Nikmatnya dibelajarkan rekan sendiri

workshop-internal-guru
Ibu Anik bersama Ibu Santi sedang bertugas membawakan workshop mengenai 'Bagaimana menelaah lingkaran Inkuiri'

Ada yang hal unik yang terjadi setiap dua minggu sekali disekolah saya. Inilah kali pertama saya mendapatkan teknis peningkatan kompetensi guru internal yang dirancang dengan unik. Selama empat kali pertemuan, saya dibimbing dan dibelajarkan dalam tema ‘inkuiri’. Inkuiri adalah sebuah proses yang berlaku pada seorang pembelajar dalam mencari tahu apa yang belum diketahuinya. Bagi guru dengan menguasai prinsip inkuiri, dijamin kelasnya akan lebih hidup. Dikarenakan guru mampu mengarahkan ,memfasilitasi sampai membuat pertanyaan siswa menjadi arah dalam pembelajaran.

Ada 4 sub tema yang menjadi bahasan dari tema besar inkuiri. Berikut ini adalah detail tema disertai dengan nama rekan saya yang bertugas menjadi fasilitatornya.

Workshop 1; memperkuat dan membuat siswa semakin mengerti apa yang kita ajarkan dengan tehnik bertanya- Ibu Yulia dan Ibu Jessica (Silahkan membaca refleksinya disini)

Workshop 2; Memahami lingkaran inkuiri – Ibu Santi dan Ibu Anik (Silahkan membaca refleksinya disini )

Workshop 3; Aplikasi praktis dari kolaborasi dan praktek inkuiri di kelas – Ibu Nadya dan Pak Adrian

Workshop 4; Beberapa bukti bahwa guru menguasai ide sentral dalam pembelajaran – Ibu Vero dan Ibu Mary M

Kami para guru dibagi menjadi 4 grup besar dan setiap dua minggu sekali berkeliling berpindah-pindah ditempat yang sudah ditentukan. Lokasi nya masih digedung yang sama namun setiap workshop menempati lokasi yang berbeda.

Buat saya, nikmat sekali dibelajarkan oleh rekan sendiri, orang yang sehari-hari saya temui, dalam suasana yang berbeda. Saya menjadi peserta workshop, mereka yang menjadi fasilitatornya. Sekolah saya dalam hal ini tanpa harus mengeluarkan dana besar telah bisa membuat sebuah komunitas belajar yang professional (Professional Learning Community ) dengan mengefektifkan sumber yang ada. Saat yang sama potensi-potensi guru menjadi bermunculan karena disediakan wadah dan waktu untuk berbagi ilmu kepada sesama rekan dan kolega.

3 thoughts on “Nikmatnya dibelajarkan rekan sendiri

  1. Betul sekali Pak. Yang namanya belajar ke rekan sendiri akan lebih mudah dan tentu murah. Kita juga nggak perlu gengsi untuk tanya sesuatu. Sudah sepatutnya hal seperti ini terus dikembangkan.
    Namun pendapat saya acara seperti ini memang selayaknya tidak diformalkan, karena dikhawatirkan akan tidak ada bedanya dengan pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s