Resep berkomunikasi yang efektif dengan orang tua siswa

Guru dimarahi oleh orang tua bukan hal yang baru lagi dimasa sekarang. Apalagi ketika orang tua sudah merasa menitipkan dan mempercayakan penuh pendidikan anaknya kepada sekolah. Kata dimarahi disini memang sangat subyektif, bisa saja menurut guru yang satu, hal yang dikatakan oleh seorang orang tua siswa hanyalah teguran atau keluhan biasa sementara bagi guru yang lain hal tersebut adalah hal yang besar dan membuat dirinya tidak nyaman.

Guru memang menjadi aktor pelengkap dalam proses pendidikan seorang anak. Aktor utama tentu saja orang tua, dan keputusan untuk menyerahkan anak mereka kepada institusi sekolah adalah keputusan yang besar karena berhubungan dengan kepercayaan. Dalam menjaga kepercayaan orang tua, dibutuhkan semangat berkomunikasi yang tinggi dari guru. Maklum saja tidak sembarangan yang dididik oleh kita sebagai guru adalah investasi terbesar mereka sebagai orang tua.

Dalam berkomunikasi dengan orang tua siswa ada beberapa hal yang menjadi prinsip dan mesti dijadikan pegangan. Kegagalan dalam berkomunikasi yang sehat akan mengakibatkan orang tua bersikap defensif atau malah mempertanyakan kompetensi kita sebagai guru. Siswa yang anda didik adalah darah daging dari orang tua, dengan demikian wajar jika mereka akan mempertahankan dan bersikap defensif dalam permasalahan yang berhubungan dengan putra-putrinya. Lanjutkan membaca “Resep berkomunikasi yang efektif dengan orang tua siswa”

Iklan