Prinsip Pembelajaran Kreatif di Kelas

Pembelajaran kreatif bisa dilakukan siapa saja. Pembelajaran kreatif senantiasa hadir pada kelas dimana kesiapan gurunya mengajar dan kesiapan muridnya belajar penuh alias keduanya saling mengisi dan bekerja sama. Dari sisi guru pembelajaran kreatif bisa dipandang menjadi dua hal. Ia bisa dipandang sebagai menambah beban pekerjaan, atau bisa juga dipandang sebagai sumber kepuasan sebagai seorang guru yang profesional. Berikut ini adalah prinsip yang saya selalu gunakan dalam menghadirkan pembelajaran di kelas.
  • semangat menjelaskan konsep pada siswa boleh saja, namun yg terpenting aktivitasnya apa
  •  kelamaan menjelaskan cuma akan membuat murid bosan & anda akan cepat naik darah
  •  banyak guru frustasi karena muridnya tidak mau mendengar, sebenarnya mereka mau, asal jangan terlalu lama
  • waktu menjelaskan konsep pd siswa, usahakan pd saat yg sama siswa juga melakukan kegiatan yg sama dgn anda
  • dalam pembelajaran kreatif murid bisa dijadikan kelompok bisa juga tidak, tergantung keyakinan anda mana yang lebih efektif
  • mengeluhkan siswa kurang motivasi boleh saja, namun tanya dulu “sudah kreatifkan saya?”
  •  pembelajaran kreatif mengandalkan perencanaan & kerja sama, guru tahu mesti katakan apa, murid tahu mesti lakukan apa
  •  biar siswa sudah punya alat seperti pensil, gunting dll, guru juga membawa sebagai cadangan jika ada siswa memerlukan pembelajaran kreatif
  •  kegiatan yang dilakukan punya alur, awal, tengah dan refleksi, siswa jadi tahu kapan mesti mulai & mengakhiri pembelajaran kreatif
  •  ukuran kreatif setiap guru beda-beda, ukuran yg sama ada pada siswa, sepanjang mereka tekun, anda kreatif pembelajaran kreatif
  •  siswa paling senang dgn kejutan, kejutkan mereka dgn kegiatan yg pasti bisa mereka lakukan & instruksi yg jelas pembelajaran kreatif
  •  Saat anak-anak masuk kelas, semua sudah tersedia, tugas mau apa sudah jelas dan guru siap berbagi lewat instruksi-instruksi
  •  Saat di kelas ia sudah menyiapkan segalanya, bahkan sebelum siswa nya hadir di kelas
  •  ciri lainnya dari pembelajaran kreatif guru masuk ke kelas dgn media pembelajaran, bisa yang mahal, bisa juga bikinan sendiri
  •  guru senang menjelaskan karena ia tahu setelah ini siswanya akan terlibat dengan aktivitas yang membuat mereka tertantang
  •  ciri pembelajaran kreatif siswa tekun mendengarkan, guru bergairah menjelaskan
Iklan

Tema bulan Maret, ‘Pembelajaran Kreatif’

“Sometimes when you innovate, you make mistakes. It is best to admit them quickly, and get on with improving your other innovations.”

– Steve Jobs

 Seorang guru disebut kreatif karena ia menghargai proses yang terjadi di kelasnya. Artinya setelah ia rencanakan pembelajaran di kelasnya, menggunakan sumber pembelajaran sesuai yang dipunyai oleh sekolahnya, tahap berikutnya adalah senang melihat siswanya berproses. Ketika proses yang terjadi membuat siswanya jadi senang belajar, senang bertanya, percaya diri serta beragam sikap lainnya yang berguna bagi masa depan siswanya, saat itulah seorang guru  berhasil menjadi seorang guru kreatif.

