4 Tantangan Menjadi Guru Kreatif

Menjadi guru kreatif menjadi keinginan guru yang mengajar dengan hati. Saya ingat kata-kata rekan saya @mybothsides yang mengatakan ‘dimana ada kemauan disitu ada tantangan. Tantangan apa saja yang bisa seorang guru hadapi jika ia ingin menjadi seorang guru yang kreatif? Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin akan dihadapi;

  • Berani memperkuat motivasi

Bisa dikatakan hal inilah yang banyak membuat banyak guru memilih untuk menjadi guru yang biasa saja. Guru biasa yang saya maksud adalah guru yang hanya memaknai kehadirannya dikelas sebagai rutinitas sambil menunggu gajian. Persoalan motivasi adalah persoalan niat yang datang dari dalam lubuk hati terdalam. Maknai pekerjaan kita sebagai pengajar dan pendidik sebagai panggilan dipastikan motivasi kita akan terus menguat dan menjadi bahan bakar untuk menjadi guru yang kreatif. Sebaliknya ketiadaan motivasi bisa membuat seorang guru lemah bahkan terpikir untuk beralih profesi. Motivasi untuk menjadi guru yang kreatif bisa datang dari rekan sekerja, atasan atau dari siswa kita di kelas. Namun motivasi yang terbaik datang dari diri sendiri.

  • Menganggap biaya itu penting namun bukan yang paling penting

“Jika tidak ada dana, mana mungkin seorang guru jadi guru yang kreatif”, demikian kata-kata yang sering saya dengar saat berbicara soal kreativitas di kalangan guru. Dana memang penting namun itu bukan segala-galanya. Jika seorang guru mengartikan dana adalah uang yang bisa ia gunakan untuk membeli ini dan itu sebagai kelengkapan mengajar agar menjadi lebih kreatif, ia bisa benar bisa juga keliru. Banyak guru kreatif yang saya kenal menggunakan barang bekas ketika mengajar atau merawat kembali alat-alat mengajarnya agar bisa digunakan dilain waktu. Ada juga rekan saya bersikap (maaf) seperti pemulung yang senangnya mengumpulkan ini dan itu (barang bekas) hanya untuk bisa dipakai saat mengajar. Untuk anda ketahui bahkan di sekolah Internasional yang berkelimpahan dana, mereka selalu memakai barang daur ulang dengan alasan selain menghemat juga karena alasan lingkungan. Kreativitas memang perlu dana, namun kreativitas tidak mesti mahal. Banyak guru yang  karena keterbatasan dana malah menjadi sangat kreatif.

Lanjutkan membaca “4 Tantangan Menjadi Guru Kreatif”

%d blogger menyukai ini: