Strategi pembelajaran tematik

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang melibatkan sebuah tema yang diangkat dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Walaupun telah lama diterapkan ada banyak kebingungan dari para guru yang mengajarkannya di lapangan mengenai bagaimana sebenarnya strategi dalam menjalankan pembelajaran tematik

Berapa hal yang biasa terjadi dan membuat guru sulit untuk mengajar dengan jenis pembelajaran tematik ini adalah

  • Guru terlalu mendominasi pembelajaran, sedikit sekali peran yang siswa ambil, atau siswa ditanya dan didengarkan suaranya selama proses dan perencanaan pembelajaran.
  • Ada juga yang terjadi sebaliknya pelaksanaan pembelajaran yang terlalu banyak mendengar suara siswa
  • Pembahasan mengenai topik yang dibahas lebih banyak pada permukaan saja.
  • Guru berusaha keras menghubung-hubungkan topik dengan mata pelajaran bahkan terlihat memaksakan.
  • Tidak ada urut-urutan yang jelas dalam kegiatan yang dilakukan dalam sebiah topik.
  • Topik yang dipilih itu-itu saja dan terlalu mengandalkan masukan dari pelatihan yang telah diikuti
  • Kegiatan yang dilakukan terlalu banyak, kebanyakan itu-itu saja dari tahun ke tahun
  • Belum ada kegiatan pembelajaran yang berbeda, kebanyakan semuanya diatur oleh guru.
  • Di akhir topik yang dipelajari dan sebagai hasil dari penelitian siswa terhadap topik yang dihasilkan oleh siswa sebagai puncak pembelajaran adalah diorama, laporan penelitian,  dan poster. Penekanan yang dilakukan lebih kepada bagus tidaknya tampilan buatan siswa.
  • Kegiatan pembelajaran yang dilakukan lebih banyak pada pencarian fakta atau informasi dan berusaha mengingatnya
  • Ketika topik berakhir siswa merasa sudah tidak punya ikatan lagi dengan topik yang telah berakhir.

Hal yang bisa dilakukan guru dalam mengatasi hal ini adalah

  • Fokuskan pandangan pada struktur kurikulum dan bukan tema. Mulailah dari pertanyaan-pertanyaan, apa yang siswa mesti kuasai, apa yang siswa mesti ketahui sepanjang tahun ini pada setiap mata pelajaran.
  • Upayakan terus untuk mengingat semboyan ‘belajar bermakna’ hal ini akan mencegah anda untuk merencanakan kegiatan pembelajaran yang hanya menyentuh permukaan saja.
  • Hindari merencanakan pembelajaran tipe tematik ini sendirian, kedepankan semangat kerja dalam team, jika anda mengajar kelas 1 dan ada 3 guru yang mengajar kelas paralel dalam setahun ajaran upayakan untuk bekerja bersama-sama dalam mendiskusikan SK dan KD yang ada dalam satu semester, menganalisa SK dan KD pada setiap mata pelajaran, menganalisa spesifikasi setiap materi pada setiap SK dan KD dan dicari mana saja yang saling berhubungan.
  • Membuat jaringan topik (spider web), jaringan topik ini berguna untuk memetakan pembelajaran apa saja yang disajikan dalam jangka waktu setahun penuh, satu semester, satu minggu atau dalam satu hari.
  • Bentuk akhir dalam pembelajaran tematik tidak mesti melulu harus poster atau diorama bisa juga merupakan aksi terhadap suatu masalah. Siswa yang dikelasnya belajar mengenai topik air, mencatat berapa liter yang ia gunakan saat ia mandi untuk kemudian ia lebih hemat untuk tidak mengkonsumsi air terlalu banyak.
  • Jika ingin pembelajaran tematik ini sukses, tidak bisa tidak sekolah mesti memberikan waktu guru untuk rutin bertemu seminggu sekali sesama guru paralel, meyakinkan semua guru bahwa kerja dalam tim itu perlu agar tercipta nuansa pembelajaran yang paling baik karena melibatkan banyak potensi dan direncanakan secara tim.
Posted in Tak Berkategori

3 thoughts on “Strategi pembelajaran tematik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s