Guru masa kini punya banyak cara untuk menjadikan dirinya kreatif. Di sekeliling kita saat ini bertebaran ide dan gagasan yang tinggal diambil dan digunakan. Tapi mari kita definisikan dulu makna seseorang yang  kreatif, menurut siswa siswi saya di kelas kreativitas adalah;

 Nadine z. – Kreativitas adalah sesuatu yang kita ciptakan tapi baru untuk orang lain.
Priscilla a. – Kreativitas berarti bahwa kita memiliki ide kita sendiri yang kreatif dan tidak menyalin dari pekerjaan orang lain.
Mario d. – Kreativitas adalah ketika kita menciptakan sesuatu tetapi dengan cara yang baru
Patrick s. – Kreativitas adalah bagian dari keahlian kita yang dapat membuat sesuatu menjadi lebih baik
  Anya – Kreativitas adalah sesuatu yang kita buat dan tidak ada yang mengikuti kita
  Amandine n. – Kreativitas adalah sesuatu yang kita lakukan dengan ide-ide kita sendiri yang unik dan spontan.
  Domeniko k. – Kreativitas adalah sesuatu yang kita buat dengan ide kita sendiri
  Aisyah s. – Kreativitas adalah ide kita sendiri untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari yang lain.
Enrico w. – Kreativitas adalah ketika kita melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih bagus bagi orang lain.
  Adam. – Kreativitas adalah sesuatu yang kita buat tidak dari menyalin dari orang lain.
  Jusuf K. – kreativitas adalah seperti saat kita menciptakan sesuatu dengan otak kita sendiri
Muhamad m. – Cretive adalah bahwa tidak curang dari teman kita

Banyak sekolah yang menghadapi tantangan ketika ingin menerapkan program bilingual di sekolahnya. Dari blog Ibu Resty, saya mendapatkan ide brilian. Silahkan membaca lebih lenjut mengenai terobosan yang beliau lakukan.

Ibu Guru Kami...

Minggu lalu di kelas 2 kedatangan dua orang tamu dari EF (English First) TangCity Tangerang yaitu Ms. Natalie- EF PR dan Mr. Steve – a teacher.  Kedatangan mereka berdua ke kelas kami sebagai awal pembuka kerjasama antara SDN Sukasari 4  dengan EF Tangcity . Awal bulan Februari  anak-anak kelas 2A dan 2B akan ditemani  seorang guru -native speaker saat pembelajaran bahasa Inggris. (Tentu saja masih bersama Ms. Resty 🙂  )

Sebelumnya kelas 1 sudah lebih dulu memulai program ini dan mulai semester genap  kelas 2 melakukan hal yang sama. Mudah-mudahan program ini dapat memberikan  motivasi pada anak untuk belajar bahasa Inggris dan berinteraksi  secara real.

Lihat pos aslinya

Ini ada artikel menarik dari SD Juara Jakarta Utara, bangga sekali saya pernah datang dan bersilaturahmi dengan para pendidik yang ada di sekolah ini. Well done!

SD JUARA JAKARTA UTARA

Tanjung Priuk 6/02/2012. Membuat display kelas yang menarik memang bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kreatifitas tinggi untuk menghasilkan sesuatu yang unik, sehingga siswa tertarik untuk membaca atau memperhatikan. Sesuatu yang unik seringkali identik dengan warna. Menurut penelitian warna dapat mempengaruhi psikologis seseorang.

Berdasarkan pernyataan tersebut, para guru SD Juara Jakarta Utara 1 berjuang untuk bisa menghasilkan kelas yang indah dan menarik, agar para siswa betah di dalam kelas. Mereka masih minim pengalaman namun punya semangat besar untuk terus belajar, selama satu semester ini mereka mencari inspirasi, bertanya sana sini, dan browsing di internet untuk mendisplay kelas di semester baru ini. Dibantu dengan karya siswa membuat setiap kelas menjadi penuh dengan warna.

