9 cara agar orang tua siswa percaya kepada kita. (Tips ‘personal branding’ untuk guru)

Dalam banyak kesempatan di awal tahun ajaran baru, ada kecenderungan sama yang terjadi dari tahun ke tahun di tiap sekolah. Kecenderungan itu adalah keinginan yang kuat dari pihak orang tua agar siswa nya dipegang atau di ajar oleh guru tertentu.

Jika sekolah anda tidak menerapkan sistem rotasi, maka orang tua siswa akan pasrah adanya. Tapi lain jika mereka tahu bahwa akan terjadi rotasi apalagi tahu dengan siapa nanti anaknya akan di ajar, akan lain ceritanya.

Sebenarnya dari mana kecenderungan itu berasal. Apakah dari faktor suka atau tidak suka atau faktor ‘kepercayaan’. Saya lebih suka menggaris bawahi faktor kepercayaan dalam hal ini. Jika itu sebabnya berarti ada guru yang dipercaya dan ada yang tidak. Mengapa hal ini bisa terjadi? Dari pengamatan yang saya lakukan untuk menjadi guru yang bisa dipercaya orang tua siswa mudah sekali caranya. Berikut ini cara yang bisa anda tempuh;

Lanjutkan membaca “9 cara agar orang tua siswa percaya kepada kita. (Tips ‘personal branding’ untuk guru)”

Penyebaran informasi di sekolah, dari ‘mouth to mouth’ menjadi ‘world of mouth’

world of mouth
world of mouth

Anda pernah mendapatkan sms iklan dari penyedia jasa telekomunikasi dimana anda berlangganan? Atau email yang berisi iklan di email pribadi anda. Semuanya tanpa kita minta hadir tanpa meminta ijin atau kita perlukan.Sekolah mungkin tidak perlu beriklan sedemikian rupa dalam menjaring siswnya. Namun untuk menjalin komunikasi setiap saat dengan orang tua siswa hal diatas patut di coba.

Banyak orang yang bertanya kepada saya mengenai bagaimana memilih sekolah yang baik? Jawaban saya singkat saja, pilih sekolah yang mempunyai sistem komunikasi yang bagus.

Lanjutkan membaca “Penyebaran informasi di sekolah, dari ‘mouth to mouth’ menjadi ‘world of mouth’”

7 panduan dalam memperlakukan orang tua siswa

Orang tua dari siswa kita di kelas adalah individu dewasa yang berumur sama, lebih senior mungkin usianya dengan kita sebagai guru atau malah lebih yunior. Orang tua siswa kita mungkin ada pada tingkat ekonomi dan pendidikan yang lebih dari kita atau malah sebaliknya, mereka kurang segala-galanya.

Siapapun mereka dan apa tingkat ekonomi dan pendidikan mereka, sebagai individu dewasa mereka mempunyai impian dan keinginian akan jadi seperti apa kelak anak-anaknya.

Lanjutkan membaca “7 panduan dalam memperlakukan orang tua siswa”

6 tips menjadikan orang tua sebagai mitra dalam membimbing siswa anak belajar dan bersikap

Sebagai guru pernahkah anda memanggil orang tua siswa untuk rapat, mengirim surat, menelepon atau malah datang ke rumah orang tua siswa?

Jika anda pernah melakukannya satu saja dari sekian banyak pilihan, maka anda sudah berada di jalur yang benar dalam berkomunikasi dengan orang tua siswa. Orang tua siswa adalah orang yang sudah menaruh kepercayaan kepada kita sebagai guru dan sekolah tempat kita mengajar, investasi mereka yang paling utama yaitu anak mereka.

Orang tua siswa tidak bisa tidak adalah pihak yang kita bisa mintakan bantuannya dalam membelajarkan siswa kita di rumah. Sekolah memang punya peranan yang besar proses pembelajaran siswa, tapi jika kita hitung berapa jam yang siswa habiskan dirumah, sadarlah kita betapa prosentase nya jauh lebih banyak waktu yang siswa habiskan dirumah.

Lanjutkan membaca “6 tips menjadikan orang tua sebagai mitra dalam membimbing siswa anak belajar dan bersikap”

Orang tua siswa kita adalah klien kita

“Wah sekolah tempat saya mengajar sih ..manajemen nya ‘management by complain’

kata-kata itu kerap terucap dari guru yang melihat sekolahnya sangat mendengarkan komplain atau keluhan. Anda bisa menebak dari siapa keluhan tersebut? Orang tua, atau siswa? Tulisan ini akan membahas mengapa pendapat guru di atas ada benarnya.

Semua industri saat ini bergerak bersamaan untuk mendengar dan berorientasi pada pelanggan. Jika anda pikir sebuah sekolah bukan lah industri anda benar, tapi sebuah sekolah layaknya industri atau perusahaan tetap punya pelanggan. Siapakah mereka? Mereka adalah orang tua siswa, siswa dan masyarakat sekitar yang membuat sekolah bisa ada.

Lanjutkan membaca “Orang tua siswa kita adalah klien kita”

Guru dari planet Venus, orang tua siswa dari planet Mars (serial tulisan ‘bagaimana mengelola orang tua siswa’)

Duka mendalam saya rasakan saat menulis serial tulisan ini. Gempa di Sumbar semakin mengingatkan kita untuk berbagi dan menyadari fenomena alam. Untuk semua keluarga korban semoga di beri kekuatan, dan semoga semua yang menjadi korban diberikan tempat yang layak di sisinya, yang terluka semoga segera disembuhkan seperti sedia kala. Amin

Masih ingat judul buku yang mirip judul di atas? Buku karangan John Gray  membuat banyak perbedaan bagi saya waktu pertama kali membacanya. Intinya dalam komunikasi memang membawa banyak implikasi dan keruwetan tersendiri. Karena dari asalnya saja berbeda, maka cara berkomunikasinya pun beda.

Lanjutkan membaca “Guru dari planet Venus, orang tua siswa dari planet Mars (serial tulisan ‘bagaimana mengelola orang tua siswa’)”

%d blogger menyukai ini: