Ayo guru, jangan menyerah..!

Pernahkan anda mendengar kata-kata yang keluar dari seorang guru yang mengatakan “wah kalau sudah (bodoh, bandel, nakal serta sederet sebutan lain yang negatif) dari sananya, mau diapakan (diajari apapun) murid ini yaa..akan seperti ini saja!”Sebuah kata yang menunjukkan redupnya usaha serta matinya kreativitas dan pertanda bahwa guru yang bersangkutan sudah menyerah dalam membelajarkan siswa. Jika guru ingin menjadi sosok yang professional, mari menjadikan siswa yang bertipe seperti tadi sebagai tantangan dan ladang ibadah.

Memang bukan usaha yang mudah tetapi mari tidak menyerah dahulu. Sebab dalam mendidik hasil-hasil dari didikan yang anda lakukan mungkin baru akan bermakna 5 atau 10 tahun mendatang. Hal yang perlu anda lakukan hanyalah memasukan banyak aspek motivasi serta terus mencari dan mencari metode yang cocok serta hal lain yang bisa membuat siswa yang bersangkutan merasa di mengerti dan dipercaya untuk bisa berubah.

Lanjutkan membaca “Ayo guru, jangan menyerah..!”

Iklan

Wahai guru sudah bukan jamannya lagi kita mengajar hanya berdasarkan diktat kuliah serta keterangan dari dosen-dosen yang mengajar kita saat di universitas dahulu.

Ada anekdot yang menarik mengenai hal ini, suatu saat dua orang yang berasal dari sekolah yang sama bertemu. Walaupun berbeda angkatan tetapi mereka cepat akrab dan pada saat membicarakan salah seorang guru mereka kemudian tertawa bersama-sama karena setelah obrolan yang panjang terungkap bahwa sang guru tersebut masih melakukan praktek pengajaran yang persis sama bahkan ketika waktu kelulusan mereka terpaut lebih dari 7 tahun.Ini membuktikan bahwa guru yang bersangkutan tidak mau berubah dan mensejajarkan diri dengan kemajuan jaman. Sudah bukan jamannya lagi kita mengajar berdasarkan diktat kuliah serta keterangan dari dosen-dosen yang mengajar kita saat di universitas dahulu. Jaman berubah demikian cepat dan informasi bertambah terus menerus membuat sebuah ilmu menjadi cepat usang dan ketinggalan.

Lanjutkan membaca “Wahai guru sudah bukan jamannya lagi kita mengajar hanya berdasarkan diktat kuliah serta keterangan dari dosen-dosen yang mengajar kita saat di universitas dahulu.”

Lakukan refleksi, cara gampang menjadi guru jempolan

Saat mempersiapkan bahan ajar, sebagai guru kita senang sekali untuk menggunakan bahan ajar atau metode pembelajaran yang pasti berhasil dan sudah pernah kita lakukan. Hal tadi tidak lah buruk mengingat anda adalah orang yang bertanggung jawab sepenuhnya pada pembelajaran di kelas anda. Namun guru yang professional adalah guru yang mau belajar dari pengalaman dan mau berefleksi atas praktek pengajaran yang sudah ia lakukan.

Praktek berefleksi ini penting sebab dengan demikan guru jadi tahu bagian mana yang sudah berjalan dengan baik serta bagian mana yang membutuhkan peningkatan. Saat guru sadar ada yang perlu ditingkatkan maka guru akan menjadi orang yang berpikiran terbuka mau mencari ide baru dan menerima saran dari orang diluar dirinya. Semua saran akan senang hati diterimanya bahkan jika itu datang dari siswa nya sendiri atau orang –orang diluar ilmu pendidikan.

Lanjutkan membaca “Lakukan refleksi, cara gampang menjadi guru jempolan”

Wahai para guru, punyakah anda teman atau lingkaran pergaulan yang selalu mau belajar?

Ada pepatah yang mengatakan bahwa dengan siapa kita berteman akan menunjukkan kualitas diri kita. Sebagai orang yang selalu mau meningkatkan diri dan belajar maka perlu sekali sebuah lingkungan yang membuat kita selalu mau belajar dan berubah. Saat berada dalam lingkungan tersebut guru akan mudah mendapatkan mitra bekerja sama dalam hal pengembangan kurikulum, cara mengajar dan pembelajaran yang paling mutakhir serta mudah mendapat dan berbagi informasi mengenai cara-cara dalam mengembangkan sekolah yang efektif.

Lanjutkan membaca “Wahai para guru, punyakah anda teman atau lingkaran pergaulan yang selalu mau belajar?”

Guru yang profesional adalah guru yang siap dan mau berubah

Guru yang professional adalah dambaan semua pihak di negeri ini yang peduli dengan mutu pendidikan. Tidaklah mengherankan karena guru adalah ujung tombak dari pembelajaran di kelas. Ditangannyalah keberhasilan pembelajaran dan pengajaran ditentukan. Lanjutkan membaca “Guru yang profesional adalah guru yang siap dan mau berubah”