Di pekan pertama semester genap ini telah diadakan kompetisi lomba K3 (kebersihan,kerapihan, keindahan). Lomba dimenangkan oleh Kelas 1 Anjungan, dan akan diberikan piala bergilir. Lomba ini akan diadakan setiap semester. Subhanallah hebatnya kelas 1, meski duduk di kelas terendah…

Lihat pos aslinya 52 kata lagi

17 Resep kreatif dalam menangani masalah perilaku siswa

Kata kreatif dalam proses belajar mengajar maknanya bisa diperluas dalam berbagai macam segi. Salah satunya adalah kreatif dalam mengelola perilaku siswa. Jika anda masih percaya bahwa ‘mengancam’ siswa adalah jalan satu-satunya meningkatkan kedisiplinan atau kepatuhan siswa, saran saya ubah pandangan tersebut. Mengancam erat kaitannya dengan kekuasaan, yang berkuasa mengancam yang tidak punya kekuasaan. Guru mengancam siswa, atau jaman sekarang sudah terjadi siswanya yang malah mengancam gurunya. Melalui tulisan ini saya akan berbagi mengenai cara kreatif dalam mengelola perilaku siswa.

  1. Harga diri siswa adalah hal yang paling utama. Cobalah menegur siswa dengan kata-kata yang merendahkan atau membuat ia malu di depan teman-temannya. Dipastikan sampai dewasa ia akan dendam pada anda sebagai gurunya.
  2. Semua siswa adalah yang utama. Jika anda merasa siswa pintar adalah segalanya, mulai sekarang hapus pandangan tersebut. Semua siswa pintar tergantung dari mana kita memandangnya. Fokus hanya pada anak yang pintar dan memandang sebelah mata pada anak yang menurut anda kurang pintar hanya akan menambah masalah baru. Bersikap adil pada semua anak jauh lebih utama dan lebih baik.
  3. jadilah guru yg jadi  bagian dari penyelesaian masalah dan bukan bagian dari masalah
  4. Inti dari pengelolan kelas adalah sabar dan berprasangka baik, caranya jangan beri label siswa
  5. Anda mengharapkan siswa menjadi siswa yang baik, sopan, sabar, bekerja keras, berkata halus dan bermuka manis? Jadilah perubahan yang anda minta di kelas, caranya dengan terlebih dahulu memberi contoh saat kita ada di kelas.
  6. Teaching is 90% relationship building 10% content, menurut anda?
  7. Diminta duduk di tempat yg sama selama 7-8 jam dan masih diminta utk duduk diam & tenang, itulah nasib siswa kita
  8. ‘mood’ guru boleh turun naik, namun cara memperlakukan siswa mesti sebaik & seadil yg kita mampu
  9. Lakukan banyak variasi dlm mengajar, dijamin anda bebas dari masalah perilaku siswa di kelas
  10. Sikap saling menghormati saat di kelas sangat penting demi membentuk kelas yg kondusif, will you respect your student?
  11. guru tahu dan mengerti apa yg jd kesukaan/hobi siswanya, jalan masuk utk bisa kendalikan perilaku siswa
  12. Bagaimana guru bersikap, seperti itulah siswa akan bersikap di kelasnya
  13. kunci utama sukses dalam mengelola kelas adalah sikap dan perilaku guru dlm keseharian
  14. ciri guru masa kini; jarang duduk di belakang mejanya
  15. marahlah sambil tersenyum dalam hati, marah beneran saat siswa ribut di kelas cuma akan menambah rusak suasana
  16. pelihara ‘mood’ anda, untuk subyek yangg anda ajar dan mengelola perilaku siswa di kelas
  17. minimalisir suasana gaduh di kelas, caranya pasangkan siswa dalam kelompok atau partner

 

 

 

15 Fakta Twitter bagi pendidik

Berikut ini beberapa fakta mengenai “twitter” serta hal apa saja yang guru bisa lakukan dengan situs jejaring sosial yang sekarang sedang banyak digunakan di seluruh dunia.

