunakan teknologi untuk telepon atau kirim sms.

Kadang yang terjadi saya hanya bisa menjumpai anak yang telah lelap tertidur saat saya pulang menjumpai mereka. Jika itu terjadi pada saya, hal yang saya lakukan adalah membisikkan kata-kata sayang dan motivasi pada saat mereka tidur lelap, karena saya percaya seorang anak bahkan dalam tidurnya pun ia bisa mendengar apa yang orang lain katakan. Kata-kata positif yang saya bisikkan bisa berupa doa atau motivasi, kesemuanya menjadi sugesti bagi mereka. Sebagai ayah juga saya lebih tenang karena isi hati saya sudah tercurahkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s