Laporan dari workshop setengah hari bagi para trainer di lingkungan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Bekasi dengan tema ‘Menjadi guru yang siap berubah’ di Aula Departemen Agama Kota Bekasi Sabtu 7 Nov 2009

Kata  ‘belajar’ dan ‘perubahan’ adalah sinonim. Perubahan itu tidak akan menjadi masalah jika masuk akal dan mereka yang terlibat merasa menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Pada kenyataannya perubahan adalah proses yang berkelanjutan, yang melibatkan kebingungan dan hambatan bagi semua pihak yang melaksanakannya.

Tetapi apakah hanya karena perubahan itu berat maka guru sebagai pendidik di sekolah memilih untuk tidak berubah? Jika iya jawabannya maka sayang sekali, karena siswa kita pasti kan menuai dampak buruk di masa depan hanya karena keputusan kita sebagai pendidik untuk tidak mau berubah kea rah lebih baik.

Saya sedang memandu sesi 'Pro Kontra', sebuah sesi dimana peserta diminta bersikap terhadap sebuah pernyataan. Guru-guru yang menjadi peserta dengan sigap dan percaya diri mengambil sikap terhadap pernyataan yang saya lontarkan. Setelah itu mereka saling memberikan alasan mengenai sikap yan diambilnya.

Bersama 40 guru dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal Bekasi tanggal 7 November 2009, saya menyemangati mereka untuk menjadi insan yang mau berubah demi selalu menghadirkan yang terbaik bagi siswa nya dikelas. Sebagai pengantar laporan dengan foto-foto ini saya hadirkan kata mutiara mengenai perubahan, hanya untuk anda.

Ibu Retna (Paling kiri) bersama tim dari IGRA Bekasi, beliau lah bersama tim yang mempunyai keinginan kuat sekaligus rencana matang dalam memberikan layanan profesional pengetahuan lewat Traing of Trainers bagi seluruh guru RA di kabupaten Bekasi.

‘Banyak orang berpikir anda kuat ketika anda berusaha memegang teguh hal yang anda betul, orang lain akan berfikir hal yang sama jika anda malah melepaskannya.’ Sylvia Robinson

Peserta serius saat menjadi juru bicara bagi yang lain.

‘Banyak sekali kebijakan mengenai perubahan yang dibuat oleh orang yang bahkan tidak tersentuh dan tidak merasakan perubahan itu sendiri’  Peter Block, Business philosopher.

Guru berbincang secara profesional, dalam banyak workshop yang saya lakukan, saya mendorong guru untuk mau berdiskusi secara profesional sambil saat yang sama melatih guru agar punya kemampuan dalam mendengar secara aktif pendapat orang lain.

‘Dunia di sekeliling kita tidak akan pernah berubah, kita lah yang mesti berubah’ Thoreau

‘Tanpa antusiasme semua yang diinginkan tidak akan bisa teraih’ Ralph Waldo Emerson

Wajah ceria para peserta, diambil gambar saat berdiskusi.

‘Ide atau gagasan yang besar biasanya akan mendapat tentangan dari pikiran yang kaku dan sempit’ Einstein

‘Harga dari sebuah perubahan adalah gabungan antara keinginan, keberanian, kegigihan dalam menghadapi kesulitan.’ Peter Block Business Philosopher

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

3 thoughts on “Laporan dari workshop setengah hari bagi para trainer di lingkungan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Bekasi dengan tema ‘Menjadi guru yang siap berubah’ di Aula Departemen Agama Kota Bekasi Sabtu 7 Nov 2009

  1. Saya menemukan banyak guru yang sudah bermetamorfosa, mereka menjadi figur yang memotivasi, mendampingin anak didik tak sekedar tahu dan paham mata pelajaran, tapi membantu anak didik melihat dan memahami dunia….tapi sistem yang mengungkung para pendidik…….seringkali mendera, mencederai, menggrogoti. semangat dan energi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s