7 cara menjadi guru bimbingan belajar yang sukses. (Refleksi workshop bagi guru di i-brain Optima Kebayoran Baru)

Pada tanggal 31 Juli 2010  saya mendapat kesempatan langka untuk berbagi dengan para guru bimbingan belajar. Di mata saya merekalah para mitra sejati para guru disekolah formal dalam membelajarkan siswa di kelas. Banyak orang tua yang terbantu atas peran mereka dalam membelajarkan kembali siswa dirumah. Seperti kita ketahui banyak orang tua yang mempercayakan putra putrinya kepada guru bimbingan belajar dalam membantu pendalaman belajar di rumah.

Lembaga I Brain OPTIMA sebagai lembaga binmbingan belajar yang terletak di Kebayoran Baru mengundang saya untuk berbagi kepada para guru yang baru akan bergabung dengan lembaga tersebut.

Rasa salut saya yang tinggi kepada pengelola, dikarenakan sedari awal mereka sudah menyadari betapa pembinaan kompetensi guru sangatlah vital. Bersama 25 guru yang hadir  saya berbagi mengenai prinsip yang bisa dilakukan agar bisa menjadi guru bimbingan belajar yang berhasil dan disukai oleh siswa.

  1. lakukan riset pencarian data singkat mengenai jenis sekolah dimana siswa anda berasal. Apakah siswa anda berasal dari sekolah berlatar belakang agama, sekolah nasional plus atau sekolah negeri yang bertaraf internasional atau sejenisnya. Kunjungi website sekolah tersebut jika ingin tahu lebih banyak mengenai informasi awal mengenai jenis sekolah siswa anda.
  2. Bagaimana tipe kurikulumnya? Kurikulum jenis apa yang digunakan? Bahasa pengantar  apa yang digunakan. Hal tadi akan membantu anda dalam memberikan solusi bagi masalah belajar siswa anda.
  3. Kenali tipe disiplin yang sekolah tersebut pakai. Ada jenis sekolah yang berlatar belakang agama yang menerapkan tipe kedisiplinan dengan sekolah biasa atau sebaliknya. Jika anda bisa mengenali dan mendapat gambaran akan sangat membantu saat siswa anda terlihat punya masalah di sekolah.
  4. Yakinkan diri anda jika yang anda lakukan adalah semata-mata membantu dan mengarahkan. Jangan menyerah jika siswa terlihat tidak semangat atau ogah-ogahan saat belajar dengan anda, karena belum tentu subyek yang anda ajarkan yang membuat ia malas, bisa saja karena hal lain yang terjadi di sekolah.
  5. Siap untuk menjadi tempat curahan hati siswa. Hal ini tidak akan terjadi jika siswa anda bersekolah di sekolah dasar, tetapi jika siswa anda berusia belasan, maka persiapkan diri anda juga untuk menjadi mitra belajar sekaligus teman curhat. Tentu saja seorang guru professional tidak akan larut untuk menjadikan sesi belajarnya menjadi ajang curhat.
  6. Berusahalah untuk meneguhkan perkataan dan pelajaran yang diberikan oleh guru sekolahnya. Jika anda mencoba melakukan sesuatu yang berbeda boleh saja, misalnya dalam hal memberi solusi pengerjaan soal yang lebih mudah dan cepat tetapi tetap tanamkan jika siswa anda ada di sekolah maka mesti melakukan yang gurunya katakan.
  7. Kenali gaya belajar siswa anda, apakah ia seseorang yang gaya belajarnya visual, auditoria atau kinestetik? Silahkan amati mereka pada beberapa pertemuan pertama lalu ambil kesimpulan tipe pembelajatr manakah siswa anda.

Workshop yang berlangsung setengah hari berlangsung dengan suasana yang konstruktif dan menarik. Terima kasih kepada Ibu Eva dan sahabat saya Mas Pito Sudjatmiko yang telah mengundang saya untuk datang.  Semoga I-Brain Optima bisa tetap bisa melayani keinginan orang tua siswa dalam menjadi mitra dalam belajar.

About these ads

11 gagasan untuk “7 cara menjadi guru bimbingan belajar yang sukses. (Refleksi workshop bagi guru di i-brain Optima Kebayoran Baru)

  1. Paket C Paket ABC SD SMP SMA » PAKET C » 7 cara menjadi guru bimbingan belajar yang sukses. (Refleksi …

  2. Halo Pak Agus.. Informasinya bagus dan berguna untuk di bagikan kepada guru Bimbingan belajar di tempat yang saya kelola.
    Kapan-kapan maen ke Batam ya pak.. berbagi dengan kami di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Maitreyawira. (Fb)

  3. Tentang bimbingan belajar- hub.bu Trining 0813.2807.5959 | bimbingan belajar kimia-mudah-siap UNAS – siap SNMPTN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s