Siswa membuat blog, sarana yang tepat untuk berinternet sehat

Salah satu blog siswi kelas 5
Salah satu blog siswi kelas 5

Ada yang berbeda saat saya mengajarkan siswa kelas 5, yaitu saya memulai dengan meminta mereka membuat blog pribadi mereka secara mandiri. Hal yang saya alami adalah dalam halaman saya di facebook, banyak sekali siswa saya yang menjadi ‘teman’ di dunia maya. Hal ini segera menjadi perhatian saya dan saya berpikir keras untuk melakukan upaya perlindungan.

Perlindungan yang saya maksud adalah perlindungan dari upaya orang-orang yang tidak bertanggung jawab (internet predator) atau yang paling sering terjadi siswa ‘tersesat’ di situs-situs dewasa yang tidak sesuai dengan umur mereka.

Saya cuplik kan kata-kata yang mesti mereka taruh di blog mereka. Antara lain, “saya mengerti mengapa tidak boleh bertemu langsung dengan orang yang kita temui di Internet tanpa ditemani orang dewasa”. “Saya akan mengatakan pada orang dewasa jika saya melihat sesuatu yang tidak nyaman di Internet” serta beberapa peraturan lain yang diupayakan untuk melindungi keberadaan mereka di dunia maya.

Blog yang siswa telah buat, saya inginkan sebagai sarana refleksi atas pembelajaran yang telah mereka lakukan dalam kelas saya atau di kelas mereka masing-masing. Sesuai dengan fungsi blog, bagi siswa bisa dijadikan sarana refleksi, selain sarana mereka untuk bisa latihan bersosialisasi dengan baik di dunia maya. Alhasil di minggu-minggu pertama saya sibuk dengan siswa kelas 5 saya untuk berbincang dan berdiskusi menganai sisi baik dan buruk dari sosialisasi di internet. Sengaja saya mengambil pola diskusi dikarenakan saya tidak ingin langsung mengutarakan hal apa saja yang menjadi bahaya atau malah kisah nyata dari kesalahan saat menaruh foto atau membuat tulisan di internet.

Di dalam pembelajaran TIK siswa mengeksplorasi bentuk-bentuk model yang ada di komputer. Jika anda pernah mendengar mengenai produk keluaran google yang bernama google sketchup, maka yang sedang saya ajarkan adalah materi dasar agar saat mereka menggunakan google sketchup mereka bisa langsung percaya diri untuk mengeksplorasi dan mencoba.

Sebagai karya portfolio siswa membuat lay out kelas dan taman permainan yang menantang mereka untuk menjadi kreatif dan penuh perhitungan pada saat yang sama.

(Tulisan ini dibuat dalam ‘seri refleksi pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi cawu pertama tahun ajaran 2009-2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s