6 tips menjadikan orang tua sebagai mitra dalam membimbing siswa anak belajar dan bersikap

Sebagai guru pernahkah anda memanggil orang tua siswa untuk rapat, mengirim surat, menelepon atau malah datang ke rumah orang tua siswa?

Jika anda pernah melakukannya satu saja dari sekian banyak pilihan, maka anda sudah berada di jalur yang benar dalam berkomunikasi dengan orang tua siswa. Orang tua siswa adalah orang yang sudah menaruh kepercayaan kepada kita sebagai guru dan sekolah tempat kita mengajar, investasi mereka yang paling utama yaitu anak mereka.

Orang tua siswa tidak bisa tidak adalah pihak yang kita bisa mintakan bantuannya dalam membelajarkan siswa kita di rumah. Sekolah memang punya peranan yang besar proses pembelajaran siswa, tapi jika kita hitung berapa jam yang siswa habiskan dirumah, sadarlah kita betapa prosentase nya jauh lebih banyak waktu yang siswa habiskan dirumah.

Jangan merasa tidak professional jika sebagai guru kita meminta bantuan orang tua siswa. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan dalam proses menjadikan orang tua sebagai mitra dalam membimbing siswa belajar.

  1. Perlihatkan dulu usaha kita sebagai guru di kelas, apa yang sudah anda lakukan?
  2. Berlaku dan bersikaplah transparan mengenai perkembangan siswa, tidak ada yang disembunyikan
  3. Fokuslah kepada hal apa yang anda sarankan orang tua lakukan dirumah.
  4. Hindari membebankan orang tua hal-hal yang mestinya anda lakukan di sekolah.
  5. Ingat walaupun orang tua adalah mitra kita, tanggung jawab utama dalam hal pembelajaran ada di tangan guru.
  6. Hal-hal yang mungkin kita bisa mintakan bantuan orang tua di rumah antara lain;
  • Masalah kerapihan (rambut dll)
  • Pekerjaan rumah (mengingatkan anak mereka)
  • Pendalaman subyek pembelajaran (pengulangan di rumah)
  • Sikap dan perilaku selama di sekolah. (meneguhkan apa yang sudah diberlakukan di sekolah)

(Tulisan ini adalah bagian dari serial tulisan mengenai ‘bagaimana mengelola orang tua siswa’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s