Bermalam minggu bersama 50 siswa MTSN Pagedangan Serpong Banten dalam acara Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah dengan tema ‘Menjadi pemimpin yang tangguh’

Calon-calon pemimpin masa depan, yang antusias bermain dalam tim, demi belajar mengenai arti kerjasama, komunikasi yang baik dan menjadi 'team player'

Saat SMP dahulu, saya merasakan dunia penuh dengan sejuta kemungkinan dan impian. Mau jadi ini mau jadi itu dan ingin menjadi seperti seseorang yang saya kagumi, saat yang sama saya juga berpikir apakah bisa melalui semuanya dengan baik sampai saat saya dewasa dan mandiri nanti.

Lanjutkan membaca “Bermalam minggu bersama 50 siswa MTSN Pagedangan Serpong Banten dalam acara Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah dengan tema ‘Menjadi pemimpin yang tangguh’”

Iklan

Pendidikan Indonesia dan Guru 2.0

“Saat ini, kita mempersiapkan siswa kita untuk pekerjaan yang belum ada. Kita persiapkan mereka mengakrabi teknologi untuk memecahkan masalah yang  belum ada.”

Kira-kira begitulah yang disampaikan Agus Sampurno–seorang guru SD yang fasih menggunakan social media termasuk blog, Twitter dan Facebook. Pak Guru yang aktif di Twitter dengan akun @gurukreatif ini yakin bahwa guru, dengan segala keterbatasannya, bisa menjadi guru yang kreatif.

“Guru dan buku bukan lagi sumber pengetahuan saat ini,” kata Pak Agus. “Murid-murid sudah fasih mencari bahan-bahan dan informasi di Google dan search engine lainnya. Guru harus siap dengan ini semua,” ujarnya saat berkunjung untuk sharing session mingguan Maverick Jumat lalu.

Lanjutkan membaca “Pendidikan Indonesia dan Guru 2.0”

Jejaring sosial antara dilema dan manfaatnya untuk Guru

Pembaca yang baik dimulai dengan status di halaman facebook saya seperti dibawah ini;

“Banyak guru yang meng-add murid-muridnya di Facebook, namun ketika ia berkomunikasi dengan kawan-kawannya di Facebook, ia menggunakan bahasa yang kurang baik atau ia meletakkan foto-foto yang kurang sopan. Ia tidak sadar bahwa murid-muridnya juga bisa melihat foto-foto ini. Ini
harus diperhatikan, karena bagaimanapun juga, ia adalah seorang guru.”


Kemudian muncul banyak komentar dari rekan pendidik, beberapa diantaranya saya cuplikan disini. Buat saya jejaring sosial punya manfaat yang besar dalam memacu perbincangan yang profesional antar pendidik, so lets join the conversation..

Lanjutkan membaca “Jejaring sosial antara dilema dan manfaatnya untuk Guru”