Kepala sekolah, leader atau manager?

 

Mengelola sekolah tidak lain tidak bukan bertujuan untuk meningkatkan mutu. Mutu yang dimaksud bisa mutu dari segala segi. Mutu pembelajaran di kelas, mutu lulusan dan masih banyak lagi yang diharapkan masyarakat dari sebuah sekolah.

Menyambung judul diatas, anda pasti sudah bisa meraba jawabannya. Seorang kepala sekolah yang mengelola sekolah, siapakah dia? apakah manager kah atau pemimpinkah? Keduanya benar karena kepala sekolah juga punya dua aspek sisi sebagai manager dalam satu waktu dan sebagai pemimpin di lain waktu berikutnya.

Berikut ini saya akan menelaah aspek dari sisi seoarang kepala sekolah sebagai seorang pemimpin.

Pemimpin yang baik membentuk budaya. Sekolah yang baik terdiri dari kebiasaan baik yang dilembagakan. Sekolah yang budaya sekolahnya sudah terbentuk maka akan punya ciri khas dan terlihat ‘beda’ dengan sekolah lain. Dan sebaik-baiknya budaya adalah yang menomor satukan siswa.

Pemimpin yang baik membangun dan mengembangkan bukan sekedar mengontrol. Tugas kepala sekolah yang utama adalah mengembangkan potensi semua sumber daya manusia yang terlibat didalamnya. Potensi tersebut bisa datang dari guru, karyawan, siswa sampai orang tua serta masyarakat sekitar.

Pemimpin yang baik mempunyai, membentuk visi dan menjalankannya. Saat berusaha menjalankan visi memang tidak mudah, namun jalan terbaik dalam menjalankan visi adalah dengan berusaha untuk konsisten dan selalu mengacu pada visi yang menjadi kesepakatan bersama.

Pemimpin yang baik menginspirasi orang yang dipimpinnya. Tidak ada buku panduan yang pas dan pasti cara menginspirasi orang lain. Namun hal yang pasti adalah hanya pemimpin sekolah yang melakukan apa yang dikatakannya yang bisa memberi inspirasi bagi orang yang dipimpinnya.

Pemimpin yang baik adalah orang yang pandai memotivasi. Memotivasi bukan perkara mudah. Diperlukan dosis serta ukuran yang tepat dalam memotivasi orang lain agar hasilnya tepat. Hanya pemimpin yang baik yang memotivasi dengan hati, dengan harapan agar orang yang dimotivasi bukan hanya mampu bekerja lebih baik dan mempertahankan kinerja, tapi juga menjadikan hal yang baik sebagai sebuah kebiasaan.

Pemimpin yang baik memfasilitasi ide bawahannnya. Dalam instusi sekolah yang sehat ide segar bisa datang dari siapa saja. Dari guru sampai karyawan, dari satpam sampai siswa, dari orang tua sampai masyarakat sekitar. Pemimpin yang baik tidak sungkan untuk memfasilitasi ide dari siapa saja demi pengembangan sekolah kedepannya.

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s