Workshop Active learning dan Integrasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan kurikulum di sekolah (laporan pelatihan 2 hari bagi guru bidang studi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PT. Cal Tunas Indonesia 20-27 Maret 2010)

Day 1
Day 1
Day 1

Melihat perkembangan TIK di dalam dunia pendidikan sepertinya sudah begitu penting untuk dijadikan alasan mengapa sama pentingnya mengajarkan anak membaca dan mengajarkan mereka menggunakan computer. Pendapat ini didukung dan dibuktikan oleh PT Cal Tunas Indonesia sebuah perusahan yang bergerak di bidang pengajaran dan pendidikan computer di sekolah-sekolah. PT Cal adalah perusahaan yang banyak membantu sekolah-sekolah dalam penyediaan guru dan computer sekaligus pembelajaran yang terintegrasi dengan mata pelajaran dari SD sampai SMP.

Saya bertemu dengan 30 peserta yang merupakan guru computer PT Cal yang area tugasnya menyebar se Jabodetabek bahkan sampai Cibinong. Bertempat di sekolah Adik Irma di Tebet saya berbagi dan melakukan pelatihan untuk guru-guru PT Cal selama 2 hari.

Berikut adalah hal yang dibahas ;

  • peserta yang hadir mampu menguasai cara mengintegrasikan pembelajaran IT dengan apa yang kelas ajarkan
  • peserta bisa berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran aktif di ruang komputer
  • peserta yang hadir bisa dengan nyaman berkomunikasi dan berbagi dengan guru kelas sekolah dimana mereka ditempatkan sebagai pribadi dan sebagai teman belajar teknologi dengan mereka.
  • guru yang hadir bisa memajang karya di wiki, blog picasa atau flickr karya-karya siswa mereka
  • guru mengenali perbedaan dua generasi antara Digital Immigrant (guru) dan siswa (digital natives)
  • Memahami makna integrasi dahulu bahwa yang terpenting adalah bagaimana TIK bisa menjadi tools atau alat dalam mempelajari hal yang diajarkan dikelas agar siswa menjadi lebih mengerti pembelajaran yang mereka lakukan di kelas. Dan tidak hanya mengajarkan pengajaran keterampilan menggunakan komputer itu sendiri.
  • Kemampuan untuk secara fleksibel menggunakan alat-alat teknologi dan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan global strategi pengajaran abad 21. Seperti misalnya blog, youtube dan situs lain yang gratis dan berguna

Adapun kegiatan yang kami lakukan adalah

  • Melihat film serta berbagi wawasan mengenai bagaimana pembelajaran abad 21 di jalankan
  • Mendiskusi kan bagaimana sebaiknya cara yang baik agar pembelajaran computer tidak berdiri sendiri dan bisa melakukan intergrasi dengan pembelajaran lain, tentunya dengan tidak memaksakan.
  • bagaimana mengajak guru bidang studi lainnya di tempat guru PT. Cal mengajar untuk tertarik dan mau belajar computer
  • Peserta ditugaskan untuk mencari informasi di Internet, sesuai kategori kelas. Berikut ini adalah paparannya. Kelas 1 SD: Scratch, Kelas 2 SD : Picasa/Flickr, Kelas 3 SD: Club pinguin, Kelas 4 SD: Mathletics, Kelas 5 SD : Bubbl, Kelas 6 SD : WordPress/Blogger, Kelas 7 SMP: NIngs/Wikispace, Kelas 8 SMP: Podcast, dan Kelas 9 SMP: Audacity
Day 2
Day 2
Day 2
Day 2

Penjelasan (dikutip dari blog bu Enggar);

Scratch adalah program seperti Tux Paint (Perangkat lunak pengolah gambar dari Linux, Opensource). Cocok untuk digunakan di kelas 4 sampai dengan kelas 7. Clubpinguin adalah situs jejaring sosial untuk anak-anak. Dapat digunakan oleh anak kelas 3 sampai dengan kelas 6). Mathletics, tampaknya seperti Trivia, kuis cepat-cepatan menjawab pertanyaan seputar matematika, dan terhubung dengan anak-anak dari seluruh dunia. Namun untuk bisa mengakses situs ini kita harus berlangganan dengan membayar iuran bulanan terlebih dahulu.  Bubbl, fasilitas online untuk membuat pohon keluarga dan diagram lainnya. Nings adalah jejaring sosial yang dilengkapi dengan fasilitas pembuatan blog. Serupa dengan wikispace, namun wikispace lebih banyak panduan untuk materi-materi pendidikan. Definisi lain dan detailnya dapat Anda cari di Internet. Untuk Audacity sendiri, adalah perangkat lunak untuk merekam dan mengedit suara yang juga mampu mengolah file mp3. Dengan Audacity Anda bisa menghasilkan berbagai efek suara yang fantastis. Audacity sendiri mensupport file-file dengan ekstensi tertentu, seperti: *.aup, *.wav, *.aif, *.au, *.mp3, *.ogg, *.lof

Kemudian peserta  juga disarankan mengakses situs delicious.com, untuk mencari topik-topik yang populer di setiap grade. Untuk guru, pencarian lesson plan atau apapun yang berhubungan dengan materi pembelajaran, delicious mempunyai pilihan yang lebih akurat.

Setelah mempelajari dan saling berbagi informasi, kami kemudian ditugaskan untuk membuat PBL atau Project Based Learning.Seperti apakah PBL itu? Nah, saya coba gambarkan alurnya ya.

Laporan di atas sebagian mengguanakan kalimat yang dibuat oleh salah satu peserta yang hadir yaitu Ibu Enggar di blognya. Di akhir artikelnya beliau berkomentar mengenai pelatihan yang beliau alami sebagai berikut

Pelajaran singkat yang saya peroleh dari pelatihan ini adalah: bahwa untuk menjadi seorang guru yang baik, Anda harus senantiasa terbuka terhadap ide-ide baru. Belajar sepanjang hayat dan tidak lupa, memberikan apa yang siswa kita butuhkan untuk kehidupan mereka yang akan datang.

Foto-foto workshop diatas bisa dilihat di

http://picasaweb.google.com/a.sampurno/PelatihanPengelolaanKelasDanPengajaranICTYangKreatifUntukGuruPTCalLearningDay1?feat=directlink

http://picasaweb.google.com/a.sampurno/PelatihanPengelolaanKelasPengajaranICTYangKreatifUntukGuruPTCalLearningDay2?feat=directlink

4 thoughts on “Workshop Active learning dan Integrasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan kurikulum di sekolah (laporan pelatihan 2 hari bagi guru bidang studi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PT. Cal Tunas Indonesia 20-27 Maret 2010)

  1. mohon kalau ada workshop untuk guru TIK diberitahukan
    dialamatkan ke SMA Negeri 11 Siak Kab.Siak Sri Indrapura
    riau-indonesia atau dialamatkan ke UPTD pendidikan kec.Sabak Auh Kab.Siak Sri Indrapura

  2. setiap teknologi pasti mempunyai kelemahan dan kelebihan. hanya orang-orang bijka saja yang mampu memilah milah.. tapi alangkahnaiknya. tanamkan iman dan takwa kepada generasi muda untuk menjadikan teknologi sebagai ajang berubah.. bukan ajang merusak.. terimakasih atas infonya… semoga barokah dan berguna bagi pembaca yang lain

    1. Amiiin terima kasih atas doa dan komentarnya, ‘teknologi utk perubahan yang lebih baik’ saya suka pendapat anda Pak Tavip.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s