Nikmatnya memulai mengajar di kelas 2 dengan meneguhkan prosedur

Salah satu karya siswa kelas 2
Salah satu karya siswa kelas 2

Ada yang menarik saat pertama kali mengajarkan siswa yang baru saja naik ke kelas 2. Kebanyakan dari mereka antusias untuk bisa membuka komputer dengan username miliknya. Mulai kelas 2, saya memang memberikan mereka kebebasan untuk mempunyai username sesuai dengan nama masing-masing siswa. Sebagai latihan mereka mempunyai password atau kata sandi yang saya masih tentukan yaitu ‘123’. Hal ini disebabkan siswa masih berfokus pada pengetikkan nama mereka yang sebenarnya, dan bukan nama panggilan saat membuka komputer setiap saat mereka belajar di kelas saya.

Tidak heran, beberapa minggu pertama kelas yang saya ajar masih melakukan penyesuaian dalam prosedur memulai dan mengakhiri kelas. Hal in sangat penting dikarenakan jika prosedur ini sudah diakrabi oleh siswa maka 3 cawu berikutnya mudah bagi saya untuk memberikan materi pengajaran dikarenakan siswa sudah mengerti dan paham urut-urutan kegiatan saat belajar dengan saya di kelas komputer.

Kelas 2 di cawu ini secara mendalam belajar mengenai ‘pertemanan’. Sebuah tema yang menarik dan membuat mereka percaya diri dalam memulai kehidupan sosial di kelas dan di sekolah. Dalam   pelajaran komputer untuk melatih mereka dalam penguasaan keyboard, saya minta mereka mengetikkan hal apa sajakan yang dibutuhkan dalam pertemanan.

Karya itu pula yang dijadikan portfolio di cawu ini. Penguasaan huruf besar di awal kalimat merupakan hal yang dinilai di portfolio ini. Sengaja saya masih meminta siswa menampilkan illustrasi serta kata-kata sebagai keterangan pelengkap agar siswa tidak merasa sedang belajar mengetik tetapi yang mereka lakukan adalah memberi keterangan pada gambar yang mereka buat atau sebaliknya.

Di cawu ini siswa mulai membuka situs internet yang sudah disiapkan oleh guru. Ada yang menarik dalam hal ini, secara tidak sengaja, situs pilihan saya dan salah satu guru kelas 2 yaitu ibu Purvi ternyata sama. Ini membuktikan bahwa guru di kelas sudah berusaha mengintegrasikan pembelajaran di kelas dengan teknologi.

(Tulisan ini dibuat dalam ‘seri refleksi pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi cawu pertama tahun ajaran 2009-2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s