Tanda-tanda perilaku korban bullying

Diadaptasi dari David Fitzgerald:

Bullying in Our Schools : Understanding and Tackling Bullying: A Guide for Schools

• Tidak bahagia di sekolah dan malas bangun di pagi hari
• Merasa cemas meninggalkan sekolah dan mengambil rute pulang ke rumah yang tidak biasa
• Mengeluh tentang perasaan sakit di pagi hari tanpa tanda-tanda fisik
• produktifitas semakin memburuk disertai dengan berkurangnya minat di sekolah / kerja
• Menjadi marah atau emosional untuk alasan sepele
• Luka atau memar di tubuh di mana penjelasan tidak benar-benar bisa dipercaya
• Buru-buru ke kamar mandi ketika pulang ke rumah dan enggan untuk pergi keluar dan bermain
• Membuat pernyataan yang komentar dan menurunkan kemampuan diri (“saya ini tidak pantas punya teman, atau saya ini bodoh”)
• Menderita sakit perut, sakit kepala, serangan panik, atau luka yang tidak dapat dijelaskan
• Tidak punya keterampilan sosial-emosional, tidak punya teman
• Bermasalah dengan kepemilikan buku sekolah, pakaian, mainan (hilang)
• Mengembangkan minat yang tiba-tiba pada kegiatan pembelaan diri dan bergabung dengan klub bela diri
• Menjadi gelisah ketika teman-teman di sekolah disebutkan
• Tidak tampil seperti biasa dan merasa tak berdaya diri
• kelihatan atau merasa sedih, kesal, marah atau takut setelah mendapat panggilan telepon atau email
• Memiliki konsep diri yang rendah dan tampak bahagia

One thought on “Tanda-tanda perilaku korban bullying

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s