8 cara mengukur perencanaan pembelajaran berbasis inquiry dalam bingkai tematik dan RPP KTSP yang kreatif (Laporan dari workshop 2 hari bersama guru SD YPPI 1 Surabaya)

Pertama kalinya menjejakkan kaki di Surabaya saya langsung menuju daerah peristirahatan Trawas yang berudara sejuk dan nikmat sekali dijadikan tempat untuk belajar dan merencanakan langkah ke depan. Bersama 26 orang guru-guru SD Yayasan Pengembangan Pendidikan  Indonesia 1 Surabaya tanggal 4 dan 5 Januari saya berkumpul bersama dan melakukan workshop inquiry based learning dalam bingkai pembelajaran tematik dan RPP KTSP yang kreatif.

Sesi icebreaking workshop, semua yang hadir dibuat aktif dan yang terpenting tetap semangat di sesi berikutnya

Guru yang hadir semua diupayakan untuk bekerja secara kolaboratif sambil memupuk dialog professional antar guru

Selama 2 hari satu malam saya berusaha berbagi mengenai tantangan yang dimiliki oleh guru masa kini dan bagaimana membuat pembelajaran yang kreatif sesuai dengan potensi sekolah dan sumber daya yang dimilki guru dan sekolah. Ini kali pertama saya bergabung dalam rapat kerja sebuah sekolah yang progresif dan terus mengusahakan diri untuk berubah kea rah yang lebih baik.

Bersama guru yang antusias, akomodasi yang luar biasa yang memanjakan semua peserta yang hadir, membuat workshop yang dijalankan berlangsung dengan lancar dan mudah-mudahan bisa menjadi batu loncatan dalam merencanakan satu semester ke depan. Lanjutkan membaca “8 cara mengukur perencanaan pembelajaran berbasis inquiry dalam bingkai tematik dan RPP KTSP yang kreatif (Laporan dari workshop 2 hari bersama guru SD YPPI 1 Surabaya)”

Iklan

5 peran kepala sekolah di abad 21, Laporan dari pembukaan pelatihan 10 modul untuk Kepala sekolah se Bandung dan sekitarnya, dengan tema ‘Menuju sekolah yang berkualitas’

Saya sedang mempersiapkan peralatan sebelum presentasi di hadapan 120 lebih pemimpin sekolah yang hadir.

Kepala sekolah saat ini membutuhkan pengetahuan dan keterampilan baru untuk memimpin secara efektif baik dari sisi biaya maupun wewenang. Untuk itu menurut Administrator Pendidikan Iowa State profesor dan penulis blog Dangerously Irrelevant, Scott McLeod menyatakan, “jika para kepala sekolah tidak mengerti, maka semua itu tidak akan terjadi.” Untuk ” terjadi”, hari ini para kepala sekolah harus mempunyai peran sebagai visioner, agen perubahan, kepala, role model dan manajer.

Selama hampir 4 jam bersama 120 lebih kepala sekolah yang hadir di gedung pos Jalan Banda Bandung, saya berdiskusi bersama dan berbagi mengenai tantangan memimpin sekolah di abad 21 ini. Acara ini sekaligus sebagai pembuka mata acara workshop berseri 10 modul yang diadakan oleh lambaga Sekolah Tunai Indonesia. Selama 10 pertemuan ke depan  para kepala sekolah yang beruntung ini akan terlibat dalam workshop dengan berbagai topik yang akan memberi arah untuk mereka dalam menyelami dan memimpin di arus perubahan, persaingan yang kian dahsyat ini

'Menuju sekolah yang berkualitas' dambaan dan tujuan kita bersama

Lanjutkan membaca “5 peran kepala sekolah di abad 21, Laporan dari pembukaan pelatihan 10 modul untuk Kepala sekolah se Bandung dan sekitarnya, dengan tema ‘Menuju sekolah yang berkualitas’”