Eksplorasi, kata kunci dalam membuat siswa belajar komputer dengan antusias

Salah karangan narasi siswa kelas 4
Salah karangan narasi siswa kelas 4

Pembelajaraan Teknologi komunikasi dan informasi di sekolah terkadang terjerumus ke dalam situasi di mana guru melulu mengajarkan langkah atau tahap dalam menggunakan komputer. Ironisnya guru hanya mengajarkan langkah demi langkah secara ‘text book’ artinya tidak membuka kemungkinan siswa untuk mengeksplorasi. Lazimnya di umur perkembangannya, siswa senang sekali mencoba hal yang baru, seperti saat pertama kali siswa dan anak-anak kita menggunakan telepon genggam. Dengan percaya diri dan penuh keyakinan, mereka mencoba dan tidak takut saat menekan ini dan menekan itu.

Sebenarnya ada jalan tengah dalam mengajarkan keterampilan teknis pada siswa. Yaitu dengan melibatkan guru kelas dalam penugasan yang ada hubungannya dengan pembelajaran di kelas. Dengan demikian siswa bisa belajar untuk mencari sendiri atas keinginan tahuan nya dalam penggunaan komputer (eksplorasi). Guru TIK pun dalam hal ini tidak tinggal diam, perannya adalah sibuk mempersiapkan siswa dengn keterampilan yang siswa butuhkan saat siswa mengerjakan tugas di kelas. Nah, sekarang jika kita menjadi mereka yaitu para siswa yang kita ajar, pembelajaran TIK akan terasa lebih mudah dan bermanfaat karena bisa langsung diterapkan dan membantu tugas-tugas di kelas.

Di kelas 4, saya memulai untuk secara intensif melihat apa yang guru kelas ajarkan di kelasnya, untuk kemudian saya mengintegrasikan aspek teknologi sebagai penambahan ‘value’ atau nilai tambah dalam pembelajaran. Bahkan terkadang inisiatif atau gagasannya datang dari guru kelas itu sendiri.

Dalam tema ‘kebudayaan Indonesia’ guru-guru kelas 4 secara terencana mengadakan pameran mengenai kebudayaan Indonesia. Dalam pameran itu siswa menerangkan pada orang tua dan hadirin yang berkunjung mengenai kebudayaan asli Indonesia yang dikuasainya. Setiap siswa mendapat penentuan kebudayaan apa yang mesti dicari informasi dan dibuat papan displaynya. Dari kebudayaan Sumatera sampai Papua secara lengkap dibahas dan digali informasinya.

Siswa kemudian secara intensif mengadakan pencarian di internet (riset), mengolah kembali dalam bentuk paragraph karangan dan dalam format brosur, sampai mencari gambar-gambar di Internet yang berhubungan dengan kebudayaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Semua kegiatan diatas dilakukan diluar jam pelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi yang saya lakukan. Dengan demikian peran saya hanya menjadi fasilitator saja saat mereka bekerja dikelas. Hanya membantu berdasarkan pertanyaan yang mereka ajukan pada saya.

Dalam pelajaran TIK sendiri, siswa kelas 4 belajar mengenai seluk beluk pengolah kata atau ‘word processor’. Siswa mengenali dan bisa menggunakan ‘spelling checker’ atau pengecek ejaan, menggunakan fasilitas pencari kata dan fungsi-fungsi lain yang berfungsi membantu siswa saat melakukan tugas yang menjadi tanggung jawabnya dalam persiapan pameran mengenai kebudayaan Indonesia. Saat yang sama siswa belajar mengetik secara benar melalui beberapa permainan yang ada di Internet.

(Tulisan ini dibuat dalam ‘seri refleksi pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi cawu pertama tahun ajaran 2009-2010)

One thought on “Eksplorasi, kata kunci dalam membuat siswa belajar komputer dengan antusias

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s