6 Tips bagi kepala sekolah dan pengelola sekolah dalam mengadakan pelatihan di dalam sekolah

1. Libatkan semua guru dalam menentukan topik pelatihan. Buat survey jika perlu, jangan sekali mengadakan pelatihan hanya karena ‘kelihatannya’ bagus untuk anda, karena belum tentu guru membutuhkan.

2. Libatkan semua orang sebagai peserta pelatihan, dari guru bidang studi sampai pustakawan, dari pustakawan sampai tata usaha, orang tua (perwakilan) juga kenapa tidak? Ini adalah langkah awal anda untuk membuat komunitas pembelajar di sekolah anda.

3. Jika topik pelatihan sudah dipilih, jangan lupa sampaikan ringkasan materi pelatihan saat mengundang peserta. Jadi saat pelatihan mereka sudah fokus akan membahas apa.

4. Hindari topik pelatihan yang mengawang-awang, artinya pastikan dalam pelatihan yang di adakan terdapat resep, metode praktis yang bisa langsung berguna. Guru akan senang diajak ikut pelatihan kembali jika dia tahu akan banyak resep yang berguna untuk ia mengajar dan mengelola siswa.

5. Usahakan untuk selalu bertanya kepada diri sendiri sebelum mengadakan pelatihan, ‘apa untungnya pelatihan ini bagi guru-guru saya’. Ini mencegah guru yang hadir hanya merasa perlu datang karena kewajiban atau tugas semata.

6. Pilih fasilitator yang bukan hanya bisa memotivasi guru, tetapi juga bisa  saat yang sama memberikan metode, contoh yang aplikatif yang mungkin dilaksanakan di lapangan oleh guru-guru anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s