Siswa kelas 6 saya para ‘gamers’

presentasi siswa kelas 6
presentasi siswa kelas 6

Mengajar siswa saat ini tidak bisa dari hal yang guru nya sukai tetapi dari sisi yang siswa sukai. Hal ini berlaku pada saya, tadinya saya pikir karena mata pelajaran saya mengenai teknologi maka kata-kata diatas lebih banyak berlaku. Tetapi ternyata hal demikian juga berlaku pada mata pelajaran lain yang rekan saya sesama guru ajarkan.

Seperti anda juga ketahui siswa sekarang suka sekali games, baik di komputer maupun handphone mereka secara alami menyukai dan menyenangi untuk memainkan. Bahkan topik games sering dijadikan bahan diskusi antar mereka.

Karakteristik siswa sekarang mudah bosan jika pembelajaran kita kurang menarik. Sebagai contoh dalam pembahasan mengenai fungsi hyperlink dalam program powerpoint jika saya lebih menekankan pada teori maka siswa akan kurang antusias. Maka usut punya usut saya mencari bagaimana guru lain di luar negeri mengajarkan ini. Ternyata mereka menggunakan analogi games computer dalam hal ini untuk mengajarkan hyperlink.

Caranya siswa diajarkan cara membuat hyperlink, kemudian guru membuat contoh untuk siswa lihat. Judul yang diambil misalnya petulangan di negeri antah berantah. Didalam rangkaian slide guru menghadirkan pertanyaan-pertanyaan yang membuat siswa memilih langkah selanjutnya. Bisa dibayangkan pemilihan 2 atau 3 kemungkinan itu akan membuat siswa antusias dikarenakan mirip dengan pengalaman mereka bermain games. Lalu hyperlink kan pilihan tersebut dan dari 2 atau 3 pertanyaan yang di ajukan pilih satu saja untuk dijadikan jawaban yang benar sampai selanjutnya berakhir di slide ke tujuh.

Ingin tahu apa yang terjadi saat semua siswa sudah kembali ke tempat duduk dan berhadapan computer, semua mengernyitkan dahi berpikir keras mengenai tema petualangan apa yang ingin mereka hadirkan. Saya tidak mengharuskan ini dan itu, tetapi mereka sendiri yang mempunyai standar mengenai cerita petualangan mereka. Walaupun tetap saya mempunyai standar penilaian teknis yang harus siswa penuhi, tetapi semua itu terlampaui karena siswa senang dan asyik dalam mengerjakan tugasnya.

Di akhir pembelajaran saya minta siswa bertukar tempat dengan rekannya untuk secara bergantian memainkan games hyperlink milik rekannya. Hasilnya suasana kelas hidup dan ada tawa di sana sini karena siswa antusias mencoba permainan yang rekannya buat.

(Tulisan ini dibuat dalam ‘seri refleksi pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi cawu pertama tahun ajaran 2009-2010)

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s