4 jurus dalam mengelola orang tua (Laporan workshop ‘How to Handle Parents’ dari sekolah Islam Al Kaffah Harapan Indah Bekasi)

Para guru yang hadir serius menganalisa contoh kasus dari relasi antara guru, sekolah dan orang tua
Para guru yang hadir serius menganalisa contoh kasus dari relasi antara guru, sekolah dan orang tua

Hari Jumat tanggal 2 Oktober 2009, selama 2 jam saya berdiskusi dan berbagi mengenai bagaimana cara yang terbaik dalam mengelola orang tua. Ada beberapa hal yang bisa di istilahkan sebagai jurus-jurus dalam mengelola orang tua yang menjadi mitra dalam mendidik putra-putrinya yang menjadi siswa kita dikelas.

Melakukan kegiatan yang merupakan gambaran dari bagaimana kompleksnya mengelola orang tua
Melakukan kegiatan secara kelompok yang merupakan gambaran dari bagaimana kompleksnya mengelola orang tua
  • Gunakan ‘buku komunikasi’ dalam berkomunikasi sehari-hari dengan orang tua siswa. Buku ini selain sederhana cara menggunakannya juga membuat guru dan orang tua menjadi komunikator yang efektif. Dikarenakan saat menulis guru harus berpikir keras dalam menyampaikan berita agar mudah dibaca dan dipahami. Teknologi (hp, email dan lainnya) memang bisa membantu tapi ‘buku komunikasi’ adalah sarana yang tepat dan lebih bernuansa institusi atau kelembagaan. Isi buku komunikasi antara lain adalah. Jadwal pelajaran. Kolom kosong untuk ditulis beserta kolom untuk tanggal. Kolom tersebut bisa di isidengan berita dari orang tua kepada guru atau sebaliknya. Bisa juga tulisan siswa untuk orang tua. Kolom tanda tangan bagi orang tua dan guru yang menandakan bahwa isi berita sudah terbaca.
  • Lakukan semua hal untuk menjangkau orang tua siswa dalam hal komunikasi, agar masalah yang kecil tidak menjadi keluhan yang berkepanjangan. Dari telepon sampai surat, dari surat biasa sampai surat elektronik.
  • Jangan melakukan komunikasi yang efektif hanya karena orang tua siswa yang anda tuju bertipe pemberang atau temperamental. Sebaliknya anda akan jarang melakukan komunikasi kepada siswa yang orang tuanya kalem dan pengertian. Jadilah guru yang professional dengan tidak membeda-bedakan tipe orang tua.
Peta pikiran yang terjadi saat workshop berlangsung
Peta pikiran yang terjadi saat workshop berlangsung

Akhirnya akan lebih baik lagi jika seluruh komponen sekolah berkumpul dan bersepakat dalam membuat standar komunikasi di sekolah yang meliputi, beragam aspek dalam menangani keluhan dan berkomunikasi dengan orang tua siswa.

Bergaya dengan batik sesaat setelah workshop berlangsung
Guru yang hadir bergaya dengan batik sesaat setelah workshop berlangsung(terima kasih Unesco untuk mengesahkan batik sebagai khasanah budaya Indonesia)

5 thoughts on “4 jurus dalam mengelola orang tua (Laporan workshop ‘How to Handle Parents’ dari sekolah Islam Al Kaffah Harapan Indah Bekasi)

  1. mengelola orang tua memang susah-susah gampang. Perlu jurus unik dan kreatif untuk mengatasinya. Thanks atas infonya pa… Semoga bisa jadi acuan untuk sekolah kami.

    Thanks bu Yeyen, mengajar dimana?

  2. memang komunikasi antara sekolah dengan wali murid harus efektif dan butuh media. terima kasih atas sarana berbaginya semoga bermanfaat dan mendapat balasan kemulyaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s