  1. Twitter adalah situs jejaring sosial yang hanya membatasi penggunanya untuk meng update status dalam 140 karakter.
  2. Dengan karakter yang terbatas membuat kita mampu dan berusaha menjadi komunikator yang efektif.
  3. Twitter adalah sarana yang tepat untuk terkoneksi dengan sesama pendidik di seluruh dunia
  4. Tanpa perlu harus mengikuti seminar yang mahal dan pergi ke luar negeri ‘twitter’ membantu kita untuk mengikuti posting atau sumber belajar yang terbaru dengan hanya mengikuti atau ‘follow’ orang yang kita kagumi dalam bidang kita.
  5. Ada banyak tempat untuk mencari sesama pendidik di twitter misalnya di situs http://justtweetit.com/education/
  6. Tulisah update twitter anda dalam bahasa Inggris maka anda akan punya kesempatan untuk bergaul dengan pendidik dari benua lain
  7. Jika anda punya Hand phone yang berakses internet mudah sekali bagi anda untuk terhubung dengan twitter
  8. Jika anda terhubung dengan sesama guru maka akan memudahkan anda untuk berbagi refkelsi serta dukungan dalam menghadirkan yang terbaik untuk anak didik.
  9. Twitter adalah ruang guru yang ‘virtual’ yang kapan saja bisa anda masuki dan berdiskusi dengan orang yang ada di dalamnya.
  10. Twitter bisa mengalahkan google dalam hal pencarian sesuatu, jika anda sudah mempunyai jaringan dalam akun anda maka dengan cepat pertanyaan yang anda sampaikan akan langssung di respon oleh orang yang ada di jaringan anda.
  11. Ada yang namanya ‘trending topics’ di twitter, membantu anda mengetahui apa yang sedang menjadi perbincangan hangat oleh orang-orang yang ada di twitter.
  12. 2 hal yang penting dari twitter, sarana berbagi pengetahuan dan mendapatkan umpan balik yang cepat dari pertanyaan yang anda ajukan.
  13. Pilih orang yang ‘spesial’ untuk anda ‘follow’ mereka bisa ahli dalam subyek pengajaran anda, ahli pendidikan serta orang-orang yang bisa membantu anda saat mengajar di kelas.
  14. Cuma butuh waktu 2 menit untuk membuat akun di twitter
     
  15. Twitter jauh lebih simple daripada facebook, dikarenakan yang kita buka dan baca adalah teks, jika ingin membuka foto barulah kita mengklik lebih lanjut

15 Fakta Twitter bagi pendidik

Topik Bulan Februari ‘Pengelolaan Kelas’

Saat guru ada di kelas untuk mengajar, adalah saat siswa merasakan aura dan pesona pribadi gurunya. Aura yang saya maksud adalah segala tindak tanduk serta perilaku yang tercermin dari saat memasuki kelas sampai mengakhiri kelas.

Hampir semua pendidik dan pengajar ingin kelas yang dipegangnya lancar dan tidak ada hambatan. Namun sadarkah kita jika terkadang hambatan itu datang dari diri kita sendiri?

Berikut ini tulisan yang berhubungan dengan tema yang kita bahas.

Inilah 17 alasan mengapa kita mesti menjadi guru yang lebih baik dari hari ke hari.

Guru bukan teman untuk siswa, 6 hambatan guru dalam mengelola kelas.

6 indikator pengelolaan kelas yang berhasil

2 resep mengelola perilaku siswa, yaitu tegas dan sabar.

10 hal yang sering dilupakan para guru baru (dan lama)

Menciptakan kelas yang ‘ramah intelektual’? Kenapa tidak?

“Saya hanya berusaha mendisiplinkan siswa saya”.

Resep mengelola perilaku siswa

Tiga strategi dalam membelajarkan siswa dengan sistem kelompok

Pada bulan Februari ini saya akan membahas beberapa komentar yang berbentuk pertanyaan sebagai artikel. Diharapkan dari komentar yang berbentuk pertanyaan kita bisa belajar bahwa jika ada permasalahan saat di kelas pasti ada jalan keluar dan solusi.

Selamat menikmati